Yesaya 32:4
Dan hati orang yang kurang ingat itu akan mengerti pengetahuan dan lidah orang telor akan berkata-kata dengan cepatnya dan fasihnya.
Dan hati orang yang kurang ingat itu akan mengerti pengetahuan dan lidah orang telor akan berkata-kata dengan cepatnya dan fasihnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Pada masa itu mata orang yang melihat itu tiada lagi menoleh ke belakang, dan telinga orang yang mendengar itu akan memperhatikan.
11Maka sebab itu Iapun akan berfirman kepada bangsa ini dengan lidah yang ajaib dan dengan bahasa yang lain.
19Tiada lagi engkau akan melihat bangsa yang bengis itu, suatu bangsa yang amat dalam bahasanya sehingga hampir tiada didengar orang akan dia, dan yang berlidah pelat, sehingga seorangpun tiada dapat mengerti dia.
2Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.
3Bahwa perkataanku menyatakan kelak tulus hatiku dan segala pengetahuan bibir mulutku dengan terangnya.
31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.
32Bahwa bibir orang yang benar itu suka akan perkara yang patut, tetapi mulut orang jahat itu suka akan perkara membinasakan.
5Maka orang kikir itu tiada lagi akan dikatakan dermawan dan orang gelojohpun tiada lagi akan dikatakan murah.
6Melainkan orang fasik yang berkata jahat dan hatinya berniat salah, hendak membuat pura-pura dan mengatakan barang yang salah akan Tuhan, supaya tiada disampaikannya kehendak orang yang berlapar dan dikurangkannya minuman bagi orang yang berdahaga.
23Bahwa hati orang yang berpengetahuan itu menjadikan petah lidahnya, serta menambahkan pengajaran kepada bibirnya.
7Bahwa mulut orang yang berbudi itu menghamburkan pengetahuan, tetapi hati orang bodoh bukannya demikian.
21Orang yang berbudi hatinya itu akan digelar bijaksana, dan manislah lidah barangsiapa yang meramaikan pengetahuan yang berguna.
15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.
14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.
10Mereka itu juga akan mengajar engkau dan dikatakannya kepadamu dan dikeluarkannya perkataan dari dalam hatinya.
23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.
3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.
30Bahwa mulut orang yang benar itu menyebut hikmat, dan lidahnyapun mengatakan barang yang benar.
5Pada masa itu orang buta akan dicelikkan matanya dan telinga orang tulipun akan dibukakan.
6Pada masa itu orang timpang akan melompat seperti rusa dan lidah orang kelu akan bersorak-sorak, apabila air berpancar di padang belantara dan sungai-sungaipun di gurun.
27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.
18Maka pada hari itu juga orang-orang tuli kelak mendengar akan bunyi perkataan Alkitab, dan mata orang-orang butapun akan melihat dengan tiada kabur dan dengan tiada kegelapan.
33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.
8Bukakanlah mulutmu karena orang kelu, dan karena perkara segala anak kebinasaan.
9Benarlah sekaliannya bagi orang yang berbudi dan berpatutanpun bagi orang yang menuntut pengetahuan.
28Bahwa hati orang benar itu timbang-menimbang dahulu dari pada menyahut, tetapi dari dalam mulut orang fasik terbitlah kejahatan belaka.
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
3Baik mulia baik hina, orang kaya dan miskin, sekaliannya bersama-sama.
24Pada masa itu orang yang sesat hatinya akan mendapat akal dan segala orang bantahan akan menerima pengajaran.
4Maka Engkau sudah menyakatkan hati mereka itu bagi akal, sebab itu tiada Engkau beri mereka itu menang!
5Hai kamu yang bodoh! belajarlah akan akal budi, dan kamu, hai orang bebal! tuntutlah akan dia.
6Dengarlah kiranya, karena indah-indahlah perkara yang kukatakan, dan pembukaan bibirku itu perkara yang amat patut.
13Pada lidah orang yang berbudi itu didapati orang akan hikmat, tetapi rotan itu patut pada belakang orang yang tiada berakal.
14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.
4Bahwa obat dari pada lidah itulah pohon selamat, tetapi jikalau bercabang lidah maka jadi rusaklah nyawa.
3Karena telinga itu mencoba segala perkataan seperti langitan mulut mengecap rasa makanan.
29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.
20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.
2supaya engkau mengindahkan budi dan bibirmu menaruh akan pengetahuan.
16dan segala sesuatu yang dalam aku akan bergemar apabila engkau kelak mengatakan perkara yang betul-betul.
24Buangkanlah dari padamu cupar mulut, dan jauhkanlah dari padamu segala dolak-dalik bibir.
12Jikalau engkau ditegur, taruhlah hatimu akan dia, dan cenderungkanlah telingamu kepada pengajaran pengetahuan.
27Pada hari itu juga mulutmupun akan dibukakan oleh orang yang sudah lari itu, maka engkau akan berkata-kata dan tiada lagi berdiam dirimu; demikianlah engkau menjadi baginya akan tanda alamat dan akan diketahui olehnya bahwa Aku ini Tuhan!
9Demikianlah juga kamu ini dengan lidahmu itu, jikalau tiada kamu melafalkan perkataan yang mudah dierti, bagaimanakah orang dapat mengerti barang yang dikatakan? Karena hal itu seolah-olah kamu membuangkan perkataan ke dalam angin.
26Dan lagi Kulekatkan kelak lidahmu pada langitan mulutmu, sehingga engkau akan kelu, dan tiada lagi engkau seorang penegur baginya, karena mereka itulah suatu bangsa yang bantahan adanya.
1Bahwa manusia adalah beberapa niat hatinya, tetapi jawab lidah itu dari pada Tuhan juga datangnya.
4Akan memberi cerdik kepada orang yang tulus, dan ilmu dan peri bijak kepada orang muda.
18Ya Tuhan! janganlah kiranya Engkau biarkan aku mendapat malu, karena aku berseru kepada-Mu; biarlah segala orang fasik itu mendapat malu; biarlah mereka itu mendiamkan dirinya dalam kubur.
10Bunyi suara orang bangsawan tiada kedengaran, lidahnyapun lekat pada langitan mulutnya.
6Karena Tuhan juga yang mengaruniakan hikmat, dan dari pada firman-Nya datanglah pengetahuan dan akal.