Ayub 31:13
Jikalau kiranya sudah kusangkal kebenaran hambaku atau sahayaku pada masa ia berselisihan dengan aku,
Jikalau kiranya sudah kusangkal kebenaran hambaku atau sahayaku pada masa ia berselisihan dengan aku,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
9Jikalau kiranya hatiku sudah menurut bujuk orang perempuan, jikalau aku sudah mengintai pada pintu kawanku,
10biarlah biniku berkisar dengan orang lain, biarlah orang lain berseketiduran dengan dia.
11Karena ia itu perbuatan yang sangat jahat, suatu salah yang patut dihukum oleh hakim.
12Ia itu suatu api yang makan sampai orang habis binasa, dan yang mencabut akar segala hasilku kelak.
14apa gerangan kuperbuat apabila bangkit berdiri Allah, apabila Ia datang menghukumkan kedua kami? apa gerangan kujawab kepadanya?
38Jikalau kiranya tanahku berteriak atasku dan segala alur-alurnyapun menangis bersama-sama;
39jikalau kiranya aku sudah makan hasilnya dengan tiada membayar upahnya dan jikalau kiranya sudah kuisap darah orang upahannya,
28niscaya ia itupun suatu salah di hadapan hakim, laksana sudah kusangkal Allah, yang di tempat tinggi.
29Jikalau kiranya sudah aku suka akan celaka pembenciku, atau sudah aku bermegah-megah pada masa datanglah jahat atasnya;
30jikalau kiranya sudah kubiarkan langitan mulutku berbuat dosa, sebab menghendaki nyawanya dengan kutuk;
10Janganlah mengumpat seorang hamba kepada tuannya, supaya jangan dikutukinya akan dikau dan engkau sendiripun bersalah.
19jikalau kiranya sudah kulihat orang menjadi celaka sebab tiada ia berpakaian, dan orang miskin tiada berselimut,
20lalu pinggangnya tiada mendoakan berkat atasku sebab bulu anak dombaku sudah memberi suhu kepadanya;
21jikalau kiranya sudah kuangkat tanganku akan melawan anak piatu, sebab di dalam pintu gerbang aku melihat pembantuku,
16Jikalau kiranya sudah kuenggankan barang yang dikehendaki oleh orang miskin, jikalau aku sudah meletihkan mata janda perempuan;
17dan aku sudah makan rezekiku seorang diriku dengan tiada membahagi makanan kepada anak piatu
5Jikalau sungguh-sungguh kamu membesarkan dirimu atasku dan membangkitkan kecelaanku kepadaku,
26Dan lagi jikalau seorang menampar hambanya, laki-laki atau perempuan, sehingga gugurlah sebiji matanya, maka tak akan jangan dimerdekakannya ia karena matanya.
27Dan jikalau ditamparnya akan hambanya perempuan atau hambanya laki-laki, sehingga gugurlah sebiji giginya, maka tak akan jangan dimerdekakannya ia karena giginya.
19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.
20Dan lagi jikalau orang memalu hambanya laki-laki atau perempuan dengan kayu, sehingga matilah dia di bawah tangannya, maka tak akan jangan dituntut juga belanya.
15Maka kataku: Jikalau kiranya akupun berkata demikian, niscaya khianatlah aku akan bangsa segala anakmu.
15Orang isi rumahku dan segala hambakupun membilang aku bagaikan orang keluaran, dan kepada pemandangannya aku ini orang helat.
16Bahwa aku memanggil hambaku, maka tiada ia menyahut, jikalau aku membujuk dia dengan kata yang manis-manis sekalipun.
7Maka jikalau seorang sudah menjual anaknya perempuan menjadi sahaya, maka tiada ia akan keluar seperti keluar segala hamba laki-laki.
15Maka adapun patik ini telah datang mempersembahkan segala perkataan ini kepada tuanku, yaitu sebab orang banyak itu sudah menakuti patik, lalu kata patik tuanku ini: Baiklah patik pergi mempersembahkan hal itu kepada baginda, mudah-mudahan baginda menurut sembah patik.
