Ibrani 9:25
Bukannya supaya Ia mempersembahkan diri-Nya kerapkali, seperti imam besar pada tiap-tiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
Bukannya supaya Ia mempersembahkan diri-Nya kerapkali, seperti imam besar pada tiap-tiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Setelah lengkap segala perkara yang demikian itu, maka masuklah segala imam berulang-ulang ke dalam bahagian kemah yang di depannya itu menyempurnakan ibadat;
7tetapi ke dalam bahagian kemah yang kedua itu hanyalah imam besar sahaja masuk setahun sekali, bukannya dengan tiada membawakan darah, yang dipersembahkannya karena dirinya sendiri dan karena kesalahan kaum itu.
8Dengan yang demikian Rohulkudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang mahakudus itu belum lagi terbuka selagi bahagian kemah yang di depan itu ada terdiri,
9yang menjadi suatu perumpamaan masa sekarang ini, menurut sebagaimana yang dipersembahkan beberapa persembahan dan korban, yang tiada dapat membuat orang, yang melakukan ibadat itu, sempurna tentang perasaan,
25Oleh sebab itulah Ia berkuasa juga menyelamatkan dengan sempurnanya segala orang yang menghampiri Allah oleh sebab Dia, sedangkan Ia hidup senantiasa memohonkan syafaat karena mereka itu.
26Karena patutlah bagi kita seorang Imam Besar yang demikian itu, yaitu kudus, tiada bersalah, tiada bernajis, diasingkan daripada orang-orang berdosa, dan ditinggikan daripada segala langit,
27yang tak usah, sebagaimana segala imam besar, sehari-hari mempersembahkan beberapa korban, dahulu karena dosa-dosanya sendiri, kemudian karena dosa-dosa kaum itu. Karena ini Ia sudah berbuat sekali sahaja bagi sekalian tatkala Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri.
28Karena Taurat itu menetapkan orang yang lemah menjadi imam besar, tetapi perkataan sumpah yang kemudian daripada Taurat itu menetapkan seorang Anak, yang sudah jadi sempurna selama-lamanya.
26Karena jikalau begitu tak dapat tiada kerapkali Ia merasai sengsara daripada masa dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ini, pada akhir zaman, Ia sekali juga sudah menjadi nyata akan melenyapkan dosa dengan keadaan mengorbankan diri-Nya sendiri.
11Tetapi tatkala Kristus tiba menjadi Imam Besar yang pohon segala kebajikan yang akan datang kelak, maka dengan menerusi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna, yang bukannya diperbuat dengan tangan, artinya yang bukannya daripada alam ini,
12dan bukannya dengan membawa darah kambing jantan dan anak lembu, melainkan darahnya sendiri, masuklah Ia sekali bagi sekalian ke dalam tempat kudus, serta mengerjakan suatu penebusan yang kekal.
13Karena jikalau darah kambing jantan dan darah lembu jantan dan abu anak lembu betina dipercikkan kepada orang yang bernajis itu menguduskan mereka itu bagi menyucikan tubuh pada lahirnya,
14istimewa pula darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal itu sudah mempersembahkan diri-Nya sendiri dengan tiada bercacat cela kepada Allah itu, menyucikan kita pada batinnya daripada perbuatan yang membawa mati, supaya kamu beribadat kepada Allah yang hidup itu.
15Maka itulah sebabnya Ia menjadi pengantara suatu Perjanjian yang baharu, supaya orang yang dipanggil itu boleh memegang janji dari hal menerima warisan yang kekal, tatkala berlaku suatu kematian bagi menebus kesalahan orang yang termasuk perjanjian yang lama itu.
21Dan kemah itu pun dengan sekalian perkakas ibadat itu diperciknya serupa itu juga dengan darah.
22Bahkan, menurut hukum Taurat hampir-hampir sekalian perkara disucikan dengan darah, dan lain daripada menumpahkan darah tiadalah ada ampun.
23Sebab itu, wajiblah bahwa peta-peta segala perkara yang di surga itu disucikan dengan yang demikian tetapi segala perkara yang samawi itu juga disucikan dengan korban yang terlebih baik daripada sekaliannya itu.
24Karena Kristus itu sudah masuk bukannya ke dalam tempat kudus perbuatan tangan, yang hanya menjadi suatu teladan tempat kudus yang sebenarnya itu; melainkan ke dalam surga yang benar, maksudnya sekarang Ia menghadap hadirat Allah karena kita.
8Setelah sudah Ia mengatakan yang di atas itu, yaitu, "Korban dan persembahan dan korban bakaran dan korban karena dosa tiada Engkau kehendaki dan tiada Engkau berkenan" (yang dipersembahkan menurut hukum Taurat);
9kemudian kata-Nya pula, "Lihatlah, Aku sudah tiba hendak melakukan kehendak-Ku." Maka yang pertama itu ditolakkan-Nya, supaya ditetapkan-Nya yang kedua.
10Dengan kehendak-Nya itu, kita sudah disucikan oleh korban tubuh Kristus sekali sahaja bagi sekalian.
11Maka tiap-tiap imam berdirilah sehari-hari di dalam berbuat ibadat, dan kerapkali mempersembahkan korban itu juga, yang sekali-kali tiada dapat menghapuskan dosa;
12tetapi Ia, sesudah mempersembahkan satu korban karena segala dosa, lalu duduklah di sebelah kanan Allah selama-lamanya.
3maka dari sebab itu wajiblah ia mempersembahkan korban karena dosa, bukan sahaja karena kaum itu, melainkan juga karena dirinya sendiri.
