Amsal 22:11

Terjemahan Lama

Barangsiapa yang suci hatinya, ia itu dikasihi raja dan yang petah lidah, ia itulah sahabatnya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 16:13 : 13 Bahwa lidah yang benar itulah kesukaan raja, dan dikasihinya akan orang yang mengatakan perkara yang betul-betul.
  • Mat 5:8 : 8 Berbahagialah segala orang yang suci hatinya, karena mereka itu akan memandang Allah.
  • Mzm 101:6 : 6 Bahwa mataku akan memandang kepada orang yang setiawan dalam negeri, supaya mereka itu duduk sertaku, dan barangsiapa yang menjalani jalan yang betul ia itu akan menjadi hambaku.
  • Ams 14:35 : 35 Bahwa keridlaan raja adalah akan hambanya yang berbudi, tetapi murkanya atas orang yang mendatangkan malu.
  • Luk 4:22 : 22 Maka sekalian orang itu pun menyungguhkan Dia, serta heran akan perkataan yang elok keluar daripada mulut-Nya, sambil katanya, "Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
  • Dan 2:46-49 : 46 Maka pada masa itu sujudlah baginda raja Nebukadnezar dengan mukanya sampai ke bumi menyembah Daniel, dan dititahkannya orang membawa akan hadiah dan kemenyan kepadanya akan persembahan. 47 Maka sahut baginda kepada Daniel, titahnya: Sebenarnyalah Allah kamu itulah Allah yang di atas segala dewata dan Tuhan atas segala raja, Ia yang menyatakan segala rahasia, tegal engkau dapat menyatakan rahasia ini! 48 Maka sebab itu dibesarkan baginda akan Daniel, dikaruniakannya kepadanya beberapa berapa anugerah yang besar, dan diangkatnya akan dia jadi pemerintah seluruh benua Babil dan penghulu segala orang alim yang di Babil itu. 49 Tetapi dipinta Daniel kepada baginda, supaya ditanggungkan pemerintahan benua Babil itu atas Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego, maka Daniel tetap juga dalam pintu istana baginda.
  • Dan 3:30 : 30 Kemudian dilantik baginda akan Saderakh, Mesakh dan Abed-nego dalam pemerintahan benua Babil.
  • Dan 6:20-23 : 20 Maka pada waktu fajar, pagi-pagi sekali, bangunlah baginda, lalu dengan segera pergilah baginda ke keleburan singa itu. 21 Serta sampailah baginda ke keleburan singa itu, berserulah baginda kepada Daniel dengan amat merdu bunyi suaranya, katanya kepada Daniel: Hai Daniel! hamba Allah yang hidup, adapun Allahmu, yang engkau berbuat bakti kepada-Nya dengan segala tulus hatimu, dapatkah Ia melepaskan dikau juga dari pada segala singa itu? 22 Maka sembah Daniel kepada baginda: Daulat tuanku! 23 Bahwa Allah patik juga sudah menyuruhkan malaekat-Nya, yang mengatupkan mulut segala singa itu, supaya jangan diusiknya akan patik, sebab telah didapati akan patik tiada bersalah di hadapan-Nya dan lagi akan tuankupun tiada patik berbuat barang sesuatu yang salah!
  • Kej 41:39-57 : 39 Lalu titah Firaun kepada Yusuf: Sedang dinyatakan Allah akan dikau segala perkara ini, maka tiadalah seorang juapun yang budiman dan bijaksana seperti engkau. 40 Tak dapat tiada engkau kujadikan penghulu dalam istanaku, maka segala rakyatku akan menurut perintahmu, hanya takhta ini sahaja aku akan lebih dari pada engkau. 41 Dan lagi titah Firaun kepada Yusuf: Bahwasanya aku mengangkat akan dikau menjadi penghulu dalam seluruh benua Mesir. 42 Maka Firaunpun mencabut cincin dari pada tangannya, dikenakannya pada tangan Yusuf serta disuruhnya akan dia berpakaikan kain khasah yang halus, serta dihiasinya lehernya dengan suatu rantai emas. 43 Lalu dinaikkannyalah ke atas rata, pangkat yang kedua, yang ada baginya; maka orangpun berseru-serulah di hadapannya: Bertelutlah kamu! Demikianlah diangkat Firaun akan dia menjadi pemerintah atas seluruh benua Mesir itu. 44 Maka titah Firaun kepada Yusuf: Bahwa akulah Firaun, tetapi dengan tiada engkau seorangpun tiada boleh mengangkat tangannya atau kakinya dalam seluruh benua Mesir. 45 Maka dinamai oleh Firaun akan Yusuf itu: Zafnat-Paaneyah, serta diberinya akan dia Asenat, anak Potifera, imam di On, akan isterinya. Maka Yusufpun keluarlah pergi melihat seluruh benua Mesir. 46 Maka adalah umur Yusuf tiga puluh tahun tatkala ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Maka Yusufpun bermohonlah kepada Firaun, lalu dijalaninyalah akan segala benua Mesir. 47 Maka dalam tujuh tahun kelimpahan itu keluarlah hasil dari tanah itu sepenuh-penuh tangan banyaknya. 