Pengkhotbah 8:1

Terjemahan Lama

Siapa gerangan dapat disamakan dengan seorang alim? siapakah mengetahui tafsir segala perkara? Bahwa hikmat itu memberi seri kepada muka manusia dan menghapuskan segala kerut dahinya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ul 28:50 : 50 suatu bangsa dengan muka merengus, yang tiada sayang akan rupa orang tua dan tiada mengasihani orang muda.
  • Kis 6:15 : 15 Lalu sekalian orang yang duduk di dalam Majelis itu menatap Stepanus, dan mukanya kelihatan kepada mereka itu seolah-olah muka malaekat rupanya.
  • Ams 4:8-9 : 8 Capailah akan dia, maka iapun akan membesarkan dikau kelak, dan iapun akan memuliakan dikau apabila engkau mendakap akan dia. 9 Maka iapun akan menggubah karangan akan perhiasan kepalamu, serta menganugerahi engkau dengan makota yang indah-indah.
  • Kel 34:29-30 : 29 Hata, maka tatkala turunlah Musa dari atas bukit Torsina adalah kedua loh batu itu dalam tangannya sambil ia turun dari atas bukit itu, maka tiada diketahuinya akan kulit mukanya bercahaya oleh sebab telah ia berkata-kata dengan Tuhan. 30 Demi dipandang Harun dan segala bani Israel akan Musa, dilihatnya kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka itu datang hampir kepadanya.
  • Pkh 2:13-14 : 13 Maka kudapati akan kemuliaan hikmat itu amat lebih dari pada kebodohan, seperti kemuliaan terang itu amat lebih dari pada kegelapan. 14 Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya.
  • Dan 2:28-30 : 28 Tetapi adalah Allah di dalam sorga, yang boleh menyatakan segala rahasia dan memberitahu kepada tuanku Nebukadnezar barang yang akan jadi pada kemudian hari; adapun mimpi tuanku dan segala khayal yang tuanku lihat pada peraduan tuanku inilah dia: 29 Adapun akan hal tuanku, pada masa tuanku dalam peraduan terbitlah kepikiran dalam hati tuanku akan barang yang akan jadi kemudian, maka Ia, yang boleh menyatakan segala rahasia, sudah memberitahu tuanku barang yang akan jadi. 30 Adapun akan patik ini, bukan sebab di dalam patik adalah barang hikmat terlebih dari pada segala orang lain, maka rahasia ini dinyatakan kepada patik, melainkan supaya tabirnya dimaklumkan kepada tuanku dan supaya diketahui oleh tuanku akan segala kepikiran hati tuanku itu.
  • Dan 2:47 : 47 Maka sahut baginda kepada Daniel, titahnya: Sebenarnyalah Allah kamu itulah Allah yang di atas segala dewata dan Tuhan atas segala raja, Ia yang menyatakan segala rahasia, tegal engkau dapat menyatakan rahasia ini!
  • Dan 4:18-19 : 18 Maka aku ini raja Nebukadnezar sudah melihat mimpi ini, sekarang, hai Beltsazar, ceriterakanlah tabirnya! karena segala orang alim dalam kerajaanku tiada dapat memberitahu akan tabirnya, tetapi engkau juga dapat, sebab roh dewata mulia raya adalah di dalammu. 19 Pada masa itu heranlah Daniel, yang bernama Beltsazar, dan tercengang-cengang ia kira-kira sejam lamanya dan kepikirannya mendebarkan hatinya! Maka titah baginda kepadanya: Hai Beltsazar! janganlah mimpi dan tabirnya itu memberi dahsyat engkau! Maka sahut Beltsazar, sembahnya: Ya tuanku! baiklah kiranya mimpi itu berlaku atas segala pembenci tuanku dan tabirnya atas segala musuh tuanku!
  • Mat 17:2 : 2 Maka berubahlah rupa-Nya di hadapan mereka itu, serta bersinarlah muka-Nya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih seperti terang siang adanya.
  • Kis 4:13 : 13 Tatkala mereka itu melihat keberanian hati Petrus dan Yahya itu, serta pula tampak tiada berpelajaran dan orang yang bersahaja, heranlah sekaliannya; maka baharulah dikenalnya keduanya, bahwa dahulu mereka itu bersama-sama dengan Yesus.
  • Kis 4:29 : 29 dan sekarang ini, ya Tuhan, tengoklah kiranya akan segala ugutnya itu, dan berilah kiranya hamba-hamba-Mu ini karunia mengatakan firman-Mu dengan terus terang,
  • Ayb 33:23 : 23 Bahwasanya adalah sertanya seorang malaekat penolong bicara, seorang di antara seribu, yang memberitahu kepada manusia barang yang patut diperbuatnya;
  • Ams 1:6 : 6 Akan mengerti perumpamaan dan ibarat, yaitu perkataan orang-orang alim dan segala rahasianya.
  • Kej 40:8 : 8 Maka sahut mereka itu akan dia: Kami telah bermimpi, tetapi di sini seorangpun tiada yang dapat menabirkannya. Maka kata Yusuf kepadanya: Bukankah segala tabir itu Allah punya? Katakanlah kiranya mimpimu itu kepadaku.
  • Kej 41:15-16 : 15 Maka titah Firaun kepada Yusuf: Bahwa aku telah bermimpi, maka seorangpun tiada yang dapat menabirkannya, tetapi telah kudengar kabar akan halmu, mengatakan: Serta suatu mimpi dikatakan sahaja kepadamu, maka engkau dapat menabirkannya. 16 Maka sahut Yusuf kepada Firaun, sembahnya: Bahwa ini bukannya dalam kuasa patik, maka Allah juga kelak memberitahu selamat Firaun.
  • Kej 41:38-39 : 38 Lalu titah Firaun kepada pegawainya: Manakah boleh kita mendapat seorang yang seperti ini, yang ada Roh Allah dalamnya. 39 Lalu titah Firaun kepada Yusuf: Sedang dinyatakan Allah akan dikau segala perkara ini, maka tiadalah seorang juapun yang budiman dan bijaksana seperti engkau.
  • Ams 17:24 : 24 Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.
  • Ams 24:5 : 5 Hanya orang yang bijaksana itulah kuat dan orang yang berpengetahuan itulah gagah, sehingga tiada ia teralahkan.
  • 1Kor 2:13-16 : 13 Maka barang yang kami katakan itu pun bukannya dengan pengajaran manusia, melainkan dengan pengajaran Roh, sambil membandingkan barang rohani dengan rohani. 14 Tetapi orang duniawi tiada menerima barang yang daripada Roh Allah itu, karena perkara itu menjadi kebodohan kepadanya, dan tiada dapat mengenalnya, sebab perkara itu diselidik dengan peri rohani. 15 Tetapi orang yang rohani itu menyelidiki segala perkara, maka ia sendiri tiada diselidik oleh seorang jua pun. 16 Karena siapakah yang mengetahui kasad Tuhan sehingga dapat mengajar Tuhan? Tetapi kita ini menaruh kasad Kristus.
  • Ef 6:19 : 19 dan karena aku pun, supaya aku dikaruniai perkataan di dalam hal membuka mulutku akan memberitakan rahasia Injil itu dengan berani hati.
  • 2Tim 4:17 : 17 Akan tetapi Tuhan sudah menyertai aku sambil menguatkan aku, supaya berita Injil termasyhur oleh sebab aku, dan segala orang kafir dapat mendengarnya; maka terlepaslah aku daripada mulut singa itu.
  • 2Ptr 1:20 : 20 Tetapi yang terutama sekali hendaklah kamu ingat perkara ini, yaitu tiada suatu nubuat di dalam Alkitab itu datang daripada akal orang sendiri,

