Amsal 27:19

Terjemahan Lama

Seperti air itu cermin muka orang, demikianpun hati itu cermin manusia.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yak 1:22-25 : 22 Tetapi hendaklah kamu menjadi penurut pengajaran itu, bukannya orang yang mendengar sahaja dengan memperdayakan dirinya sendiri. 23 Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin; 24 karena ia tampak dirinya dan pergi, langsung terlupa akan bagaimana rupanya itu. 25 Tetapi orang yang menyelidik hukum yang sempurna, yaitu hukum kemerdekaan, serta bertekun, tiada menjadi orang mendengar yang terlupa, melainkan orang yang menurut dengan sebenarnya, maka ialah orang yang berbahagia di dalam hal ia menurut itu.
  • Kej 6:5 : 5 Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
  • Mzm 33:15 : 15 Maka telah dijadikan-Nya hati mereka itu sekalian serta diamat-amati-Nya segala perbuatannya.
  • Mrk 7:21 : 21 Karena dari dalam, yaitu dari dalam hati orang, keluar pikiran yang jahat, zinah, curi, bunuhan,

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 77%

    17Besi menajamkan besi, demikianpun orang menajamkan akal orang.

    18Orang yang memeliharakan pokok ara ia itu akan makan buahnya; orang yang menunggui tuannya itu akan mendapat kemuliaan.

  • 5Jikalau niat dalam hati orang bagaikan air yang dalam-dalam sekalipun, maka orang yang berakal budi itu dapat mengeluarkan dia.

  • 4Perkataan beberapa orang adalah seperti air yang dalam-dalam, tetapi mata air hikmat itu memancarkan anak sungai yang jernih.

  • 7karena seperti orang yang menunggui dirinya, demikianlah adanya, maka katanya kepadamu kelak: Makan dan minumlah olehmu! tetapi hatinya jauh dari padamu.

  • 71%

    20Neraka dan kebinasaan tak pernah kenyang, demikianpun mata orang tak pernah kenyang.

    21Seperti kui bagi emas dan dapur bagi perak, demikianpun orang bagi mulut yang memuji dia.

  • 70%

    1Bahwa manusia adalah beberapa niat hatinya, tetapi jawab lidah itu dari pada Tuhan juga datangnya.

    2Segala jalan orang tampaklah benar kepada pemandangannya sendiri, tetapi Tuhan juga menimbangkan segala perasaan hati.

  • 23Bahwa jawab mulut menyebabkan kesukaan; baik sekali sepatah kata yang dikatakan pada masa yang patut.

  • 1Siapa gerangan dapat disamakan dengan seorang alim? siapakah mengetahui tafsir segala perkara? Bahwa hikmat itu memberi seri kepada muka manusia dan menghapuskan segala kerut dahinya.

  • 29Bahwa orang jahat mengeraskan mukanya, tetapi orang yang benar itu menentukan jalannya.

  • 69%

    1Bahwa hati raja adalah dalam tangan Tuhan seperti air sungai, dialirkan-Nya barang ke mana dikehendaki-Nya.

    2Segala jalan orang tampaklah betul kepada pemandangannya sendiri, tetapi ditimbang Tuhan akan segala hati adanya.

  • 69%

    23Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin;

    24karena ia tampak dirinya dan pergi, langsung terlupa akan bagaimana rupanya itu.

  • 9Minyak harum dan bau-bauan menggemari hati orang, demikianpun kemanisan sahabat dari karena nasihat hatinya.

  • 4adakah pada-Mu mata kedagingan? lihatkah Engkau selaku manusia melihat?

  • 69%

    19Maka jikalau barang seorang telah merusakkan tubuh samanya manusia, maka sekadar perbuatannya hendaklah diperbuat akan diapun:

    20luka akan ganti luka dan mata akan ganti mata dan gigi akan ganti gigi; barang apa celaka yang didatangkannya kepada tubuh orang, demikianpun hendak didatangkan atas dia.

  • 14Dari pada buah-buah mulut tiap-tiap orang dikenyangkan dengan kebaikan, seperti upah diberikan akan dia sebab pekerjaan tangannya.

  • 11Adakah mata air memancutkan air tawar dan air pahit daripada mata air yang satu itu juga?