48 Maka dikumpulkan oleh Yusuf dari pada segala makanan yang di tanah Mesir dalam tujuh tahun kelimpahan itu, serta ditaruhnya makanan itu dalam negeri-negeri, maka dalam tiap-tiap negeri ditaruhnya akan hasil tanah jajahannya. 49 Maka demikianlah dikumpulkan Yusuf akan gandum yang seperti pasir di laut banyaknya, sehingga berhentilah orang dari pada membilang dia, karena tiada tepermanai banyaknya. 50 Maka sebelum datang segala tahun bala kelaparan itu jadilah bagi Yusuf dua orang anaknya laki-laki, diperanakkan baginya oleh Asenat, anak Potifera, imam di On. 51 Maka dinamai oleh Yusuf akan anaknya yang sulung itu Manasye, katanya: Karena Allah telah melupakan akan daku dari pada segala kesukaranku dan dari pada segenap rumah bapaku. 52 Maka dinamainya akan anaknya yang kedua itu Efrayim, katanya: Karena Allah telah membiakkan daku dalam negeri kesukaranku. 53 Maka tujuh tahun kelimpahan yang telah jadi di negeri Mesir itu, genaplah sudah; 54 maka tujuh tahun bala kelaparan itu mulai datang, seperti yang dikatakan oleh Yusuf; maka adalah bala kelaparan dalam segala negeri, tetapi dalam seluruh benua Mesir adalah makanan. 55 Kemudian dari pada itu segala isi negeri Mesirpun kelaparanlah, lalu berserulah orang banyak itu kepada Firaun meminta makan. Maka titah Firaun kepada segala orang Mesir itu: Pergilah kamu mendapatkan Yusuf, perbuatlah olehmu akan barang yang dikatakannya kepadamu kelak. 56 Hata, apabila bala kelaparan telah datang atas segala negeri itu, maka dibukakan oleh Yusuf akan segala gedung yang ada isinya, lalu dijualnyalah kepada segala orang Mesir, karena sangat besarlah bala kelaparan itu dalam negeri Mesir. 57 Maka dari pada segala negeri datanglah orang ke Mesir mendapatkan Yusuf, hendak membeli gandum, karena sangat besarlah bala kelaparan dalam segala negeri itu.
  • Ezr 7:6-9 : 6 berjalanlah Ezra ini dari negeri Babil, maka adalah ia seorang katib yang alim pada taurat Musa, yang sudah diberikan oleh Tuhan, Allah orang Israel, maka dikaruniakan baginda akan dia segala kehendaknya, sekadar tangan Tuhan, Allahnya, berlaku atasnya. 7 Demikianpun berjalanlah beberapa orang dari pada bani Israel dan dari pada segala imam dan orang Lewi dan segala biduan dan penunggu pintu dan Netinim, lalu pergi ke Yeruzalem pada tahun yang ketujuh dari pada kerajaan Artahsasta. 8 Maka sampailah ia ke dalam Yeruzalem pada bulan yang kelima, yaitu pada tahun yang ketujuh dari pada kerajaan raja itu. 9 Karena pada bulan yang pertama sehari bulan itu mulailah mereka itu berjalan dari Babil dan pada bulan yang kelima sehari bulan sampailah ia ke Yeruzalem, sekadar tangan Allahnya yang murah berlaku atasnya. 10 Karena Ezrapun sudah membetulkan hatinya akan menyelidik taurat Tuhan hendak melakukan dia dan akan mengajarkan orang Israel segala syariat dan syarat. 11 Adapun inilah salinan surat yang dianugerahkan baginda raja Artahsasta kepada Ezra, imam dan katib, yaitu mufasir segala perkataan firman Tuhan dan segala syariatnya bagi orang Israel.
  • Neh 2:4-6 : 4 Maka titah baginda kepadaku: Apakah sekarang pintamu kepadaku? Maka pada ketika itu aku meminta doa kepada Allah yang di sorga! 5 Lalu sembahku kepada baginda: Jikalau tuanku sudi dan tuanku berkenan akan patik di hadapan hadirat tuanku, suruhkan apalah patik ke tanah Yehuda, ke negeri tempat pekuburan nenek moyang patik, supaya patik bangunkan dia pula. 6 Maka titah baginda kepadaku, sementara permaisuri adalah bersemayam pada sisi baginda: Berapa lama kiranya perjalananmu itu dan bilamana engkau akan kembali? Maka ridlalah baginda menyuruhkan daku, setelah sudah kutentukan harinya.
  • Est 10:3 : 3 Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, perdana menteri pada baginda raja Ahasyweros, dan besarlah ia di antara segala orang Yahudi dan kekasih segala saudaranya, sebab disengajakannya selamat bangsanya dan dikatakannya barang yang baik bagi segala anak cucunya.
  • Mzm 45:2 : 2 Bahwa nyanyian kesukaan terbitlah dari dalam hatiku dan kukatakan syairku akan hal Raja itu, maka lidahku seperti kalam seorang yang pantas menyurat.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 78%