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 2Inilah kataku: Perhatikanlah olehmu akan titah raja, seolah-olah engkau telah bersumpah demi Allah.

  • Pkh 8:4-5
    2 ayat
    73%

    4Barang di mana titah raja, di sanapun pemerintahan, dan siapakah boleh berkata kepadanya demikian: Apakah perbuatanmu?

    5Barangsiapa yang memeliharakan hukum, ia itu tiada melakukan jahat, maka hati orang bijak itu akan mencamkan ketika dan perinya.

  • Ams 1:5-6
    2 ayat
    73%

    5Barangsiapa yang berbudi itu akan mendengar dan padanya akan bertambah-tambah pengetahuan yang berguna, dan orang yang berakal itupun akan beroleh bicara yang berbudi.

    6Akan mengerti perumpamaan dan ibarat, yaitu perkataan orang-orang alim dan segala rahasianya.

  • 12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?

  • 72%

    11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

    12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 72%

    12Setelah itu maka berpalinglah aku hendak memandang hikmat, lagipun kebebalan dan kebodohan (siapa gerangan orang yang akan mengganti raja dalam milik segala sesuatu yang dikerjakan dahulu dari padanya?).

    13Maka kudapati akan kemuliaan hikmat itu amat lebih dari pada kebodohan, seperti kemuliaan terang itu amat lebih dari pada kegelapan.

    14Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya.

  • 8Apakah untung orang alim itu lebih dari pada orang bodoh? Apa guna bagi seorang orang miskin, jikalau ia tahu berjalan di hadapan segala orang yang hidup?

  • 20Maka dari mana gerangan datangnya hikmat itu? dan di mana gerangan tempat akal budi?

  • 72%

    16Maka pada masa yakin hatiku hendak mengetahui hikmat dan melihat segala syugul yang jadi di atas bumi, sehingga kerap kali mata orang tiada merasai tidur baik siang baik malam,

    17pada masa itu juga kulihat segala perbuatan Allah, yang tiada terduga oleh manusia, segala perbuatan yang jadi di bawah langit; jikalau manusia mengusahakan dirinya dalam mencahari dia sekalipun, tiada juga didapatinya akan dia kelak; bahkan, jikalau kata seorang alim sekalipun ia hendak mengetahui dia, tiada juga boleh didapatinya akan dia.

  • 13Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, dan manusia yang mendapat pengetahuan.