16Karena baginda kelak mendengar akan dia hendak melepaskan patik dari pada tangan orang yang mau menumpas patik serta dengan anak patik sekali dari pada warisan Allah.
18Bahwa budak-budak lagi menghinakan daku; apabila aku bangkit berdiri dibuatnya olok-olok akan daku.
2Aku hendak berkata kepada Allah demikian: Jangan hukumkan daku; berilah tahu aku apa sebab Engkau berbantah-bantah dengan aku?
3Adakah baik bagi-Mu menindih dan membuang perbuatan tangan-Mu, sementara Engkau memberi cahaya kepada bicara orang-orang fasik?
3Supaya jangan dirampasnya jiwaku seperti singa yang mencarik-carik lakunya, sehingga seorangpun tiada yang dapat melepaskan.
4Ya Tuhan, Allahku, jikalau kiranya aku telah berbuat yang demikian, jikalau kiranya khianat pada tanganku,
25jikalau kiranya aku sudah bergemar akan kebesaran kekayaanku, dan akan segala harta benda perolehan tanganku;
12Dalamnya itu telaga barang kebencian; tipu daya dan khianatpun tiada undur dari pada lorong-lorongnya.
4Akan daku, sekarang pengaduhanku kepada manusiakah? maka jikalau kiranya demikian, mengapa tiada boleh aku berdukacita?
34jikalau kiranya aku sudah tiada berani masuk ke dalam majelis bicara dan dari takut akan dicelakan oleh segala suku bangsa aku berdiam diriku dan tiada keluar dari pada pintuku;
23dan karena seorang perempuan yang hina apabila ia berlaki, dan seorang sahaya apabila ia menjadi waris enciknya.
7Di sana orang yang benar akan membicarakan halnya dengan Dia, dan aku akan dibenarkan oleh Hakimku sampai selama-lamanya.
5Tetapi jikalau dengan nyata hamba itu berkata demikian: Aku mengasihi akan tuanku dan akan anak biniku, tiada aku mau keluar merdeka,
11Tetapi kemudian berubahlah mereka itu, dikembalikannya segala hambanya laki-laki dan perempuan, yang telah dilepaskannya pergi dengan merdeka, dipaksainya akan mereka itu menjadi hamba dan sahaya kepadanya pula.
32Jikalau ditanduk oleh lembu akan seorang hamba laki-laki atau perempuan, tak akan jangan diberinya uang perak tiga puluh keping kepada tuannya dan lembu itupun dilempar dengan batu sampai mati.
9Orang yang sangka akan dirinya kecil, tetapi adalah hamba juga padanya, ia itu baik dari pada orang yang sangka akan dirinya besar, tetapi ia kekurangan makan.
31niscaya Engkau akan mencelupkan daku dalam lumpur, sehingga segala pakaianku jemu akan daku.
32Bahwasanya bukan Ia manusia adanya seperti aku ini, sehingga aku dapat memberi jawab kepadanya, dan menghadap hukum bersama-sama dengan Dia.
1Tetapi sekarang orang yang muda dari padaku itu tertawakan daku, maka dahulu kucelakan bapanya ditaruh akan gembala anjing penunggu kambingku.
29Baiklah, aku fasik juga; mengapa aku lagi dipenatkan dengan cuma-cuma?
23Bukannya demikian, melainkan selalu aku sudah takut akan siksa yang dari pada Allah, dan kuketahuilah akan lemahku di hadapan Yang Mahatinggi.
42Karena mereka itulah hamba-hamba-Ku, yang telah Kuhantar keluar dari negeri Mesir; sebab itu jangan mereka itu dijual seperti orang menjual sahaya.
2karena jikalau begitu, apakah bahagianku dari pada Allah yang di atas, atau barangku pusaka dari pada Yang Mahatinggi?
7Arakian, setelah sudah Tuhan berfirman segala perkara ini kepada Ayub, maka firman Tuhan kepada Elifaz, orang Temani itu, bunyinya: Bahwa murka-Ku bernyala-nyala akan dikau dan akan kedua sahabatmu itu, sebab segala katamu akan Daku tiada dengan sebenarnya seperti kata Ayub, hamba-Ku itu.