1Karena sedangkan Taurat itu hanya menunjukkan bayang-bayang segala berkat yang akan datang itu, bukannya zat yang sungguh segala perkara itu, maka ia itu dengan korban itu juga, yang senantiasa dipersembahkan oleh imam-imam tiap-tiap tahun, sekali-kali tiada dapat menyempurnakan orang-orang yang menghampiri itu.
2Jikalau dapat, bukankah korban itu tiada dipersembahkan lagi? Sebab orang yang melakukan ibadat, jikalau sekali sudah disucikan, tiadalah lagi berasa dosa pada hatinya.
3Tetapi di dalam hal segala korban itu tiap-tiap tahun dibangkitkan suatu ingatan akan dosa-dosa;
4karena mustahillah darah lembu kambing itu boleh menghapuskan dosa.
5Maka itulah sebabnya tatkala Kristus itu masuk ke dalam dunia kata-Nya, "Bahwa korban dan persembahan tiada Engkau kehendaki, tetapi Engkau sudah menyediakan bagi-Ku suatu tubuh;
2yaitu pelayan di tempat yang kudus dan di kemah yang benar, yang didirikan oleh Tuhan, bukannya oleh manusia.
3Karena tiap-tiap imam besar ditetapkan bagi mempersembahkan persembahan dan korban, maka dari sebab itu wajiblah Imam Besar itu ada padanya barang sesuatu yang dipersembahkannya.
4Jikalau sekiranya Ia di atas bumi ini, tiada sekali-kali Ia menjadi Imam, oleh sebab sudah ada orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat itu,
28demikianlah juga Kristus, sesudah satu kali dipersembahkan akan menanggung dosa orang banyak, maka pada kali yang kedua kelak, dengan tiada menanggung dosa, Ia akan kelihatan kepada segala orang yang menantikan Dia, akan menyelamatkan mereka itu.
11Karena segala bangkai binatang yang darahnya dibawa masuk ke dalam tempat kudus oleh imam besar itu karena dosa, dihanguskan di luar tempat segala kemah.
12Sebab itulah Yesus pun, supaya dapat menguduskan kaum itu dengan darah-Nya sendiri, sudah menderita sengsara di luar pintu gerbang.
1Karena tiap-tiap imam besar yang dipilih dari antara manusia, ialah ditetapkan karena manusia di dalam hal beribadat kepada Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa-dosa orang;
18Tetapi di mana ada ampun, di situ tiada perlu lagi korban karena dosa.
19Sebab itu, hai saudara-saudaraku, sedang hati kita sudah berani hendak masuk ke dalam tempat kudus dari sebab darah Yesus,
20dengan jalan yang baharu dan hidup, yang dibukakan-Nya bagi kita menerusi tirai, yaitu tubuh-Nya;
18Dari sebab itu perjanjian yang pertama itu pun ditahbiskan dengan darah.
19melainkan dengan darah yang mulia, yang seperti darah anak domba yang tiada bercela dan tiada bercacat, yaitu darah Kristus.
15Setelah itu hendaklah disembelihkannya kambing jantan korban karena dosa yang karena orang banyak itu, serta dibawanya akan darahnya masuk ke belakang tirai dinding, dan hendaklah diperbuatnya dengan darah itu sama seperti yang telah diperbuatnya dengan darah lembu muda itu, yaitu dipercikkannya kepada sebelah atas tutupan gafirat dan kepada sebelah hadapan tutupan gafirat.
17Maka seorangpun jangan sertanya dalam kemah perhimpunan apabila ia masuk akan mengadakan gafirat dalam tempat yang suci itu sampailah ia ke luar pula; demikian hendaklah diadakannya gafirat atas dirinya dan atas isi rumahnya dan atas segenap sidang orang Israel itu.
33Maka hendaklah diadakannya gafirat atas tempat yang suci sendiri dan atas kemah perhimpunan dan atas mezbahpun hendaklah diadakannya gafirat, demikianpun atas segala imam dan atas segala orang sidang itu hendaklah diadakannya gafirat.
34Maka inilah menjadi bagimu satu hukum yang kekal selama-lamanya, yaitu pada setahun sekali hendaklah diadakan gafirat atas segala bani Israel karena segala dosanya. (16:35)Maka dibuat oranglah seperti firman Tuhan yang kepada Musa itu.
14karena dengan satu persembahan Ia telah menyempurnakan segala orang, yang disucikan itu, selama-lamanya.
10Maka pada setahun sekali hendaklah Harun mengadakan gafirat bagi tanduk-tanduknya dengan darah korban karena dosa yang diampuni; pada setahun sekali hendaklah diadakannya gafirat baginya di antara segala bangsa kamu, maka inilah kesucian segala kesucian bagi Tuhan adanya.
20Dan lagi sebagaimana Yesus bukan menjadi Imam Besar dengan tiada mengangkat sumpah (karena mereka itu sudah menjadi imam dengan tiada sumpah,
17Dari sebab itu haruslah Ia dirupakan sama dengan saudara-saudara-Nya itu di dalam segala perkara, supaya di dalam ibadat kepada Allah Ia menjadi Imam Besar yang berkasihan dan setiawan, akan mengadakan perdamaian karena segala dosa kaum itu.
15Karena kita tidak ada Imam Besar yang tiada menaruh belas kasihan akan segala kelemahan kita, melainkan yang sudah terkena coba di dalam segala perkara sama seperti kita, dan lagi tiada berdosa.