Ayub 40:5
Mari, hiasilah kiranya dirimu dengan kebesaran dan ketinggian; berpakaikanlah kemuliaan dan keindahan!
Mari, hiasilah kiranya dirimu dengan kebesaran dan ketinggian; berpakaikanlah kemuliaan dan keindahan!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Maka disahut Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:
2Sekarangpun ikatlah pinggangmu seperti seorang laki-laki, maka Aku hendak bertanyakan dikau; sahutlah akan Daku.
3Maukah engkau meniadakan hukum-Ku? maukah engkau menyalahkan Daku, supaya engkau dapat membenarkan dirimu?
4Adakah padamu lengan seperti lengan Allah? dapatkah engkau berguruh dengan bunyi suaramu seperti Allah?
6Hamburkanlah olehmu kehangatan amarahmu! barangsiapa yang kaulihat tinggi-tinggi itu, rendahkanlah dia.
7Taklukkanlah segala orang congkak dan binasakanlah segala orang fasik, barang di mana kaudapati akan dia.
14Bahwasanya tiada ia menegur aku, maka akupun tiada hendak menyahut akan dia dengan perkataan yang seperti perkataan kamu itu.
15Bagaimana mereka ini termangu-mangu, tiada mereka ini terkata-kata lagi; segala perkataan sudah lenyap dari padanya.
16Berapa lamapun aku menanti-nanti, tiada juga mereka ini berkata-kata, mereka ini tinggal termangu-mangu, tiada menyahut lagi.
17Akan daku, maka akupun hendak memberi jawab, akupun hendak menyatakan perasaan hatiku.
31Perhatikanlah ini, hai Ayub! dengarlah akan daku, diamlah, maka aku hendak berkata-kata.
32Jikalau kiranya adalah dalih padamu, sahutlah akan daku; katakanlah dia, karena sukalah aku membenarkan dikau.
1Maka disahut Ayub kepada Tuhan, sembahnya:
13Mengapa maka engkau berbantah-bantah dengan Dia, karena tiada Ia memberi jawab dari pada segala perbuatannya.
14Bahwa sekali dua kali Allah berfirman juga, tetapi tiada ia itu diperhatikan.
14Maka bagaimana gerangan dapat aku melawan Dia? apa perkataan dapat kupilih akan memberi jawab kepada-Nya?
15Jikalau aku tiada bersalah sekalipun, maka tiada juga aku berani memberi jawab kepada-Nya melainkan aku akan meminta kasihan dari pada Hakimku.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
22Kemudian panggillah oleh-Mu akan daku, maka aku akan memberi jawab, atau biarlah aku berkata dan hendaklah Engkau menyahut.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Lalu disahutlah Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:
19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.
20Hanya dua perkara ini jangan kauperbuat akan daku, maka tiada aku akan menyembunyikan diriku dari hadapan hadirat-Mu;
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Maka Ayubpun melanjutkan pula ibaratnya, katanya:
4Maka sekarangpun hendaklah kiranya Engkau mendengar, maka aku akan berkata-kata; aku hendak bertanya; hendaklah kiranya Engkau menyahuti aku.
1Maka Ayubpun melanjutkan pula ibaratnya, katanya:
1Maka disahut Ayub, katanya:
2Nantilah dahulu sedikit, maka aku akan mengajar engkau, karena adalah lagi beberapa sebab akan membenarkan Allah.
1Maka disahut Ayub, katanya:
32Bahwasanya bukan Ia manusia adanya seperti aku ini, sehingga aku dapat memberi jawab kepadanya, dan menghadap hukum bersama-sama dengan Dia.
20Akupun hendak berkata-kata, supaya lapanglah pula hatiku, aku hendak membuka mulutku serta menyahut.
2Maka sahut Ayub, katanya:
13Biarkanlah akan daku, maka aku hendak berkata-kata, kendatilah berlaku atasku barang apapun baik!
31Sudahkah ia bersembah kepada Allah demikian: Bahwa aku sudah disiksa, maka tiada aku berdosa pula;
32tunjuk apalah kepadaku barang yang tiada tahu kulihat; jikalau kiranya aku akan membuat dia pula.
11Maka sebab itu tiada aku mau menahankan lidahku, melainkan aku mau berkata-kata dengan kepicikan nyawaku, dan berkeluh dengan kepahitan hatiku.
1Maka sesungguhnya, hai Ayub, dengarlah kiranya olehmu akan kataku dan berilah telinga akan perkataanku.
2Bahwasanya aku sudah membuka mulutku, lidahku berkata-kata di bawah langitan mulutku.
20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.
7Arakian, setelah sudah Tuhan berfirman segala perkara ini kepada Ayub, maka firman Tuhan kepada Elifaz, orang Temani itu, bunyinya: Bahwa murka-Ku bernyala-nyala akan dikau dan akan kedua sahabatmu itu, sebab segala katamu akan Daku tiada dengan sebenarnya seperti kata Ayub, hamba-Ku itu.
22Karena tahunku, yang sedikit bilangannya, itu hampir akan lalu, maka aku pergi dari pada jalan yang tiada akan kujalani kembali.
3Jikalau dikehendakinya berhukum dengan dia, dalam seribu tiada satu yang dapat disahut olehnya kepadanya.
35maka aku akan berkata-kata kelak dengan tiada takut akan Dia, karena tiada aku berasa salah.
5Aku akan mendapat tahu segala perkataan yang disahut-Nya kepadaku, dan aku akan mengerti barang yang dikatakan-Nya kepadaku kelak.
16Maka berdirilah ia, tetapi tiada kuketahui rupanya, hanya adalah suatu lembaga di hadapan mataku, dan adalah sunyi senyap, lalu kudengar bunyi suara mengatakan:
3Tiadakah kesudahannya segala perkataan sombong ini? apakah yang mengajak kamu akan menyahut?