Lukas 17:6

Terjemahan Lama

Maka kata Yesus, "Jikalau kamu menaruh iman sebesar biji sesawi, maka kamu berani mengatakan pada pohon ara ini: Tercabutlah dan tertanam di laut, maka ia menurut perintahmu kelak.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mat 17:20 : 20 Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Oleh sebab kurang imanmu, karena dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau kamu menaruh iman sebesar biji sesawi, maka kamu berani mengatakan pada gunung ini: Pindahlah engkau dari sini ke sana, niscaya berpindahlah ia kelak; bahkan, tiada barang sesuatu pun yang mustahil padamu.
  • Mat 21:21 : 21 Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau kamu menaruh iman dan tiada bimbang, maka bukannya sahaja kamu dapat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan atas pohon ara ini, melainkan jikalau kamu berkata kepada bukit ini: Terangkatlah engkau dan terbuang ke dalam laut, tak dapat tiada akan jadi kelak.
  • Mrk 9:23 : 23 Tetapi sahut Yesus kepadanya, "Bagaimana: Kalau boleh? Segala perkara boleh jadi bagi orang yang percaya."
  • Mrk 11:22-23 : 22 Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Percayalah akan Allah. 23 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, barangsiapa yang akan berkata kepada gunung ini: Terangkatlah engkau dan tercampaklah ke dalam laut! Dan tiada bimbang di dalam hatinya, melainkan yakin, bahwa perkataannya jadi kelak, niscaya jadilah baginya.
  • Luk 13:19 : 19 Yaitu seumpama sebiji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di dalam kebunnya sendiri; maka tumbuhlah benih itu, lalu menjadi pohon, dan burung-burung di udara pun bersarang di cabang-cabangnya."
  • Mat 13:31-32 : 31 Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu seumpama sebiji sesawi, yang diambil orang, ditaburkannya di ladangnya. 32 Sungguhpun ia itu tampak terlebih kecil daripada segala jenis benih, tetapi apabila ia tumbuh, besarlah ia daripada sekalian pokok sayur-sayuran, dan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara pun datang bersarang di cabang-cabangnya."
  • 1Kor 13:2 : 2 Dan jikalau aku dapat karunia bernubuat, dan aku mengetahui segala rahasia dan segala marifat, dan jikalau aku menaruh iman yang sempurna, sehingga dapat aku memindahkan segala gunung sekalipun, tetapi aku tiada menaruh kasih, niscaya aku bukan suatu apa pun.
  • Luk 19:4 : 4 Maka berlarilah ia dahulu, lalu memanjat sepohon ara hendak melihat Yesus, karena dari situlah Ia akan lalu.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 86%

    19Setelah itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dengan senyap-senyap serta berkata, "Apakah sebabnya kami ini tiada dapat membuangkan setan itu?"

    20Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Oleh sebab kurang imanmu, karena dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau kamu menaruh iman sebesar biji sesawi, maka kamu berani mengatakan pada gunung ini: Pindahlah engkau dari sini ke sana, niscaya berpindahlah ia kelak; bahkan, tiada barang sesuatu pun yang mustahil padamu.

    21Tetapi sejenis ini dengan suatu pun tiada dapat keluar, hanyalah dengan doa dan puasa sahaja."

  • 84%

    19Serta dipandang-Nya sepohon ara di sisi jalan, pergilah Ia ke situ, dan didapati-Nya satu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya, "Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya." Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu.

    20Apabila murid-murid itu melihat hal yang demikian, maka mereka itu pun heranlah, serta berkata, "Bagaimanakah pohon ara ini telah layu dengan seketika itu juga?"

    21Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau kamu menaruh iman dan tiada bimbang, maka bukannya sahaja kamu dapat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan atas pohon ara ini, melainkan jikalau kamu berkata kepada bukit ini: Terangkatlah engkau dan terbuang ke dalam laut, tak dapat tiada akan jadi kelak.

    22Dan barang apa pun yang kamu pinta di dalam doamu, jikalau dengan yakin, niscaya kamu akan beroleh."

  • 5Maka berkatalah rasul-rasul itu kepada Yesus, "Tambahilah iman kami!"

  • 79%

    20Tatkala mereka itu lalu pada pagi-pagi, mereka itu nampak pohon ara itu sudah kering sampai ke akarnya.

    21Maka teringatlah Petrus akan hal itu, lalu berkata kepada-Nya, "Ya Rabbi, tengoklah, pohon ara, yang Rabbi kutuki ini, sudah layu."

    22Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Percayalah akan Allah.

    23Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, barangsiapa yang akan berkata kepada gunung ini: Terangkatlah engkau dan tercampaklah ke dalam laut! Dan tiada bimbang di dalam hatinya, melainkan yakin, bahwa perkataannya jadi kelak, niscaya jadilah baginya.

    24Sebab itu Aku berkata kepadamu: Barang apa yang kamu pohonkan dan pinta, jikalau kamu yakin seolah-olah sudah kamu terima, niscaya kamu akan beroleh.

  • 77%

    30Maka kata-Nya, "Bagaimanakah hendak kita ibaratkan kerajaan Allah, atau dengan perumpamaan apakah dapat kita terangkan hal itu?

    31Yaitu sebagai benih sebiji sesawi, apabila ditaburkan di tanah, nampak terlebih kecillah ia daripada segala jenis benih di bumi ini,

    32tetapi setelah sudah ditabur, tumbuhlah ia, lalu menjadi lebih besar daripada segala pokok sayur-sayuran serta mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara pun dapat bersarang di bawah daun yang rindang itu."