  • 13Hati yang bersukacita memaniskan muka, tetapi percintaan dalam hati menindihkan nyawa.

  • 68%

    25Bahwa kabar baik yang datang dari negeri yang jauh itu laksana air sejuk kepada orang yang lelah.

    26Orang benar yang bimbang hati di hadapan orang-orang fasik, ia itu seperti pancaran air yang keruh dan mata air yang telah rusak adanya.

  • 4Karena demikian engkau kelak beroleh karunia dan keridlaan, baik dari pada pihak Allah baik dari pada pihak manusia.

  • 9Adakah baik bagimu jikalau disaksamainya akan kamu? Bolehkah pada sangkamu dibuat olok-olok akan Dia, seperti dibuat olok-olok akan manusia?

  • 16Istimewa pula kebencianlah dan bau busuklah orang, yang minum kejahatan seperti ia minum air!

  • 19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?

  • 29Janganlah katamu: Seperti perbuatannya akan daku, demikianpun aku hendak membalas akan dia, aku hendak membalas masing-masing sekadar perbuatannya.

  • 67%

    21Banyaklah niat dalam hati orang, tetapi tak dapat tiada hanya takdir Tuhan juga akan jadi.

    22Bahwa kehendak orang kecil itulah kebajikannya; maka lebih baik orang yang miskin dari pada orang kaya yang tiada menaruh hati murah.

  • 26Barangsiapa yang memberi jawab dengan perkataan yang patut, ia itu mengatupkan mulut orang seperti dengan kucup.

  • 15Dalam cahaya wajah raja adalah selamat, dan keridlaannya laksana awan pada musim hujan akhir.

  • 35Adapun orang yang baik mengeluarkan barang yang baik daripada perbendaharaan hati yang baik; dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat daripada perbendaharaan hati yang jahat.

  • 45Adapun orang yang baik, mengeluarkan barang yang baik daripada perbendaharaan hati yang baik; dan orang yang jahat, mengeluarkan barang yang jahat daripada perbendaharaan hati yang jahat; karena melimpah dari dalam hati melalui mulutnya.

  • 24Orang yang bersahabat dengan sebarang orang, ia itu mengadakan suah akan dirinya, tetapi sahabat yang betul itu lebih bersangkut paut dari pada seorang saudara.

  • 11Hai anakku! hendaklah engkau berbudi, dan sukakanlah hatiku, supaya dapat aku memberi jawab akan orang yang mencelakan daku.

  • 2Maka orang itu akan seperti perlindungan dari pada angin ribut dan persembunyian dari pada air bah dan seperti anak sungai di tempat yang kering dan seperti naung bukit batu besar di tanah yang kekeringan.

  • 26Bahwa ia meminta doa dengan rajin kepada Allah, yang kelak berkenan akan dia; bahwa ia menghadap hadiratnya dengan sukacita hatinya, karena dikembalikannya kebenarannya kepada manusia.

  • 25Percintaan dalam hati orang itu menindih akan dia, tetapi perkataan yang baik dapat mempersenangkan hatinya.

  • 3Baiklah dukacita dari pada tertawa, karena muram muka membaiki hati.

  • 20Bahwa buah-buah mulut tiap-tiap orang akan mengenyangkan perutnya, dan hasil lidahnyapun akan memadamkan dia.

  • 7Sesungguhnya siapa gerangan yang seperti Ayub, orang yang sudah kena sindiran seperti minum air?

  • 8Kepadamu juga hatiku berkata, akan Dikau juga mataku mencahari; bahwa aku mencahari hadirat-Mu, ya Tuhan!

  • 3Bahwa kui adalah bagi perak dan dapurpun bagi emas, tetapi Tuhan yang menguji akan segala hati.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 10Mereka itu juga akan mengajar engkau dan dikatakannya kepadamu dan dikeluarkannya perkataan dari dalam hatinya.

  • 21Jikalau musuhmu berlapar berikanlah dia roti akan dimakan, jikalau ia berdahaga, berikanlah air akan diminum olehnya;

  • 11Barangsiapa yang suci hatinya, ia itu dikasihi raja dan yang petah lidah, ia itulah sahabatnya.