Lukas 6:44

Terjemahan Lama

sebab tiap-tiap pohon kayu dikenal daripada buahnya sendiri, karena daripada pokok duri tiada orang memetik buah ara, dan daripada semak duri tiada orang memetik buah anggur.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mat 12:33 : 33 Jikalau dikatakan pohon kayu itu baik, maka buahnya pun baik, jikalau dikatakan pohon kayu itu jahat, maka buahnya pun jahat juga. Karena pohon kayu itu dapat dikenal daripada buahnya.
  • Yak 3:12 : 12 Hai saudara-saudaraku, bolehkah pohon ara berbuahkan buah zaitun, atau pohon anggur berbuahkan buah ara? Maka tiada boleh air masin mengeluarkan air tawar.
  • Yud 1:12 : 12 Maka inilah orang yang menjadi cacat cela di dalam segala perjamuan kasihmu, apabila mereka itu makan jamu bersama kamu, dengan tiada malu, memperdulikan diri sendiri sahaja, laksana awan yang tiada berair dibawa oleh angin; seperti pohon pada akhir musim kemarau, tiada berbuah, yang dua kali mati, dan tercabut dengan akarnya;
  • Gal 5:19-23 : 19 Maka perbuatan menurut hawa nafsu itu telah nyata, yaitu zinah, kecemaran, percabulan, 20 menyembah berhala, hobatan, perseteruan, perkelahian, cemburuan, kemarahan, perlawanan, perceraian, bidat, 21 dengki, mabuk, berlazat-lazat dan sebagainya. Maka akan hal segala perkara itu lagi aku berkata kepadamu, seperti yang dahulu sudah kukatakan kepadamu, bahwa orang yang mengamalkan segala perkara yang demikian itu tiada akan mewarisi kerajaan Allah. 22 Tetapi buah-buahan Roh, ialah kasih, sukacita, perdamaian, panjang hati, kemurahan, kebaikan, setiawan, 23 lemah lembut, tahan nafsu. Maka tiada ada hukum yang melarangkan yang demikian.
  • Tit 2:11-13 : 11 Karena sudahlah kelihatan anugerah Allah yang mendatangkan keselamatan kepada segala manusia, 12 dan yang mengajar kita supaya kita menolakkan keadaan yang fasik dan segala hawa nafsu dunia ini, lalu melakukan diri kita di dalam dunia ini dengan sopan, dan dengan adil, dan dengan ibadat, 13 serta menantikan pengharapan yang berkat dan kenyataan kemuliaan yang Mahabesar dan Juruselamat kita Kristus Yesus,

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 43Karena tiadalah pohon kayu yang baik, yang berbuahkan buah yang tiada baik, atau pohon kayu yang buruk, yang berbuahkan buah yang baik,

  • 87%

    16Daripada buah-buahannya kamu akan mengenali dia. Pernahkah orang memetik buah anggur daripada pokok duri, atau buah ara daripada pokok onak?

    17Demikian juga tiap-tiap pohon kayu yang baik, berbuahkan buah yang baik; tetapi pohon kayu yang jahat, berbuahkan buah yang jahat.

    18Tiada dapat pohon kayu yang baik berbuahkan buah yang jahat, atau pohon yang jahat itu berbuahkan buah yang baik.

    19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.

    20Sebab itu daripada buah-buahannya kamu akan mengenali dia.

  • 84%

    33Jikalau dikatakan pohon kayu itu baik, maka buahnya pun baik, jikalau dikatakan pohon kayu itu jahat, maka buahnya pun jahat juga. Karena pohon kayu itu dapat dikenal daripada buahnya.

    34Hai bangsa ular, masakan dapat kamu mengatakan barang yang baik, sedang kamu sendiri jahat? Karena melimpah dari dalam hati melalui mulut.

    35Adapun orang yang baik mengeluarkan barang yang baik daripada perbendaharaan hati yang baik; dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat daripada perbendaharaan hati yang jahat.

  • 45Adapun orang yang baik, mengeluarkan barang yang baik daripada perbendaharaan hati yang baik; dan orang yang jahat, mengeluarkan barang yang jahat daripada perbendaharaan hati yang jahat; karena melimpah dari dalam hati melalui mulutnya.

  • 9Sekarangpun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuah yang baik, ia itu akan ditebang dan dibuang ke dalam api."

  • 78%

    6Maka dikatakan-Nya perumpamaan ini, "Adalah seorang mempunyai sepohon ara ditanam di dalam kebun anggurnya; maka datanglah ia mencari buahnya pada pohon itu, tetapi tiada didapatinya.

    7Lalu katanya kepada penunggu kebun itu: Tengoklah, sudah tiga tahun lamanya aku datang mencari buah pada pohon ara ini, tiada dapat; tebanglah dia, apa gunanya lagi ia menyempitkan tanah itu?

  • 10Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.

  • 12Hai saudara-saudaraku, bolehkah pohon ara berbuahkan buah zaitun, atau pohon anggur berbuahkan buah ara? Maka tiada boleh air masin mengeluarkan air tawar.

  • 74%

    1"Aku inilah Pokok Anggur yang benar, dan Bapa-Ku ialah Pembelanya.

    2Tiap-tiap carang di dalam Aku yang tiada berbuah dikerat-Nya; dan tiap-tiap carang yang berbuah dibersihkan-Nya, supaya makin lebat lagi ia berbuah.

  • 5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.

  • 8Tetapi jikalau tanah itu mengeluarkan semak duri dan onak, terbuanglah ia dan berdekat dengan laknat, maka kesudahannya akan terbakar.

  • 19Serta dipandang-Nya sepohon ara di sisi jalan, pergilah Ia ke situ, dan didapati-Nya satu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya, "Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya." Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu.

