Matius 22:6
Maka orang lain pula memegangkan hamba-hambanya, menistai dan membunuh dia.
Maka orang lain pula memegangkan hamba-hambanya, menistai dan membunuh dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Maka murkalah baginda itu, lalu disuruhkannya laskarnya membinasakan segala orang pembunuh itu serta membakar negerinya.
8Lalu titahnya kepada segala hambanya: Sungguhpun perjamuan kawin itu sudah sedia, tetapi orang jemputan itu tiada berlayak.
34Apabila hampir musim buah, maka disuruhkannya segala hambanya kepada orang dusun itu akan menerima buahnya.
35Orang dusun itu pun memegangkan hamba-hambanya, yang seorang dipukulnya, dan seorang dibunuhnya, dan seorang lagi dirajamnya.
36Lalu disuruhkan oleh tuan itu pula hamba yang lain, lebih banyak daripada yang mula-mula itu; maka diperbuat oleh orang dusun ke atasnya seperti yang dahulu.
37Pada akhirnya disuruhkannya kepada mereka itu anaknya laki-laki, katanya: Tak dapat tiada orang dusun itu akan menghormatkan anakku ini.
38Tetapi apabila orang dusun itu melihat anaknya itu, lalu berkatalah mereka itu sama sendirinya: Inilah warisnya; marilah kita membunuh dia, dan mengambil warisannya.
39Maka mereka itu pun memegangkan dia serta mencampakkan ke luar dari dalam kebun anggur itu, lalu membunuh dia.
40Apabila datang tuan yang empunya kebun anggur itu, apakah kelak diperbuatnya ke atas orang dusun itu?"
41Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Dengan sejahat-jahat bunuh tuan itu akan membunuh orang jahat itu, dan kebun anggur itu pun disewakannya pula kepada orang dusun yang lain, yaitu yang menyerahkan buah kepadanya pada musimnya."
2Maka pada musimnya disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya ia dapat menerima hasil kebun anggur itu daripada tangan orang dusun itu.
3Lalu orang dusun itu memegangkan dia, memalu dan menghalaukan dia dengan hampanya.
4Dan lagi ia menyuruhkan kepada mereka itu seorang hamba yang lain, maka hamba itu pun dilukakan oleh mereka itu di kepalanya serta dipermalukan.
5Lagi pula ia menyuruh orang lain, maka orang itu pun dibunuh oleh mereka itu, dan banyaklah orang lain lagi disuruhnya, maka orang-orang itu pun separuh dipukul, dan separuh dibunuh oleh mereka itu.
6Adalah lagi padanya seorang, yaitu anaknya laki-laki yang dikasihinya, maka pada akhirnya ia menyuruhkan dia kepada mereka itu, sebab pikirannya: Tentu mereka itu menghormatkan anakku ini.
7Tetapi kata orang-orang dusun itu sama sendiri: Inilah warisnya; mari, biarlah kita membunuh dia, dan pusaka itu menjadi hak kita.
8Lalu dipegangkannya dia, dan dibunuhnya, serta dibuangkannya ke luar kebun anggur itu.
9Apakah kelak diperbuat oleh tuan yang empunya kebun anggur itu? Tak dapat tiada ia akan datang membunuh segala orang dusun itu, lalu memberikan kebun anggur itu kepada orang lain.
3lalu menyuruhkan hamba-hambanya memanggil orang jemputan pada perjamuan kawin itu, tetapi tiadalah mereka itu mau datang.
4Maka disuruhkannya pula hamba yang lain, titahnya: Katakanlah kepada orang jemputan itu: Ingatlah, perjamuanku sudah aku sediakan, maka lembu-lembuku dan binatang yang tambun sudah bersembelih, dan semuanya sudah sedia; datanglah kepada perjamuan kawin.
5Tetapi tiada juga mereka itu peduli serta pergi, seorang ke ladangnya, dan seorang ke perniagaannya.
10Maka pada musim anggur disuruhkannya seorang hambanya kepada orang dusun itu, supaya mereka itu menyerahkan kepadanya sebahagian daripada buah kebun anggur itu. Tetapi orang dusun itu memalu dia serta mengusir pergi dengan tangan kosong.
11Lalu disuruhkannya pula seorang hambanya yang lain; maka hamba itu pun dipalunya dan dinistakannya sambil diusirnya pergi dengan tangan kosong juga.
12Kemudian disuruhkannya hambanya yang ketiga; tetapi hamba itu pula dilukakannya, lalu ditolakkannya ke luar.
