Ayub 35:11
yang mengaruniai kami dengan akal terlebih dari pada segala binatang yang di atas bumi, dan dengan budi terlebih dari pada segala unggas yang di udara.
yang mengaruniai kami dengan akal terlebih dari pada segala binatang yang di atas bumi, dan dengan budi terlebih dari pada segala unggas yang di udara.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Bahwasanya bertanyalah juga kepada segala binatang, sekalian itu akan mengajar kamu, dan kepada segala unggas yang di udara, ia itu kelak memberitahu kepadamu.
8Balikkanlah katamu kepada bumi, ia juga kelak mengajar kamu, dan segala ikan di lautpun akan menyatakan dia kepadamu.
9Siapa gerangan di antara segala kejadiannya yang tiada tahu, bahwa tangan Tuhan juga sudah menjadikan semesta alam sekalian.
10Tetapi seorangpun tiada yang berkata demikian: Di manakah Allah yang sudah menjadikan daku? yang memenuhi aku dengan mazmur pada malam,
22Bahwasanya besarlah Allah dalam kuasa-Nya! Siapa gerangan pengajar seperti Ia?
12Di sana mereka itu berseru-seru, tetapi tiada Ia menyahut; mereka itu ada di bawah congkak orang jahat.
22Manakan orang mengajar hikmat kepada Allah, sedang Ia juga menghukumkan segala keadaan yang tinggi-tinggi?
8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.
9Apakah diketahui olehmu yang tiada kami ketahui? engkau mengerti apakah, yang tiada serta kamipun?
20Maka dari mana gerangan datangnya hikmat itu? dan di mana gerangan tempat akal budi?
21Bahwa terlindunglah ia dari pada mata segala sesuatu yang hidup, dan tersembunyilah ia dari pada segala unggas yang di udara.
36Siapakah sudah menaruh hikmat di dalam batin orang manusia, dan siapa gerangan sudah mengaruniakan akal budi dalam hatinya?
37Siapakah dapat membilang segala awan-awan dengan hikmat? dan siapakah dapat mencurahkan isi segala tempayan langit?
12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?
26Kelilingnya gemerencanglah tarkasy, mata tumbak dan pendahan.
27Dengan getar dan gertak ia mengentak-entakkan kakinya kepada tanah dan tiada ia mau berhenti apabila didengarnya bunyi nafiri.
7Pada sangkamukah engkau boleh menduga akan takdir Allah? engkau boleh mendapati kesempurnaan Allah yang Mahakuasa?
8Adalah Ia tinggi dari pada segala langit, apakah boleh engkau perbuat? bahwa lebih dalam Ia dari pada mereka; bagaimana engkau dapat mengetahuinya?
3Bahwasanya akupun berakal seperti kamu juga; tiada aku tewas olehmu; siapa gerangan tiada tahu barang yang sebagainya?
9Yang memberi makan akan segala binatang, akan anak gagakpun apabila ia berteriak.
13Siapa gerangan sudah mengukur Roh Tuhan dan siapa menterinya yang mengajarkan Dia!
14Dengan siapa gerangan Ia sudah berbicara akan beroleh pengajaran, supaya diajarkan kepada-Nya jalan kebenaran, supaya diajarkannya kepada-Nya barang ilmu atau diberitahunya kepada-Nya jalan akal budi?
16Tahukah engkau akan timbangan awan-awan yang kabus, akan segala ajaib Tuhan, yang sempurna pengetahuan-Nya?
13Dapatkah engkau mengenakan kuk kepada badak, supaya ditariknya tenggala? bolehkah disikatnya segala lembah yang di belakang engkau?
3Mengapa kami dibilang seperti binatang, mengapa kami bodoh begitu kepada pemandanganmu?
41- - -
24Perhatikanlah hal burung gagak, tiada ia menabur benih atau menuai, dan tiada padanya tempat bekal atau lumbung, maka Allah juga memeliharakan dia, apatah lagi lebihnya kamu daripada burung-burung itu!
33Tahukah engkau segala peraturan langit dan engkaukah yang sudah menentukan pemerintahannya di atas bumi?
34Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau?
2Siapakah dia, yang menggelapkan bicara dengan perkataan yang tiada disertai pengetahuan?
10Segala margasatwa dan binatang yang jinak, segala binatang yang menyulur dan segala unggas yang bersayap!
7Bahwa unggas yang liar tiada mengetahui akan jalan ke sana, dan mata burung elangpun tiada tahu melihat dia.
5Hendaklah engkau menengadah ke langit; lihatlah olehmu dan pandanglah akan awan-awan, bagaimana tingginya dari padamu.
11Sehingga kata mereka itu: Iakah diketahui Allah akan hal itu? adakah hal itu diperhatikan oleh Yang Mahatinggi?
21Siapa gerangan tahu kalau nyawa anak-anak Adam itu naik ke atas dan nyawa segala binatang itu turun ke dalam bumi?
18Ketiga perkara ini terlalu ajaib kepadaku, bahkan, empat perkara yang tiada kuketahui.
8kambing domba dan lembu, sekaliannya itu dan lagi segala margasatwapun,
13Sebab itu janganlah katamu: Bahwa kami sudah mendapat hikmat; Allah juga yang menolak akan dia, bukan manusia.
12Bukankah Allah duduk di atas segala petala langit? lihatlah olehmu kutub segala bintang bagaimana tingginya!
13Siapa gerangan merajakan Dia di atas bumi? siapa sudah mengamanatkan kepada-Nya semesta alam sekalian?
3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
12Dekat dengan dia bersaranglah segala unggas yang di udara dan berbunyi dalam rampak rindang.
19Berilah tahu kami barang yang dapat kami sahut kepada-Nya; bagaimana kami membawa uzur kepada-Nya, tegal gelap sekaliannya.
11Bahwa aku hendak mengajar kamu akan perbuatan Allah, aku hendak menyatakan kepadamu segala takdir Yang Mahakuasa.
10Mereka itu juga akan mengajar engkau dan dikatakannya kepadamu dan dikeluarkannya perkataan dari dalam hatinya.
14Bagaimana boleh Engkau menjadikan manusia seperti ikan di laut, seperti binatang yang menyulur dan padanya tiadalah pemerintah!
34Karena siapakah yang mengetahui maksud Tuhan? Atau siapakah yang menjadi pembicara-Nya?
3Dan lagi tiada aku belajar hikmat, dan tiada aku mengerti pengetahuan Tuhan, yang mahasuci.
18Maka kataku dalam hatiku akan peri hal segala anak Adam, bahwa dinyatakan Allah kepada mereka itu kelak, dan dilihat mereka itu kelak, bahwa seperti binatang juga keadaan mereka itu jikalau ditimbang akan dirinya.
12Maka sebab itu ajarkan apalah akan kami membilang segala hari kami, supaya kami beroleh hati yang berbudi.