Ibrani 6:16
Karena manusia bersumpah demi yang terlebih besar daripada dirinya, dan sumpah itulah menyungguhkan perkaranya, sehingga menyudahkan segala perbantahannya.
Karena manusia bersumpah demi yang terlebih besar daripada dirinya, dan sumpah itulah menyungguhkan perkaranya, sehingga menyudahkan segala perbantahannya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Oleh yang demikian, sebab Allah teramat sangat hendak menyatakan kepada segala waris perjanjian itu ketetapan maksud-Nya, maka diselitkan-Nya dengan suatu sumpah,
18supaya dengan sebab dua perkara yang tetap itu yang di dalamnya mustahil bagi Allah berdusta, kita akan beroleh hati yang kuat, yaitu kita ini yang mencari perlindungan, hendak mencapai pengharapan yang terletak di hadapan kita,
13Karena tatkala Allah berjanji kepada Ibrahim, sedang tiada dapat Ia bersumpah demi Yang terlebih besar, maka bersumpahlah Ia demi diri-Nya,
12Tetapi yang terutama sekali, hai saudara-saudaraku, jangan kamu bersumpah, baik demi surga baik demi bumi atau barang sumpah yang lain; melainkan biarlah "Ya" kamu di atas yang "Ya", dan "Tidak" kamu di atas yang "Tidak", supaya jangan kamu terkena hukum.
16yaitu akan perjanjian yang telah didirikan-Nya dengan Ibrahim dan yang telah diteguhkan-Nya kepada Ishak pakai sumpah,
17dan yang ditentukan-Nya lagi kepada Yakub akan hukum dan kepada Israel akan perjanjian yang kekal,
20Dan lagi sebagaimana Yesus bukan menjadi Imam Besar dengan tiada mengangkat sumpah (karena mereka itu sudah menjadi imam dengan tiada sumpah,
21tetapi Ia ini dengan diangkatkan sumpah oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: Tuhan sudah bersumpah, dan tiada akan menyesal, Engkaulah Imam selama-lamanya.)
22Demikian juga Ia menjadi pengaku atas perjanjian yang terlebih baik.
15Demikianlah setelah sudah ia menanti dengan sabar, maka diperolehnyalah perjanjian itu.
15Hai saudara-saudaraku, aku berkata cara manusia: Bahwa jikalau kiranya perjanjian manusia sekalipun sudah disahkan, maka tiadalah seorang pun membatalkan atau menambah.
2Apabila seorang laki-laki telah bernazar kepada Tuhan atau telah berjanji dengan sumpah hendak menjauhkan dirinya dari pada barang sesuatu, maka jangan ia mungkir akan janjinya, barang apapun baik yang telah keluar dari pada mulutnya tak akan jangan disampaikannya juga.
16sehingga barangsiapa yang akan memberkati dirinya di atas bumi, ia itu akan memberkati dirinya dengan Allah-ul-amin, dan barangsiapa yang akan bersumpah di atas bumi, ia itupun akan bersumpah demi nama Allah-ul-amin; karena terlupalah segala kesukaran yang dahulu itu, dan sekalian itu terlindung dari pada mata-Ku.
33Lagi pula kamu sudah mendengar barang yang dikatakan kepada orang dahulu kala: Janganlah engkau bersumpah dusta, melainkan wajiblah engkau menyampaikan kepada Tuhan segala sumpahmu itu.
34Tetapi Aku ini berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu bersumpah, baik demi langit, karena ia itu arasy Allah,
6serta bersumpah demi Allah yang hidup selama-lamanya, dan yang menjadikan langit dengan segala isinya, dan bumi dengan segala isinya, dan laut dengan segala isinya, bahwa tiada akan ada tempohnya lagi;
9akan perjanjian yang telah dibuat-Nya dengan Ibrahim dan akan sumpah setia yang telah dipakai-Nya kepada Ishak,
10dan yang telah diteguhkan-Nya bagi Yakub dengan tiada terubahkan, dan bagi Israel akan perjanjian yang kekal selama-lamanya.
24Maka kata Ibrahim: Baiklah, aku bersumpah.
4atau jikalau barang seorang sudah bersumpah dan telah ia membuka mulutnya dengan terlanjur, baik akan berbuat sesuatu yang jahat baik akan berbuat sesuatu yang baik, dalam dua-dua perkara itu, jikalau orang sudah bersumpah dengan tiada teringat lagi akan dia, maka ia itu terlindung dari padanya, kemudian diketahuinya akan dirinya bersalah;
20Sebab itu, siapa yang bersumpah demi tempat korban, ialah bersumpah demi tempat korban itu juga, dan demi segala sesuatu yang di atasnya.
21Dan siapa yang bersumpah demi Bait Allah, ialah bersumpah demi Bait Allah itu juga, dan demi Tuhan yang diam di dalamnya.
