Yeremia 20:18
Mengapa gerangan aku sudah keluar dari dalam rahim, akan merasai kesukaran dan kedukaan? karena segala hariku habis juga dengan malu.
Mengapa gerangan aku sudah keluar dari dalam rahim, akan merasai kesukaran dan kedukaan? karena segala hariku habis juga dengan malu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Mengapa maka tiada dibunuhnya aku dari pada rahim ibuku? Mengapa maka tiada ibuku telah menjadi kuburku? Mengapa maka rahimnya tiada mengandung dengan tiada berkesudahan?
18Mengapa Engkau sudah mengeluarkan daku dari dalam rahim? Aduh, baiklah aku sudah putus nyawa, sehingga sebiji matapun tiada tahu melihat aku!
19Niscaya lalu adalah aku seperti belum jadi, jikalau dari pada perut ibuku aku langsung dibawa ke kubur.
20Bukankah sedikit jua segala hariku? sebab itu biarkanlah aku dan tinggalkanlah aku, supaya aku lagi menyenangkan diriku sedikit,
10Maka ia itu sebab tiada dikatupkannya pintu rahim yang sudah memperanakkan daku, dan tiada disembunyikannya kesukaran itu dari pada mataku.
11Mengapa tiada aku mati baharu keluar dari dalam rahim, dan putus nyawa baharu keluar dari dalam perut?
12Mengapa adalah tersedia pangku akan menyambut aku dan susu akan menyusui aku?
14Terkutuklah hari yang padanya aku sudah jadi! Adapun hari ibuku memperanakkan daku, ia itu jangan berolah berkat!
15Terkutuklah orang yang sudah memberitahu bapaku, katanya: Engkau sudah beranak laki-laki, hendaklah engkau amat bersukacita akan dia!
16atau sekarang bukan aku seperti anak guguran yang terbuang, seperti anak-anak yang tiada tahu melihat siang.
3Baiklah hari itu hilang, yang padanya aku sudah jadi dan malampun yang padanya orang sudah berkata demikian: Seorang anak laki-laki sudah diterima.
1Adapun manusia yang diperanakkan oleh perempuan itu sedikit jua hari hidupnya dan berpuas-puas ia dengan kesukaran.
5Karena telah kuketahui akan salahku dan dosaku adalah senantiasa di hadapanku.
9Ia telah memulangkan halnya kepada Tuhan; biarlah dilepaskannya akan dia, jikalau kiranya Ia berkenan akan dia.
10Maka Engkau juga yang telah mengeluarkan daku dari dalam rahim dan yang memberi aku harap tatkala aku lagi mengisap susu ibuku.
18(karena dari pada kecilku aku memeliharakan dia seperti kalau akulah bapanya, dan dari pada rahim ibuku akulah kepadanya akan seorang pemimpin);
14Kepada liang lahad adalah seruku: Hai bapaku! dan kepada cacing tanah: Hai ibuku dan saudaraku perempuan!
15Maka di mana gerangan pengharapanku sekarang? dan siapa gerangan dapat memperlihatkan aku pengharapan itu?
15Bahwa sesungguhnya ini lagi suatu kejahatan yang menyebabkan sakit hati, yaitu dalam segala perkara seperti orang telah datang, demikianpun ia akan pergi. Maka apakah faedahnya jikalau ia sudah menyusahkan dirinya dengan angin?
3Maka pinggangku penuhlah dengan sakit payah, sebab perkara yang akan jadi kelak; beberapa penyakit yang pedih terkenalah kepadaku seperti penyakit orang perempuan yang hendak beranak; aku mengerutkan diriku dari sebab mendengar dan aku gementar dari sebab melihat dia.
13Penyakit datang atasnya seperti atas perempuan yang hendak beranak; bahwa ialah seperti anak yang tiada berbudi, apabila genaplah harinya tiada diberinya dirinya diperanakkan.
10Wai bagiku, ya ibuku! sebab sudah kauperanakkan daku, seorang bantahan, seorang yang bercidera dengan segenap isi negeri; tiada aku mengambil laba yang keji dari padanya dan mereka itupun tiada dari padaku, maka semuanya mengutuki juga akan daku!
21katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
16Mukaku merah dari pada menangis, dan kelopak mataku ditudungi dengan bayang-bayang maut.
6Pada-Mu juga aku telah bersandar dari pada masa aku diperanakkan, dan dari pada rahim ibuku Engkaulah penolongku; maka senantiasa Engkau juga kepujianku.
5Seorangpun tiada melihat dengan belas kasihan akan dikau, sehingga diperbuatnya padamu barang suatu dari pada segala perkara ini; melainkan terbuanglah juga engkau di padang dengan kejemuan pada hari jadimu.
18Bahwa budak-budak lagi menghinakan daku; apabila aku bangkit berdiri dibuatnya olok-olok akan daku.
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
15Adapun Yang menjadikan daku di dalam rahim ibuku, bukankah Ia sudah menjadikan diapun? Bukankah Esa jua adanya yang menjadikan kedua kami di dalam rahim?
19Wai bagiku dari karena lukaku! bagaimana pedih rasanya penyakitku! sehingga kataku: Aduh, apa macam penyakit ini, bagaimana aku dapat menderita dia?
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.
19Bahwa Ia sudah mencampakkan daku ke dalam lumpur, sehingga aku sudah disamakan dengan abu dan duli.
17Karena kataku: Janganlah kiranya mereka itu bersukacita akan daku apabila kakiku tergelincir, dan jangan mereka itu membesarkan dirinya sebab aku.
13Aduh, hendaklah kiranya Engkau menyembunyikan aku dalam alam barzakh dan melindungkan aku di sana, sampai sudah undur murka-Mu; hendaklah Engkau menentukan suatu perhinggaan padaku, lalu Engkau teringat akan daku pula.
24Karena adalah pengeluhku akan ganti roti dan pengaduhku akan ganti air minum.
17Seperti seorang perempuan yang mengandung apabila hampir ketikanya akan beranak ia menyakiti dan berteriak dalam sakitnya, demikianlah hal kamipun, ya Tuhan! dari sebab murka-Mu.
18Bahwa kamipun telah mengandung, kamipun menyakiti, tetapi seolah-olah kami beranak angin; bahwa selamatpun tiada berlaku atas negeri dan seorang isi duniapun tiada jadi.
29Baiklah, aku fasik juga; mengapa aku lagi dipenatkan dengan cuma-cuma?
6Bahwa segala lukaku telah menjadi busuk dan bernanah oleh karena bebalku.
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
47Berapa lamakah, ya Tuhan! Engkau lagi menyembunyikan diri-Mu! dan kehangatan murka-Mu menghanguskan seperti api?
6Mereka itu telah berseru kepada-Mu, maka mereka itupun terpeliharalah; mereka itu percaya akan Dikau, maka tiada mereka itu mendapat malu.
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
15Bahwa tulang-tulangku tiada terlindung dari pada-Mu tatkala aku diadakan dalam sembunyian dan aku dipersujikan dalam tempat bumi yang terkebawah.
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
15Maka sekarang apakah hendak kukatakan? Barang yang dijanji-Nya itu telah disampaikan-Nya, maka aku akan berjalan perlahan-lahan sementara lalu segala tahunku dari karena kepahitan hatiku.
11Apa gerangan kuatku, maka aku boleh harap lagi? apakah akan ajalku, maka aku hendak melanjutkan umurku lagi?