Yesaya 29:24
Pada masa itu orang yang sesat hatinya akan mendapat akal dan segala orang bantahan akan menerima pengajaran.
Pada masa itu orang yang sesat hatinya akan mendapat akal dan segala orang bantahan akan menerima pengajaran.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
24Ajarlah aku, maka aku akan diam; tunjuklah kepadaku dalam barang yang mana aku sudah sesat.
9Maka siapa gerangan diajarkannya pengetahuan? dan siapa diartikannya barang yang kedengaran itu? anak-anak yang baharu lepas susukah? anak-anak yang baharu diceraikan dari pada susu emaknya?
10Karena adalah hukum bertambah hukum dan hukum bertambah hukum, syarat bertambah syarat dan syarat bertambah syarat, di sini sedikit, di sana sedikit.
9diberi-Nya tahu kepadanya perbuatan mereka itu dan segala salah mereka itu, sebab mereka itu sudah melakukan dirinya dengan sombong,
10dan dibukakan-Nya telinga mereka itu bagi pengajaran, disuruh-Nya mereka itu bertobat dari pada dosanya.
25Tetapi barangsiapa yang menegurkan dia, ia itu akan dipuji-puji orang dan berkat selamatpun turunlah kepadanya.
23Karena apabila anak-anaknya melihat perbuatan tangan-Ku di antaranya kelak, niscaya dikuduskannya nama-Ku, dan dikuduskannya Yang Mahasuci Yakub dan diberinya hormat akan Allah orang Israel!
5Orang jahat tiada mengerti barang yang benar, tetapi orang yang mencahari Tuhan mengerti segala perkara.
23Balikkanlah dirimu kepada pengajaranku; bahwasanya aku akan mencurahkan rohku kepadamu dengan limpahnya serta memberitahu perkataanku kepadamu.
22Bahwa pengetahuan itu menjadi suatu mata air selamat kepada orang yang mempunyai dia; tetapi pengajaran orang bodoh ia itu kebodohan juga.
23Bahwa hati orang yang berpengetahuan itu menjadikan petah lidahnya, serta menambahkan pengajaran kepada bibirnya.
12Atau kitab itu diberikan oranglah kepada seorang yang tiada tahu membaca, serta katanya: Baca apalah ini! tetapi jawabnya: Aku tiada tahu membaca!
13Dan lagi firman Tuhan demikian: Bahwa bangsa ini menghampiri Aku dengan mulutnya dan dengan lidahnya juga dimuliakannya Aku, tetapi hatinya jauh dari pada-Ku; adapun peri mereka itu berbuat ibadat kepada-Ku ia itu pengajaran hukum-hukum manusia belaka.
14Maka sebab itu sesungguhnya Aku selalu akan melakukan kepada bangsa ini barang yang ajaib dan yang mengherankan, karena hikmat segala hakimnya akan hilang dan akal segala orang alimnya akan samar.
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
4Dan hati orang yang kurang ingat itu akan mengerti pengetahuan dan lidah orang telor akan berkata-kata dengan cepatnya dan fasihnya.
25Jikalau dipalu akan orang pengolok-olok maka orang bodoh akan bijak kelak, jikalau ditegur akan orang yang berakal, maka dinyatakannya pengetahuan kelak.
1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.
14Dengan siapa gerangan Ia sudah berbicara akan beroleh pengajaran, supaya diajarkan kepada-Nya jalan kebenaran, supaya diajarkannya kepada-Nya barang ilmu atau diberitahunya kepada-Nya jalan akal budi?
9Benarlah sekaliannya bagi orang yang berbudi dan berpatutanpun bagi orang yang menuntut pengetahuan.
16Orang yang melarat dari pada jalan akal budi itu kelak turun ke dalam alam barzakh.
27Berapa lamakah sidang jahat ini tahan dalam bersungut-sungut akan Daku? Adapun segala sungut-sungutan bani Israel akan Daku, ia itu telah Kudengar semuanya!
20supaya dilihat dan diketahui dan diperhatikan dan diingat oleh mereka itu sekalian, bahwa dia itu sudah dibuat oleh tangan Tuhan dan sudah dijadikan oleh Yang Mahasuci orang Israel.
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
26Maka oleh Allahnya diajar juga akan dia dari peri kelakuan yang patut kepada masing-masingnya.
12Ia yang sudah berfirman kepada mereka itu demikian: Bahwa inilah perhentian; berikanlah perhentian kepada orang yang lelah; dan di sini adalah kesenangan! tetapi tiada mereka itu mau mendengar.
13Maka sebab itu firman Tuhan jadi baginya akan hukum bertambah hukum, hukum bertambah hukum, syarat bertambah syarat, syarat bertambah syarat, di sini sedikit, di sana sedikit, supaya mereka itu pergi dan tergelincuh ke belakang dan kena luka dan jerat lalu ditangkap.