13Maka kata tuan kebun anggur itu: Apakah pula hendak kuperbuat lagi? Baik kusuruhkan anakku yang kukasihi; barangkali mereka itu akan menghormatkan dia.
14Tetapi apabila orang dusun itu melihat anaknya itu, maka berbicaralah mereka itu sama sendirinya, katanya: Inilah warisnya; marilah kita membunuh dia, supaya pusakanya menjadi hak kita.
15Lalu dicampakkannya dia ke luar kebun anggur itu dan dibunuhnya. Apakah sekarang akan diperbuat oleh tuan kebun anggur ke atas orang dusun itu?
16Niscaya ia akan datang membunuh segala orang dusun itu, lalu menyerahkan kebun anggur itu kepada orang lain pula." Setelah didengarnya perkataan demikian, maka mereka itu pun berkatalah, "Dijauhkan Allah!"
27Tetapi segala seteruku itu yang tiada suka aku menjadi raja mereka itu, bawalah ke mari dan bunuh mereka itu di hadapanku."
13Maka titah baginda itu kepada hambanya: Ikatlah kaki tangannya, buangkan ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.
30Tetapi tiadalah ia mau, hanyalah ia pergi membuangkan kawannya itu ke dalam penjara, sehingga dijelaskannya utang itu.
31Apabila dilihat oleh segala kawannya barang yang berlaku itu, berdukacitalah mereka itu amat sangat, lalu pergi menyatakan kepada tuannya segala hal itu.
14Tetapi anak negerinya itu membenci dia, lalu menyuruh seorang utusan mengikut dia, mengatakan: Kami tiada mau orang ini menjadi raja kami.
15Tatkala ia kembali daripada menerima kerajaan itu, maka disuruhnya panggil segala hamba yang diberi uang perak itu datang kepadanya, supaya diketahuinya berapa pendapatan masing-masing di dalam perniagaan itu.
34Maka marahlah tuannya itu, lalu diserahkannya dia kepada penunggu penjara, sehingga dibayarnya semua utangnya itu.
30maka hamba yang tiada berguna itu, buangkanlah ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."
46maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.
2dan kepala-kepala imam dan ahli Taurat mencari daya, bagaimana hendak membunuh Yesus; karena mereka itu takut akan kaum itu.
21Maka kembalilah hamba itu, serta memberitahu hal itu kepada tuannya. Lalu marahlah tuan rumah itu sambil berkata kepada hambanya itu: Keluarlah engkau pergi dengan segera ke jalan-jalan dan lorong negeri, bawalah ke mari orang miskin, dan orang kudung, dan orang buta, dan orang timpang.
46Lalu mereka itu pun mendatangkan tangannya ke atas Yesus, serta menangkap Dia.
49lalu dimulainya memukul teman-temannya, serta makan minum dengan orang pemabuk,
14Dan segala bendangmu dan segala kebun anggurmu dan segala kebun pokok zaitmu yang terbaik itu akan diambilnya kelak, diberikannya kepada hamba-hambanya.
6Maka pada patik tuanku adalah dua orang anaknya laki-laki, maka keduanya itupun berkelahilah di padang dan seorang lainpun tiada yang menceraikan keduanya, lalu dipalu seorang akan seorang, dibunuhnya akan dia.
10Maka hamba itu pun keluarlah ke jalan-jalan, dihimpunkannya sekalian orang yang dijumpainya, yaitu yang jahat dan yang baik. Maka penuhlah tempat perjamuan kawin itu dengan orang yang dijamu.
63Maka segala orang yang memegang Yesus itu, mengolok-olokkan sambil memalu Dia.
23Sebab itulah kerajaan surga diumpamakan dengan seorang raja, yang hendak menjelaskan kira-kira dengan segala hambanya.
26Tetapi mereka itu sudah menjadi degil dan sudah mendurhaka kepada-Mu dan sudah membuang Taurat-Mu ke belakangnya dan dibunuhnya akan nabi-nabi-Mu, yang sudah naik saksi atasnya hendak dikembalikannya mereka itu kepada-Mu; demikianlah dibuat mereka itu hujat besar akan Dikau.
6Kamu sudah menghukumkan dan membunuh orang yang benar itu; ia tiada melawan kamu.
40Lalu didatangkannya atasmu suatu perhimpunan dan dilontarinya engkau dengan batu, dan diparangnya engkau berpenggal-penggal dengan pedangnya.
65Maka banyak perkataan yang lain lagi dikeluarkannya menistai Dia.