22Dan siapa yang bersumpah demi surga, ialah bersumpah demi arasy Allah, dan demi Tuhan yang duduk di atasnya.
73yaitu sumpahan yang disumpahkan-Nya kepada Ibrahim, nenek moyang kita, meluluskan kita sehingga kita,
16kata-Nya: Inilah firman Tuhan: Demi diri-Ku juga Aku bersumpah, tegal telah kauperbuat perkara ini, dan tiada kautahani anakmu, yaitu anakmu yang tunggal itu, dari pada-Ku,
31Jikalau kiranya barang seorang sudah berdosa kepada kawannya, maka diletakkan sumpah padanya, disuruh akan dia bersumpah, dan sumpah itupun datanglah di hadapan mezbah-Mu dalam rumah ini;
22Jikalau kiranya barang seorang sudah berdosa kepada kawannya, maka diletakkan sumpah padanya, disuruh akan dia bersumpah, maka sumpah itupun sampailah di hadapan mezbah-Mu dalam rumah ini,
14Maka bersumpahlah mereka itu setia kepada Tuhan dengan nyaring suaranya dan dengan sorak yang ramai dan dengan bunyi buri-buri dan nafiri.
31Maka sebab itu dinamai oranglah akan tempat itu Birsyeba, karena di situ telah bersumpah keduanya.
18Dan lagi katamu: Barangsiapa yang bersumpah demi tempat korban, tiada mengapa; tetapi barangsiapa yang bersumpah demi persembahan yang di atas tempat korban itu, maka tertanggunglah.
7Tetapi sekali-kali tiada dapat dibantahi bahwa orang yang kurang itu diberkati oleh orang yang lebih.
16Karena jikalau ada wasiat, wajib ada kematian orang yang mewasiatkan itu.
17Karena wasiat berjalan kuasanya di dalam hal orang-orang mati; karena selagi hidup orang yang berwasiat itu, maka wasiat itu sekali-kali tidak berjalan kuasanya.
6Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.
28Karena Taurat itu menetapkan orang yang lemah menjadi imam besar, tetapi perkataan sumpah yang kemudian daripada Taurat itu menetapkan seorang Anak, yang sudah jadi sempurna selama-lamanya.
4Adapun sumpah mereka itu, ia itu perkataan angin adanya, dan perjanjian mereka itu bohong; keputusan hukum mereka itu seperti kecubung, yang tumbuh di ladang.
3Berilah kiranya petaruhan; taruhlah kiranya pengaku bagimu akan daku; siapa lagi akan bertampar tangan dengan aku?
11hendaklah sumpah yang demi Tuhan di antara kedua pihak, kalau-kalau dibubuhnya tangannya pada barang yang milik kawannya, maka tak dapat tiada diterima oleh orang yang empunya binatang itu, tak usah yang lain itu memberi gantinya.
18Barangsiapa yang suka berjanji dengan bertampar tangan dan menjadi pengaku kepada samanya manusia, ia itu kurang akal adanya.
17maka hendaklah kedua orang yang punya perkara itu berdiri di hadapan hadirat Tuhan dan di hadapan segala imam dan hakim, yang akan ada pada masa itu.
37melainkan padalah perkataanmu dengan berkata: Ya, di atas yang ya, atau tidak, di atas yang tidak; lebih daripada itu jahat.
18Karena ia sudah mencelakan sumpah dan mengubahkan perjanjian, jikalau sudah bertampar tangan sekalipun maka sebab dibuatnya segala perkara ini, sekali-kali tiada ia akan terlepas dari pada siksa!
10Tetapi jikalau lagi ia dalam rumah lakinya telah bernazar atau berjanji dengan sumpah hendak menjauhkan dirinya dari pada barang sesuatu,
11sebab itu Aku telah bersumpah dengan murka-Ku: Bahwa sekali-kali tiada mereka itu akan masuk perhentian-Ku."
106Maka aku telah bersumpah dan hendak menyampaikan dia, bahwa aku akan melakukan segala hukum kebenaran-Mu.
3Karena kita yang sudah beriman ini masuk perhentian itu, sebagaimana yang Ia telah berfirman, "Seperti Aku telah bersumpah dengan murka-Ku: Bahwa sekali-kali tiada mereka itu akan masuk perhentian-Ku" walaupun segala perbuatan itu sudah lengkap daripada masa kejadian dunia.
16Maka katanya: Tegal tangannya ada melawan arasy Tuhan, maka perang dari pada Tuhan akan ada dengan Amalek turun-temurun!
13Adapun segala nazar atau segala janji dari hal menjauhkan diri akan merendahkan hati, maka lakinya juga akan menetapkannya, dan lakinyapun akan meniadakannya.