24Siksakanlah aku, ya Tuhan! tetapi dengan kadarnya, jangan apalah dengan murka-Mu, supaya jangan Engkau menghancurluluhkan daku.
17Adapun orang yang memeliharakan pengajaran, ia itu adalah pada jalan selamat, tetapi orang yang enggan akan teguran, ia itu menyesatkan.
32Demi kulihat itu maka aku memperhatikannya, dan setelah kupandang akan dia, maka aku mengambil insaf dari padanya:
19Pada masa itu orang yang lembut hatinya berulang-ulang bersukacita akan Tuhan, dan orang miskin yang di antara manusia itupun bersukacita akan Yang Mahasuci orang Israel.
2Sungguhpun, Ia juga Hakim, didatangkan-Nya jahat itu kelak dan tiada diubahkan-Nya janji-Nya; melainkan Iapun akan bangkit melawan isi rumah segala orang yang berbuat jahat, dan melawan pembantu segala orang yang berbuat salah.
17Ajarilah anakmu, maka iapun akan menjadikan kesenanganmu, bahkan, iapun akan mendatangkan kesukaan kepada hatimu.
12Maka ditaruh oranglah akan dia dalam penjara, supaya dalam halnya diputuskan hukum dengan nyata-nyata, setuju dengan firman Tuhan.
19Seorang hamba yang mengerti, tetapi tiada juga memberi jawab, janganlah diajar akan dia dengan perkataan.
29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.
1Wai bagi anak-anak yang murtad! demikianlah firman Tuhan; biarlah mereka itu mengadakan mufakat yang bukan dari pada-Ku, dan berjanji-janjian melawan kehendak-Ku, akan menambahi dosa dengan dosa.
27Hai anakku, jikalau engkau berhenti dari pada mendengar akan pengajaran, maka sesatlah engkau kelak dari pada jalan pengetahuan.
25dengan lemah lembut menegur ajar segala lawannya, mudah-mudahan Allah mengaruniakan mereka itu hal bertobat, sehingga sampai kepada pengenalan dari hal yang benar,
5Barangsiapa yang berbudi itu akan mendengar dan padanya akan bertambah-tambah pengetahuan yang berguna, dan orang yang berakal itupun akan beroleh bicara yang berbudi.
10Mereka itu juga akan mengajar engkau dan dikatakannya kepadamu dan dikeluarkannya perkataan dari dalam hatinya.
23Siapakah di antara kamu yang memberi telinga akan perkara ini? yang mendengar dia dan mencamkan kesudahannya?
32Barangsiapa yang menolak pengajaran, ia itu benci akan nyawanya, tetapi orang yang mendengar akan tegur, ia itu beroleh akal budi.
9Hai Efrayim, apakah lagi perkara-Ku dengan berhala? bahwa Aku meluluskan permintaan doamu dan menilik kepadanya; bahwa Aku ini seperti pohon senobar yang hijau, oleh-Ku juga adalah buah padamu selalu. (14:10)Siapa gerangan bijak? hendaklah diperhatikannya sekalian ini! siapa gerangan berbudi? hendaklah diketahuinya akan ini, bahwa segala jalan Tuhan betul adanya dan orang yang benar itu menjalani dia, tetapi orang yang durhaka itu akan tergelincuh dan jatuh padanya.
9Berilah nasihat akan orang yang berbudi, maka kelak akan bertambah akal budinya; ajarlah akan orang yang benar, maka makinlah bertambah kelak pengetahuannya.
16Maka sebab itu tiada Tuhan berkenan akan orang muda-mudanya, dan tiada dikasihkan-Nya anak-anak piatu dan segala janda perempuan mereka itu; karena mereka itu sekalian munafik adanya dan orang yang berbuat jahat, dan mulut masing-masingnya mengatakan kebebalan belaka. Maka dalam sekalian ini tiada undur murka-Nya, melainkan tangan-Nya tinggal terkedang juga.
33Tetapi apabila ia itu sudah sampai, bahkan, sudah sampai sekarang, maka akan diketahui olehnya, bahwa adalah seorang nabi di tengah-tengahnya!
13Pada lidah orang yang berbudi itu didapati orang akan hikmat, tetapi rotan itu patut pada belakang orang yang tiada berakal.
11Bahwa singa muda boleh kekurangan dan kelaparan, akan tetapi orang yang mencahari Tuhan itu tiada kekurangan barang suatu juapun.
7Maka kata-Ku: Mudah-mudahan engkau takut akan Daku, engkau menerima taadib, supaya jangan tempat kedudukannya dibinasakan sama sekali, apabila patut Aku membalas kepadanya; tetapi mereka itu merajinkan dirinya akan berbuat jahat makin lama makin banyak.