Ratapan 5:9
Kami pergi mencahari makan dengan membelanjakan nyawa kami, dari karena pedang di padang belantara.
Kami pergi mencahari makan dengan membelanjakan nyawa kami, dari karena pedang di padang belantara.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Kulit tubuh kami sudah jadi hitam seperti dapur dari karena kesangatan lapar.
3Bahwa kami ini anak piatu yang tiada berbapa, dan ibu kamipun seperti perempuan janda adanya.
4Air minumpun kami beli dengan uang juga dan kayu apipun kami bayar besar harganya.
5Kami merasai sengsara pada tengkuk kami, dan kami dikejar sampai letih lesu; tiadalah perhentian bagi kami.
6Kami sudah berjabat tangan dengan orang mesir dan dengan orang Asyurpun, hendak dikenyangkan dengan makanan.
8Hamba-hambapun memerintahkan kami, maka seorangpun tiada yang menyentak kami dari dalam tangannya.
9Untunglah orang yang mati dimakan pedang dari pada orang yang mati sebab lapar; karena orang ini makin lama makin surut seperti orang yang tertikam, sebab tanahnya tiada lagi berhasil.
18Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
19Segala pengusir kami pantas dari pada burung nasar di udara; di atas pegunungan disambarnya akan kami dengan sangat geramnya, dan di padangpun diadang-adangnya akan kami!
11Lalu kata segala tua-tua patik dan segala orang isi negeri patik kepada patik ini: Ambillah olehmu perbekalan pada tanganmu akan perjalanan, pergilah mendapatkan mereka itu, lalu hendaklah kamu katakan kepadanya: Bahwa patik sekalian ini hamba tuanku, sebab itu perbuatlah kiranya dengan patik suatu perjanjian.
12Adapun roti patik ini adalah lagi panas pada masa patik mengambil dia dari dalam rumah akan bekal, pada masa patik berjalan hendak mendapatkan tuanku, maka sekarang, tengok apalah bagaimana kering dan berlapuk adanya.
3yang kurus dari pada kekurangan dan kelaparan, dan yang pergi mengikis ke padang tandus, ke tanah yang rusak dan sunyi senyap;
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
25Janganlah kamu keluar ke padang dan janganlah kamu berjalan di luar, karena di sana adalah pedang musuh dan kegentaran keliling.
3Maka kata bani Israel kepada keduanya: Aduh, baiklah kami mati oleh tangan Tuhan di Mesir tatkala kami lagi duduk hampir dengan periuk yang berisi daging dan makan roti sampai kenyang; niscaya kamu telah membawa akan kami keluar dari sana lalu masuk ke dalam padang belantara ini hendak membunuh segenap perhimpunan ini dengan kelaparan.
5Sambil berlapar dan berdahaga, sehingga pingsanlah hati di dalamnya.
6Tetapi sekarang kurus keringlah kita; satupun tiada di hadapan mata kita melainkan manna itu sahaja!
20Pada masa bala kelaparan akan dilepaskan-Nya engkau dari pada mati, dan pada masa perangpun dari pada mata pedang.
9Karena sesungguhnya bapa-bapa kita sudah rebah mati dimakan pedang, dan oleh sebab itu juga anak-anak kita laki-laki dan perempuan dan segala bini kitapun sudah tertawan.
5Maka kata orang banyak itu kepada Allah dan kepada Musa: Mengapa maka engkau telah membawa akan kami naik dari Mesir, supaya kami matikah di padang belantara ini? karena di sini rotipun tiada, airpun tiada, dan hati kami jemu akan roti yang terlalu hina ini.
2Karena adalah setengah orang berkata demikian: Bahwa anak-anak laki-laki dan perempuan kami, sekalian kami ini banyak adanya, maka sebab itu kami sudah membeli utang gandum, supaya kami boleh makan dan hidup.
3Dan kata setengah orang pula: Bahwa kami sudah menggadaikan segala bendang kami dan kebun anggur kami dan rumah kami, supaya pada masa bala kelaparan ini boleh kami membeli utang gandum.
4Dan lagi adalah setengah orang berkata demikian: Bahwa kami sudah menggadaikan bendang kami dan kebun anggur kami, supaya beroleh uang akan membayar upeti kepada raja.
5Kendatilah daging darah kamipun seperti daging darah saudara kami juga dan anak laki-laki kamipun seperti anak laki-laki mereka itu; bahwasanya kami merendahkan anak kami laki-laki dan perempuan akan hamba beli, bahkan, dari pada anak perempuan kami adalah beberapa orang dalam kuasa orang lain, maka tiada kami dapat menebus dia, dan orang lain pula memeganglah segala bendang dan kebun anggur kami.
14Dengan segera juga orang yang terbelenggu itu akan dilepaskan; tiada ia akan mati di dalam penjara, dan tiada ia akan kekurangan rezeki.
5Mereka itu seperti keledai hutan di gurun, yang keluar pagi hari akan mencahari makan; maka padang itu memberi makan akan dia dan akan anak-anaknyapun.
25Mengapa maka Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, dan melupakan kesukaran dan sengsara kami?