    12Hendaklah jadi suatu kebencian kepada raja membuat jahat, karena takhtanya ditetapkan dengan kebenaran.

    13Bahwa lidah yang benar itulah kesukaan raja, dan dikasihinya akan orang yang mengatakan perkara yang betul-betul.

    14Bahwa kehangatan murka raja itu seperti malak-almaut; maka sebab itu orang yang berbudi akan memadamkan dia.

    15Dalam cahaya wajah raja adalah selamat, dan keridlaannya laksana awan pada musim hujan akhir.

  • 16dan segala sesuatu yang dalam aku akan bergemar apabila engkau kelak mengatakan perkara yang betul-betul.

  • 10Bahwa dalam mulut raja adalah keputusan segala perselisihan; maka iapun akan tiada salah dalam hukum.

  • 12Bahwa mata Tuhan memeliharakan pengetahuan, tetapi perkataan orang murtad dibongkar-bangkir-Nya.

  • 21Orang yang berbudi hatinya itu akan digelar bijaksana, dan manislah lidah barangsiapa yang meramaikan pengetahuan yang berguna.

  • 28Kemurahan dan kebenaran memeliharakan raja, maka dengan kebajikan ditetapkannya takhtanya.

  • 9Minyak harum dan bau-bauan menggemari hati orang, demikianpun kemanisan sahabat dari karena nasihat hatinya.

  • 18karena selamatlah bagimu, jikalau engkau menaruh akan dia dalam hatimu dan selalu ia sedia pada bibirmu;

  • 22Bahwa lidah bercabang itu kebencian kepada Tuhan, tetapi orang yang berlaku dengan tulus hatinya itulah kesukaannya.

  • 4Yaitu orang yang suci tangannya dan jernih hatinya, dan yang tiada membawa hatinya kepada sia-sia dan yang tiada bersumpah dusta.

  • 2Bahwa nyanyian kesukaan terbitlah dari dalam hatiku dan kukatakan syairku akan hal Raja itu, maka lidahku seperti kalam seorang yang pantas menyurat.

  • 35Bahwa keridlaan raja adalah akan hambanya yang berbudi, tetapi murkanya atas orang yang mendatangkan malu.

  • 6Banyaklah orang yang memuji-muji akan orang bangsawan, dan masing-masing orang hendak bersahabat dengan orang yang memberikan anugerah.

  • 2Orang yang berjalan dengan tulus hatinya, dan yang mengerjakan kebajikan, dan yang berkata benar dalam hatinya.

  • 4Karena demikian engkau kelak beroleh karunia dan keridlaan, baik dari pada pihak Allah baik dari pada pihak manusia.