  • 7Ada juga separuh jatuh di tengah semak duri, maka duri itu pun tumbuh serta membantutkan benih itu, sehingga tiadalah ia berbuah.

  • 9jikalau ia berbuah lagi kemudian hari, baiklah; jikalau tiada, bolehlah Tuan menebang dia."

  • 73%

    4Hendaklah kamu tetap di dalam Aku, dan Aku juga di dalam kamu. Sama seperti carang tiada dapat berbuah dengan kuasa dirinya sendiri, jikalau tiada tetap pada pokok anggur, demikian juga kamu pun tiada dapat, jikalau tiada kamu tetap di dalam Aku.

    5Aku inilah Pokok Anggur yang benar, dan kamulah carang-carangnya. Siapa yang tetap di dalam Aku, dan Aku pun di dalam dia, ialah berbuah lebat; karena kalau tiada beserta dengan Aku, suatu pun tiada dapat kamu perbuat.

    6Jikalau barang seorang tiada tetap di dalam Aku, terbuanglah ia ke luar sama seperti carang itu, serta menjadi kering; kemudian ia itu dikumpulkan orang, dibuangkannya ke dalam api, lalu hangus.

  • 73%

    13Demi terpandang dari jauh sepohon ara yang berdaun, pergilah Ia melihat kalau-kalau boleh dapat apa-apa padanya; tatkala Ia sampai ke situ, suatu pun tiada dijumpai-Nya, melainkan daun sahaja; karena belum sampai musim buah ara.

    14Maka kata Yesus padanya, "Janganlah barang seorang pun makan lagi buah daripadamu selama-lamanya." Maka murid-murid-Nya mendengar perkataan ini.

  • Gal 6:7-8
    2 ayat
    73%

    7Janganlah kamu tersesat: Allah tiada boleh diolok-olokkan; karena barang yang ditabur orang, itu juga akan dituainya.

    8Karena barangsiapa yang menabur di dalam hawa nafsunya itu akan menuai kebinasaan daripada hawa nafsunya; tetapi barangsiapa yang menabur di dalam Roh itu, akan menuai hidup yang kekal daripada Roh itu.

  • 72%

    29Maka dikatakan-Nya kepada mereka itu suatu perumpamaan, "Tengoklah pohon ara dan segala pohon lain!

    30Apabila kamu melihat pohon itu baharu bertunas, kamu sendiri ketahui bahwa musim panas sudah hampir.

  • 72%

    28Maka bumi itu mengeluarkan buah dari dirinya sendiri, mula-mula kecambah, kemudian mayangnya, akhirnya butir gandum yang sepenuh-penuhnya di dalam mayang itu.

    29Maka pada masa buahnya masak, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah sampai musim menuai."

  • 13Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Sesuatu tanaman, yang tiada ditanam oleh Bapa-Ku yang di surga, ialah akan dicabut.

  • 71%

    14Maka yang jatuh di tengah-tengah semak duri itu, ialah orang yang sudah mendengar, dan serta berjalan dibantutkan oleh kuatir dan kekayaan dan kesukaan dunia ini, maka tiadalah mengeluarkan buah dengan sempurnanya.

    15Tetapi yang di tanah yang baik itu, ialah orang, yang sesudahnya mendengar Perkataan itu, berpegang teguh di dalam hati yang tulus dan baik, lalu mengeluarkan buah dengan bertekun.

  • 8Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat.

  • 30Adapun buah-buah orang yang benar itulah dari pada pohon kehidupan dan barangsiapa yang mengambil hati orang, ia itulah orang berbudi adanya.

  • 6Di padang mereka itu menyabit makanannya dan dipetiknya buah yang ketinggalan di dalam kebun anggur si penganiaya itu.

  • 28Ambillah ibaratnya daripada pohon ara. Pada ketika carangnya lembut, dan daunnya bertunas, memang kamu ketahui, bahwa musim panas sudah hampir.

  • 14Dari pada buah-buah mulut tiap-tiap orang dikenyangkan dengan kebaikan, seperti upah diberikan akan dia sebab pekerjaan tangannya.

  • 37Karena di dalam hal inilah sebenar-benar makna pepatah itu: Lain orang menabur, lain orang menuai.

  • 2Hai anak Adam! apakah lebihnya kayu pokok anggur itu dari pada segala kayu yang lain? atau cabang pokok anggur di antara segala kayu di hutan?

  • 4Kebun anggur-Ku itu dipengapakan lagi, yang belum Kuperbuat akan dia? Mengapa sementara Aku bernanti-nanti akan buah anggur, maka dikeluarkannya buah yang busuk?

  • 70%

    9(karena buah-buahan terang itulah kebaikan dan keadilan dan kebenaran),

  • 12Bahwa orang jahat itu menuju jaring orang jahat, tetapi akar orang yang benar makin lama makin banyak buahnya.

  • 6Adapun orang dusun yang berlelah itu, patutlah ia mula-mula mendapat buah-buahan itu.

  • 18Orang yang memeliharakan pokok ara ia itu akan makan buahnya; orang yang menunggui tuannya itu akan mendapat kemuliaan.

  • 2Maka telah dipagarinya akan dia dan disucikannya tanahnya dari pada segala batu, lalu ditanaminya dengan beberapa pokok anggur yang indah-indah dan dibangunkannya sebuah rumah peranginan di tengah-tengahnya dan dibuatnya pula apitan anggur yang terpahat di dalamnya, maka bernanti-nantilah ia kalau hasilnya buah-buah anggur yang baik, tetapi hasilnya buah busuk belaka.

  • 32Ambillah ibaratnya daripada pohon ara: Pada ketika carangnya lembut dan daunnya bertunas, memang kamu ketahui, bahwa musim panas sudah hampir.