15Diluar adalah pedang, di dalam adalah bala sampar dan lapar; barangsiapa yang di dusun itu mati dimakan pedang dan barangsiapa yang di dalam negeri itu dihabiskan oleh lapar dan bala sampar.
15Karena mereka itu lari dari pada pedang yang terhunus, dan dari pada busur yang terbentang, dan dari pada kesangatan peperangan.
3Mengapa Tuhan hendak membawa kami masuk ke dalam negeri itu, supaya kami dimakan pedang dan anak bini kami menjadi tawanan! Bukankah baik kami balik kembali ke Mesir sahaja?
5Hasil tanahnya dimakan habis oleh orang yang berlapar dan dirampas juga jikalau dari tengah-tengah duri sekalipun, dan segala harta benda mereka itu disamun.
19hendak Ia merebut mereka itu dari pada maut dan menghidupkan mereka itu pada masa bala kelaparan.
17sehingga sama sekali mereka itu kekurangan roti dan air dan seorang memandang kepada seorang dengan bimbang hatinya dan mereka itu makin lama makin habis dalam kejahatannya.
7Maka telah luput jiwa kami seperti seekor burung luput dari pada jerat orang pemikat; jeratnya telah putus dan kamipun luput.
36Bahwa sesungguhnya pada hari ini kamilah hamba, bahkan, di dalam negeri yang sudah Kaukaruniakan kepada nenek moyang kami supaya dimakan oleh mereka itu akan buahnya dan akan baiknya, bahwasanya di dalamnya itu kami ini hamba jua.
37Maka tanah itu memperbanyakkan hasilnya bagi segala raja yang telah Kauangkat atas kami oleh karena segala dosa kami; maka mereka itu memerintahkan badan kami dan segala binatang kami dengan sekehendak hatinya, maka kamipun di dalam hal kepicikan sangat.
23Ia mengembara ke sana ke mari hendak mencahari makan, diketahuinya bahwa beberapa hari kegelapan sudah ditentukan baginya.
12Bolakkah kata kami kepadamu di Mesir: Lalulah engkau dari pada kami dan biarkanlah kami diperhamba oleh orang Mesir? Karena dari pada mati dalam padang belantara ini remaklah kami diperhamba oleh orang Mesir.
25Maka sekarangpun mengapa maka kami akan mati kelak, dimakan api yang besar ini? Jikalau lebih lama lagi dan selalu kami mendengar suara Tuhan, Allah kami, niscaya matilah kami kelak.
3niscaya sudah ditelannya akan kami hidup-hidup, pada masa amarahnya bernyala-nyala akan kami;
5Adapun tanah yang dari padanya terbitlah roti, yaitu dalamnya dibongkar oleh api.
15Bagaimana nenek moyang kami telah turun ke Mesir dan kami duduk di Mesir beberapa tahun lamanya, dan bagaimana orang Mesir menganiaya akan kami dan akan nenek moyang kami,
3Maka sebab itu telah direndahkan-Nya hatimu, disuruh-Nya dahulu kamu berlapar, lalu diberi-Nya akan kamu makan manna, yang tiada kamu kenal dan yang tiada dikenal oleh nenek moyangmupun, hendak diberi-Nya tahu kamu, bahwa adapun hidup manusia itu bukan bergantung kepada makanan sahaja, melainkan hidup manusia itu bergantung kepada segala firman yang terbit dari pada Tuhan.
15Bahwa orang menantikan selamat, tetapi tiada datang barang sesuatu yang baik; orang menantikan masa kesembuhan, hanya sesungguhnya adalah kekejutan.
10Bahwa kita meraba-raba ke pagar dinding selaku orang buta dan kita merayau seperti orang yang tiada bermata; pada tengah hari juga kita terantuk seperti pada waktu samar muka, bahwa dengan segala gaya kita, maka kita seperti orang mati juga.
11Maka datanglah bala kelaparan ke atas seluruh tanah Mesir dan Kanaan itu beserta dengan kesukaran yang besar, sehingga nenek moyang kita tiada lagi dapat makanan.
29dan air madu dan minyak sapi dan kambing domba dan keju susu lembu, dibawanya kepada Daud dan kepada segala rakyat yang sertanya, supaya mereka itu makan karena katanya: Bahwa orang itu berlapar dan penat dan berdahaga di padang belantara ini.
18Tetapi semenjak kami berhenti dari pada membakar dupa dan mempersembahkan persembahan minuman kepada Permaisuri di langit, kami kekurangan juga segala sesuatu dan kamipun sudah dibinasakan oleh pedang dan oleh lapar.
17Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
4Jikalau kata kita: Mari kita masuk ke dalam negeri, maka dalam negeri adalah bala kelaparan, niscaya kita akan mati kelak di sana; dan jikalau kiranya kita tinggal di sini, tak dapat tiada kita mati juga; sebab itu, mari kita membuang diri kita kepada tentara orang Syam, jikalau dihidupinya akan kita, maka kitapun hiduplah, dan jikalau dibunuhnya akan kita, tak dapat tiada kita akan mati juga.