  • 1Bukankah Hikmat itu berseru-seru? bukankah akal budi itu menyaringkan suaranya?

  • 19Bahwa orang alim dikuatkan oleh hikmat terlebih dari pada kota benteng dikuatkan oleh sepuluh orang panglima perang.

  • 13Siapakah di antara kamu yang bijak dan berpengetahuan? Biarlah ia menunjukkan segala perbuatannya daripada kelakuan yang baik, dengan kebijakan yang lemah lembut.

  • 5Hanya orang yang bijaksana itulah kuat dan orang yang berpengetahuan itulah gagah, sehingga tiada ia teralahkan.

  • 71%

    8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.

    9Apakah diketahui olehmu yang tiada kami ketahui? engkau mengerti apakah, yang tiada serta kamipun?

  • 8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 19Karena siapa tahu kalau ia bodoh atau berbudi? Kendatilah, ia juga akan menjadi tuan atas segala sesuatu yang telah kuperbuat di bawah langit dengan begitu banyak usaha dan begitu banyak akal. Maka ini juga sia-sialah adanya.

  • 71%

    10Janganlah katamu: Apa mulanya maka segala zaman dahulu itu baik dari pada zaman ini? karena bukannya dengan akal budi engkau bertanyakan hal itu.

    11Hikmat disertakan milik pusaka itu baik dan ia itu suatu harta besar bagi orang yang memandang matahari.

  • 28Tetapi kepada manusia adalah firman-Nya: Bahwa takut akan Tuhan itulah hikmat adanya, dan menjauhkan diri dari pada jahat itulah akal budi.

  • 13Maka titah baginda kepada segala hakim yang tahu akan barang yang patut dalam hal ini (karena demikianlah adat dibicarakan segala hal ihwal kerajaan dalam majelis segala orang yang mengetahui hukum dan syarat;

  • 7Karena seorangpun tiada yang tahu apa akan jadi; maka siapa gerangan memberitahu kepadanya bilamana ia itu akan jadi?

  • 14Bahwa serta dengan aku adalah bicara yang baik dan ketetapan; aku inilah akal budi dan perkasa.

  • 36Siapakah sudah menaruh hikmat di dalam batin orang manusia, dan siapa gerangan sudah mengaruniakan akal budi dalam hatinya?

  • 2akan mengetahui pengajaran hikmat dan akan mengerti syarat budi.

  • 11Seorang kaya sangka akan dirinya pandai, tetapi orang papa yang berakal itu menyelidik akan dia.

  • 16Lalu kataku: Baiklah hikmat dari pada gagah; jikalau hikmat orang miskin dicelakan sekalipun dan tiada juga didengar orang akan barang katanya.

  • 8Bahwa orang akan dikenangkan sebab budinya, tetapi orang yang degil hatinya itu akan dibenci.

  • 8maka jikalau kiranya orang hidup beberapa berapa tahun lamanya, baiklah hatinya bersukacita akan sekalian itu, tetapi hendaklah ia ingat juga akan segala hari kegelapan, yang boleh menjadi banyak! Segala perkara yang jadi itu sia-sia adanya.

  • 11Karena hikmat itu terlebih baik dari pada mutiara, maka segala permata intanpun tiada dapat dibanding dengan dia.

  • 70%

    16Bahwa aku sudah berkata dalam hatiku demikian: Bahwasanya aku sudah membesarkan dan memperbanyakkan hikmat terlebih dari pada segala orang yang dahulu dari padaku kerajaan di Yeruzalem, dan hatiku sudah melihat kelimpahan ilmu dan pengetahuan.

    17Tetapi serta kutentukan dalam hatiku hendak mengetahui akan hikmat dan ilmu, akan kebodohan dan kebebalan, kudapati bahwa ia itu juga memenatkan hati.

  • 19Seperti air itu cermin muka orang, demikianpun hati itu cermin manusia.

  • 1Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya.

  • 9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.

  • 29Bahwa orang jahat mengeraskan mukanya, tetapi orang yang benar itu menentukan jalannya.

  • 3Bahwasanya akupun berakal seperti kamu juga; tiada aku tewas olehmu; siapa gerangan tiada tahu barang yang sebagainya?

  • 25Bahwa berbaliklah aku dengan segenap hatiku hendak mengetahui dan menyelidik dan mencahari hikmat dan kenyataan segala perkara, dan hendak mengerti kebodohan segala jahat dan kegilaan segala sasaran.

  • 9Berilah nasihat akan orang yang berbudi, maka kelak akan bertambah akal budinya; ajarlah akan orang yang benar, maka makinlah bertambah kelak pengetahuannya.

  • 8Bertanyakanlah kiranya segala bangsa zaman dahulukala, dan perhatikanlah pendapatan segala nenek moyang;

  • 13Lagipun sudah kulihat suatu perkara di bawah langit akan hal hikmat, sehingga besarlah rupanya kepadaku,

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 8Barangsiapa yang membeli akal budi itu mengasihi akan jiwanya, dan orang yang membekalkan pengetahuan itu mendapat barang yang terutama.