  • 10Karena: Orang yang suka akan hidup, dan beroleh masa yang baik hendaklah ia menahan lidahnya daripada mengatakan yang jahat, dan bibirnya supaya jangan mengatakan barang tipu daya;

  • 26Bahwa dalih-dalih orang jahat itu kebencian kepada Tuhan, tetapi perkataan dari pada kasih itulah bagi-Nya suatu persembahan yang suci.

  • 7Bahkan, langitan mulutku bernafas kebenaran, maka kejahatan itu kebencian kepada bibirku.

  • 7Tiada patut sekali-kali seorang peloba menjanji perkara besar-besar, istimewa pula jikalau seorang bangsawan tiada menyampaikan janjinya.

  • 23Bahwa hati orang yang berpengetahuan itu menjadikan petah lidahnya, serta menambahkan pengajaran kepada bibirnya.

  • 9Orang yang menudungkan salah itu menuntut kasih, tetapi yang membongkar-bangkir perkara, ia itu menjauhkan dari padanya jikalau sahabatnya yang terbaik sekalipun.

  • 3Bahwa perkataanku menyatakan kelak tulus hatiku dan segala pengetahuan bibir mulutku dengan terangnya.

  • 69%

    19Barangsiapa yang suka akan perbantahan, iapun suka akan dosa, dan barangsiapa yang meninggikan pintunya, ia itu mencahari kebinasaan.

    20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.

  • 69%

    31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.

    32Bahwa bibir orang yang benar itu suka akan perkara yang patut, tetapi mulut orang jahat itu suka akan perkara membinasakan.

  • 24Orang yang bersahabat dengan sebarang orang, ia itu mengadakan suah akan dirinya, tetapi sahabat yang betul itu lebih bersangkut paut dari pada seorang saudara.

  • 8Bahwa orang akan dikenangkan sebab budinya, tetapi orang yang degil hatinya itu akan dibenci.

  • 8Barangsiapa yang membeli akal budi itu mengasihi akan jiwanya, dan orang yang membekalkan pengetahuan itu mendapat barang yang terutama.

  • 27dan kepada orang yang suci Engkaupun suci, tetapi orang yang terbalik itu Engkau tebang.

  • 140Bahwa firman-Mu itu telah diuji sangat, maka sebab itu hamba-Mu ini mengasihi akan dia.

  • 5Barangsiapa yang menipu sahabatnya, maka mata anak-anaknyapun akan jadi kabur.

  • 2supaya engkau mengindahkan budi dan bibirmu menaruh akan pengetahuan.

  • 10Halaukanlah orang pengolok-olok itu ke luar, maka perkelahianpun akan keluar sertanya, dan perselisihan dan kecelaanpun akan berhenti.

  • 24Buangkanlah dari padamu cupar mulut, dan jauhkanlah dari padamu segala dolak-dalik bibir.

  • 7Bahwa mulut orang yang berbudi itu menghamburkan pengetahuan, tetapi hati orang bodoh bukannya demikian.

  • 20Adapun orang yang bercabang hatinya, ia itu kebencian kepada Tuhan; tetapi orang yang benar jalannya itu kesukaannya.

  • 12Adapun perkataan yang terbit dari pada mulut orang alim, ia itu mendatangkan keridlaan kepadanya, tetapi lidah orang bodoh membawa akan dia kepada kebinasaan.

  • 23Barangsiapa yang memeliharakan mulutnya dan lidahnya, ia itu melepaskan dirinya dari pada beberapa kesusahan.

  • 17Besi menajamkan besi, demikianpun orang menajamkan akal orang.

  • 5ceraikanlah orang jahat dari hadapan raja, maka takhta baginda akan ditetapkan kelak oleh kebenaran.

  • 1Bahwa hati raja adalah dalam tangan Tuhan seperti air sungai, dialirkan-Nya barang ke mana dikehendaki-Nya.

  • 26Barangsiapa yang memberi jawab dengan perkataan yang patut, ia itu mengatupkan mulut orang seperti dengan kucup.

  • 1Bahwa manusia adalah beberapa niat hatinya, tetapi jawab lidah itu dari pada Tuhan juga datangnya.

  • 14Seorang raja yang membicarakan hal orang miskin dengan setia, maka takhtanya akan kekal tetap selama-lamanya.

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 15Adalah emas dan beberapa banyak manikam, tetapi mulut yang berpengetahuan itu indah-indah seperti permata intan.