Ratapan 3:18
Maka sebab itu kataku: Segala beraniku sudah hilang dan segala harapku pada Tuhanpun.
Maka sebab itu kataku: Segala beraniku sudah hilang dan segala harapku pada Tuhanpun.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Selamat sudah dijauhkan dari pada hatiku, tiada kuketahui lagi akan barang yang baik.
15Maka di mana gerangan pengharapanku sekarang? dan siapa gerangan dapat memperlihatkan aku pengharapan itu?
9Kemulianku sudah ditanggalkannya dari padaku dan makotakupun sudah dilalukannya dari pada kepalaku.
10Bahwa Ia sudah merombak aku berkeliling, sehingga aku sengajakan mati, dan ditumbangkannya harapku seperti sebatang pohon kayu.
10Ya Tuhan! segala rinduku adalah di hadapan hadirat-Mu dan pengeluhkupun tiada tersembunyi dari pada-Mu.
19Ingatlah kiranya akan kesukaranku dan sengsaraku; semuanya itu hia dan empedu belaka.
9Maka tiada Engkau menyerahkan aku kepada tangan seteru, melainkan Engkau telah menjejakkan kakiku pada tempat yang luas.
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
11Apa gerangan kuatku, maka aku boleh harap lagi? apakah akan ajalku, maka aku hendak melanjutkan umurku lagi?
4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.
7Bukankah manusia itu berjalan lalu seperti bayang-bayang, bukankah mereka itu menyusahkan dirinya dengan cuma-cuma, dikumpulkannya harta bendanya, tetapi tiada diketahuinya siapa akan mengambil dia kelak?
13Bukankah aku sunyi dari pada segala pertolongan? bukankah segala jalan selamat tersakat bagiku?
21Maka ini juga hendak kuperhatikan, dan sebab ini haraplah juga aku:
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
24Hendaklah kata hatiku: Tuhan juga bahagianku; sebab itu haraplah aku pada-Nya.
15Bahwa aku seperti air yang tercurah, dan segala tulang-tulangkupun tercerailah, maka hatikupun seperti lilin telah hancurlah meleleh di dalam isi perutku.
11Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.
6Bahwa segala hariku lajunya terlebih dari pada torak; lenyaplah sudah sekaliannya dan tiada dapat diharap kembali.
15Bahkan, aku ini seperti seorang yang tiada mendengar dan yang dalam mulutnya tiada balas kata.
81Bahwa pingsanlah hatiku oleh rindu akan selamat-Mu, dan aku menantikan perjanjian-Mu.
82Maka mataku merenung-renung akan perjanjian-Mu, sambil kataku: Bilakah Engkau akan menghiburkan daku?
2Karena Engkau juga Allah kuatku; mengapa maka Engkau membuang aku? mengapa aku berjalan selalu dengan berkabung sebab dianiaya oleh seteruku?
11Segala hariku sudah lalu, segala niatku sudah dibatalkan, dan segala kehendak hatikupun.
22Segala puji bagi Tuhan, yang telah menyatakan keridlaan-Nya akan daku dengan ajaib-ajaib di dalam negeri yang berkota benteng.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
14Beratlah tindihnya kuk segala kejahatanku; diikat bersama-sama oleh tangan-Nya dan dikenakan kepada tengkukku! kuatku sudah dilemahkan-Nya, dan akupun diserahkan oleh Tuhan kepada tangan orang yang tiada tertawan olehku.
16Maka sebab itu sekarang nyawaku mencucurkan dirinya di dalam aku, dan hari kesukaran sudah menangkap aku.
5Karena Engkau juga pengharapanku, ya Tuhan Hua, dan kepercayaanku dari pada masa kecilku.
23apabila segala bangsa berhimpun bersama-sama dan segala kerajaanpun sefakat hendak berbuat bakti kepada Tuhan.
4Maka kataku: Bahwa aku sudah dibuang dari hadapan mata-Mu; kendatilah aku juga akan memandang pula kaabah kesucian-Mu.
12Umurku sudah lalu dan dipindahkan dari padaku seperti sebuah pondok orang gembala; aku sudah memutuskan hidupku selaku orang tenun, terkeratlah ia itu dari pada orang kebanyakan, sehari semalam lagi maka Engkau menghabiskan daku!
19Dibahagi-bahaginya pakaianku di antaranya dan dibuangnya undi atas jubahku.
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
11dari karena murka-Mu dan amarah-Mu yang amat sangat; karena Engkau telah mengangkat akan daku, lalu Engkau membuangkan daku pula.
14Karena aku telah mendengar fitnah kebanyakan orang; ketakutan ada berkeliling, karena mereka itu berbicara bersama-sama dari halku dan bermufakat hendak mengambil jiwaku.
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
54Bahwa segala airpun sudah mengalun-alun di atas kepalaku, lalu kataku: Sudah putuslah harapku.
5Bahwa aku menantikan Tuhan, jiwaku menantikan Dia dan aku harap akan firman-Nya.
1Mazmur Daud bagi biduan besar, pada Ayalet Hasyakhar.
19Bahwa Ia sudah mencampakkan daku ke dalam lumpur, sehingga aku sudah disamakan dengan abu dan duli.
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
19Wai bagiku dari karena lukaku! bagaimana pedih rasanya penyakitku! sehingga kataku: Aduh, apa macam penyakit ini, bagaimana aku dapat menderita dia?
20Bahwa kemahku sudah rusak, segala alinya putus, segala anakku sudah meninggalkan daku, mereka itu tiada lagi; seorangpun tiada yang membentangkan kemahku dan yang menggantungkan kelambunya.
4Karena segala hari hidupku lenyaplah seperti asap, dan segala tulangku kekeringanlah seperti bara api.
17Karena kataku: Janganlah kiranya mereka itu bersukacita akan daku apabila kakiku tergelincir, dan jangan mereka itu membesarkan dirinya sebab aku.
17Jangan apalah Engkau bagiku akan pagar tembok yang sudah roboh; Engkau juga perlindunganku pada masa kesukaran.
9Maka pada siang hari Tuhan menyuruhkan kemurahan-Nya dan pada malam nyanyian-Nya adalah sertaku dan doa kepada Allah yang menghidupkan daku.
20Bahwa Engkau juga mengetahui kecelaanku dan maluku dan kehinaanku, maka segala orang yang menyesakkan daku itu adalah di hadapan-Mu.
7Bahwasanya segala kuatku sudah hilang, Engkau sudah membinasakan segala isi rumahku.