Ayub 38:36
Siapakah sudah menaruh hikmat di dalam batin orang manusia, dan siapa gerangan sudah mengaruniakan akal budi dalam hatinya?
Siapakah sudah menaruh hikmat di dalam batin orang manusia, dan siapa gerangan sudah mengaruniakan akal budi dalam hatinya?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
37Siapakah dapat membilang segala awan-awan dengan hikmat? dan siapakah dapat mencurahkan isi segala tempayan langit?
12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?
20Maka dari mana gerangan datangnya hikmat itu? dan di mana gerangan tempat akal budi?
24Dari pada jalan mana tercerailah terang, dan terhambur angin timur ke atas bumi?
25Siapa sudah membuka saluran bagi air hujan yang deras, dan suatu jalan bagi mata petir?
33Tahukah engkau segala peraturan langit dan engkaukah yang sudah menentukan pemerintahannya di atas bumi?
34Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau?
35Dapatkah engkau melepaskan halilintar, sehingga ia itu lalu sabung-menyabung, sambil katanya kepadamu: Kamilah hambamu!
3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
6Karena Tuhan juga yang mengaruniakan hikmat, dan dari pada firman-Nya datanglah pengetahuan dan akal.
34Karena siapakah yang mengetahui maksud Tuhan? Atau siapakah yang menjadi pembicara-Nya?
2Siapakah dia, yang menggelapkan bicara dengan perkataan yang tiada disertai pengetahuan?
33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.
13Siapa gerangan sudah mengukur Roh Tuhan dan siapa menterinya yang mengajarkan Dia!
14Dengan siapa gerangan Ia sudah berbicara akan beroleh pengajaran, supaya diajarkan kepada-Nya jalan kebenaran, supaya diajarkannya kepada-Nya barang ilmu atau diberitahunya kepada-Nya jalan akal budi?
3Bagaimana engkau sudah memberi nasehat kepada orang yang kurang akal, dan sudah menyatakan kelimpahan hikmat?
4Kepada siapa gerangan engkau menceriterakan segala perkataan ini? dan nafas siapa sudah keluar dari padamu?
4Di manakah engkau tatkala Aku mengalaskan bumi? Berilah tahu itu jikalau kiranya cukup akalmu.
5Siapa sudah menentukan ukurannya? karena engkau mengetahuinya! atau siapa sudah membentangkan tali sipat di atasnya?
13Dengan Dia adalah hikmat dan kuasa dan padanya adalah bicara dan akal.
8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.
9Apakah diketahui olehmu yang tiada kami ketahui? engkau mengerti apakah, yang tiada serta kamipun?
6Pada-Mu, bahkan, pada-Mu sendiri juga aku telah berdosa dan telah kuperbuat barang yang jahat kepada pemandangan-Mu; maka Engkau dibenarkan dalam firman-Mu dan Engkau menang apabila Engkau disalahkan.
18Sudahkah dengan akalmu engkau sampai kepada lebar bumi? katakanlah olehmu jikalau engkau mengetahuinya.
19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,
20sehingga engkau dapat menunjuk perhinggaan masing-masingnya dan tahu akan segala lorong yang membawa ke rumahnya?
16Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan?
11yang mengaruniai kami dengan akal terlebih dari pada segala binatang yang di atas bumi, dan dengan budi terlebih dari pada segala unggas yang di udara.
16Tahukah engkau akan timbangan awan-awan yang kabus, akan segala ajaib Tuhan, yang sempurna pengetahuan-Nya?
4Ialah amat bijaksana dan besarlah kuasanya; siapa gerangan sudah menegarkan dirinya lawan Dia serta berselamat?
23Siapa gerangan menunjuk jalan kepada-Nya yang patut diturut-Nya? Siapa dapat berkata kepada-Nya: Engkau sudah berbuat salah?
13Siapa gerangan merajakan Dia di atas bumi? siapa sudah mengamanatkan kepada-Nya semesta alam sekalian?
1Bukankah Hikmat itu berseru-seru? bukankah akal budi itu menyaringkan suaranya?
34Hendaklah orang yang berakal itu menyahut akan daku, baiklah orang yang berbudi itu memberi telinga akan kataku.
8Tetapi sesungguhnya Roh juga, yang di dalam manusia, dan ilham Yang Mahakuasa itulah yang memberi akal!
28Adakah hujan itu berbapa? atau siapa memperanakkan titik-titik embun?
29Dari pada siapa punya rahim keluarlah air beku, dan siapa gerangan memperanakkan ariz yang dari langit?
15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.
24Barang yang jauh dan amat dalam, siapa gerangan akan mendapat dia?
5Jikalau niat dalam hati orang bagaikan air yang dalam-dalam sekalipun, maka orang yang berakal budi itu dapat mengeluarkan dia.
3Baik mulia baik hina, orang kaya dan miskin, sekaliannya bersama-sama.
14Bahwa serta dengan aku adalah bicara yang baik dan ketetapan; aku inilah akal budi dan perkasa.
29Masakan orang mengerti bagaimana awan-awan itu dibentangkan dan bunyi kemahnya itu bertagar-tagar.
19Bahwa dengan hikmatpun Tuhan telah mengalaskan bumi, dan dengan pengetahuan telah dilengkapkannya segala langit.
12bahwasanya Aku berbuat seperti sembahmu itu; bahwasanya Aku mengaruniai engkau dengan hati yang berakal budi, sehingga setaramu belum pernah ada dahulu dari padamu dan setaramupun tiada akan berbangkit kemudian dari padamu juga.
31maka dipenuhi oleh Roh Allah akan dia dengan akal budi dan kepandaian, yaitu dalam segala pekerjaan tangan,
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
3Bahwasanya akupun berakal seperti kamu juga; tiada aku tewas olehmu; siapa gerangan tiada tahu barang yang sebagainya?
1Siapa gerangan dapat disamakan dengan seorang alim? siapakah mengetahui tafsir segala perkara? Bahwa hikmat itu memberi seri kepada muka manusia dan menghapuskan segala kerut dahinya.
12Bahwa aku ini, Hikmat, adalah duduk bersama-sama dengan akal tajam, dan aku telah mendapat segala pengetahuan dan kepandaian.