  • 76%

    18Setelah itu kata Yesus, "Apakah yang seumpama kerajaan Allah, dan dengan apakah hendak Kuumpamakan dia?

    19Yaitu seumpama sebiji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di dalam kebunnya sendiri; maka tumbuhlah benih itu, lalu menjadi pohon, dan burung-burung di udara pun bersarang di cabang-cabangnya."

    20Maka kata-Nya pula, "Dengan apakah hendak Kuumpamakan kerajaan Allah?

  • 75%

    31Suatu perumpamaan yang lain pula dibentangkan-Nya di hadapan mereka itu, kata-Nya, "Bahwa kerajaan surga itu seumpama sebiji sesawi, yang diambil orang, ditaburkannya di ladangnya.

    32Sungguhpun ia itu tampak terlebih kecil daripada segala jenis benih, tetapi apabila ia tumbuh, besarlah ia daripada sekalian pokok sayur-sayuran, dan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara pun datang bersarang di cabang-cabangnya."

  • 7Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang menenggala atau menggembala, yang berkata tatkala hamba itu balik dari bendang: Mari lekas duduk makan?

  • 73%

    6Maka dikatakan-Nya perumpamaan ini, "Adalah seorang mempunyai sepohon ara ditanam di dalam kebun anggurnya; maka datanglah ia mencari buahnya pada pohon itu, tetapi tiada didapatinya.

    7Lalu katanya kepada penunggu kebun itu: Tengoklah, sudah tiga tahun lamanya aku datang mencari buah pada pohon ara ini, tiada dapat; tebanglah dia, apa gunanya lagi ia menyempitkan tanah itu?

    8Maka ia pun menyahut sambil berkata kepadanya: Ya Tuan, biarkanlah dia lagi tahun ini, sehingga sahaya mencangkul kelilingnya dan membajakkan dia,

    9jikalau ia berbuah lagi kemudian hari, baiklah; jikalau tiada, bolehlah Tuan menebang dia."

  • 26Maka kata-Nya lagi, "Demikianlah kerajaan Allah sebagai seorang yang menabur benih di tanah,

  • 13Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Sesuatu tanaman, yang tiada ditanam oleh Bapa-Ku yang di surga, ialah akan dicabut.

  • 7Jikalau kamu tetap di dalam Aku, dan perkataan-Ku tetap di dalam kamu, pintalah barang apa yang kamu kehendaki, itu akan dikaruniakan kepadamu kelak.

  • 9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.

  • 23Tetapi sahut Yesus kepadanya, "Bagaimana: Kalau boleh? Segala perkara boleh jadi bagi orang yang percaya."

  • 40Maka berkatalah Yesus kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu begitu takut? Belumkah kamu percaya?"

  • 11Maka inilah arti perumpamaan itu: Adapun benih itulah Perkataan Allah.

  • 30Jikalau sedemikian Allah menghiasi rumput di padang, yang ada pada hari ini dan esoknya dibuangkan ke dalam dapur api, apatah lagi Ia melebihkan kamu, hai orang yang kurang percaya?

  • 28Jikalau sedemikian Allah menghiasi rumput di padang, yang ada pada hari ini dan esoknya dibuangkan ke dalam dapur api, apatah lagi Ia melebihkan kamu, hai orang yang kurang percaya.

  • 26Maka berkatalah Ia kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu takut, hai kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Ia sambil melarang angin dan ombak itu; maka jadilah teduh sekali.

  • 10Maka kata segala pohon itu kepada pokok ara: Marilah engkau, jadilah raja kami.

  • 29Maka dikatakan-Nya kepada mereka itu suatu perumpamaan, "Tengoklah pohon ara dan segala pohon lain!

  • 33Jikalau dikatakan pohon kayu itu baik, maka buahnya pun baik, jikalau dikatakan pohon kayu itu jahat, maka buahnya pun jahat juga. Karena pohon kayu itu dapat dikenal daripada buahnya.

  • 10Apabila didengar oleh Yesus demikian, heranlah Ia sambil berkata kepada orang yang mengikut Dia, "Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di antara orang Israel pun belum pernah Aku melihat iman yang seteguh ini.

  • 5Dan diambilnya dari pada biji-bijian tanah itu, ditanamnya dalam bendang yang ditentukannya tempatnya pada tanah yang banyak airnya.

  • 19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.

  • 5"Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benihnya; maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu dipijak-pijak orang, dan burung-burung dari udara pun makan sehingga habis benih itu.

  • 9Maka murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya apa arti perumpamaan ini.

  • 25Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Di manakah imanmu?" Maka takutlah mereka itu serta heran sambil berkata seorang kepada seorang, "Siapakah Ia ini, yang memerintah angin dan air, sehingga menurut Dia?"

  • 9Sekarangpun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuah yang baik, ia itu akan ditebang dan dibuang ke dalam api."

  • 13Demi terpandang dari jauh sepohon ara yang berdaun, pergilah Ia melihat kalau-kalau boleh dapat apa-apa padanya; tatkala Ia sampai ke situ, suatu pun tiada dijumpai-Nya, melainkan daun sahaja; karena belum sampai musim buah ara.

  • 19Dan lagi kata-Nya kepada orang itu, "Bangunlah engkau pulang! Imanmu sudah menyelamatkan engkau."

  • 6Tetapi biarlah ia memohonkan dengan iman, dengan tiada bimbang; karena orang yang bimbang itu seumpama ombak laut, yang ditiup angin terhantar ke sana ke mari.

  • 10Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.