Amsal 18:17

Terjemahan Lama

Orang yang pertama-tama dalam acaranya sendiri, tampaklah juga benar, tetapi kemudian datanglah kawannya menyelidik akan dia.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 18:13 : 13 Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.
  • Kis 24:12-13 : 12 Maka tiadalah orang berjumpa hamba berbalah dengan barang seorang pun, atau menghasut orang banyak mengadakan huru-hara, baik di dalam Bait Allah atau di mana-mana pun di dalam negeri. 13 Dan tiada pula mereka itu dapat menerangkan kepada Tuan tuduhan mereka itu atas hamba sekarang ini.
  • 2Sam 16:1-3 : 1 Arakian, setelah Daud sudah turun sedikit dari atas bukit itu, tiba-tiba bertemulah dengan dia Ziba, hamba Mefiboset, dengan dua ekor keledai yang berpelana dan bermuat akan roti dua ratus ketul dan zabib seratus gumpal dan buah ara seratus gumpal dan air anggur sekirbat. 2 Maka titah baginda kepada Ziba: Akan barang-barang ini hendak kaupengapakan? Maka sembah Ziba: Bahwa keledai ini bagi orang isi istana baginda akan kendaraan, maka roti dan buah-buah ini akan dimakan oleh segala hamba baginda, dan air anggur ini akan diminum oleh orang yang penat di padang belantara. 3 Lalu titah baginda: Di mana gerangan anak tuanmu? Maka sembah Ziba kepada baginda: Bahwasanya tinggallah ia di Yeruzalem, karena katanya: Bahwa pada hari ini juga orang isi rumah Israel akan memulangkan kelak kerajaan ayahku kepadaku.
  • 2Sam 19:24-27 : 24 Hata, maka Mefiboset putera Saulpun datanglah turun mengelu-elukan baginda, maka tiada ia mengenakan kasut pada kakinya, atau mengandam misainya, atau membasuhkan pakaiannya dari pada hari baginda sudah pergi sampai kepada hari baginda kembali dengan selamat. 25 Maka apabila ia datang mengelu-elukan baginda di Yeruzalem, bertitah baginda kepadanya: Apa sebab maka dahulu tiada engkau mengikut aku, hai Mefiboset? 26 Maka sembahnya: Ya tuanku! hamba patik sudah menipukan patik, karena kata patik tuanku: Hendaklah seekor keledai dikenakan pelana akan daku, supaya aku mengendarainya, lalu pergi mendapatkan baginda, karena timpanglah patik tuanku ini. 27 Tambahan lagi ditukasnya akan patik di hadapan tuanku; tetapi tuanku seolah-olah seorang malaekat Allah; hendaklah tuanku perbuat barang yang baik kepada pemandangan tuanku.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 16Bahwa hadiah seorang memberi tempat akan dia serta membawa akan dia ke hadapan orang besar-besar.

  • 18Bahwa buang undi itu memutuskan perselisihan serta menceraikan orang yang berkuasa.

  • 73%

    8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.

    9Bicarakanlah perkaramu dengan kawanmu, tetapi jangan kaubukakan rahasia orang lain,

  • 72%

    10Barangsiapa yang menyesatkan orang benar kepada jalan yang jahat, ia itu kelak terperosok ke dalam pelobangnya sendiri, tetapi selamat menjadi bahagian orang yang memeliharakan dirinya dengan tiada berkecelaan.

    11Seorang kaya sangka akan dirinya pandai, tetapi orang papa yang berakal itu menyelidik akan dia.

  • 1Arakian, maka jikalau ada perkara pada orang, lalu mereka itu pergi menghadap hukum, tak akan jangan diturutnya keputusan hakim, maka yang benar hendaklah dibenarkannya dan yang salah itu hendaklah disalahkannya.

  • 27Barangsiapa yang bangun pagi-pagi akan berbuat baik, ia itu menuntut keridlaan, tetapi orang yang menuntut jahat itu, jahatpun akan berlaku atasnya.

  • 70%

    17maka hendaklah kedua orang yang punya perkara itu berdiri di hadapan hadirat Tuhan dan di hadapan segala imam dan hakim, yang akan ada pada masa itu.

    18Maka oleh hakim itu akan diselidik baik-baik; jikalau nyata bahwasanya ialah saksi dusta, yang telah menuduh saudaranya dengan bohong,

  • 2Segala jalan orang tampaklah betul kepada pemandangannya sendiri, tetapi ditimbang Tuhan akan segala hati adanya.

  • 13Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.

  • 5Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.

  • 17Barangsiapa yang kasih akan benar ia itu menyatakan hukum, tetapi seorang saksi dusta itu menyatakan tipu.

  • 26Bahwa orang yang benar itu terlebih mulia adanya dari pada segala kawannya; maka orang jahat disesatkan oleh jalannya sendiri.

  • 5Maka jikalau barang seorang benar, dilakukannya barang yang benar dan betul;

  • 6Berapa banyak orang sekalipun, maka masing-masingnya memuji kebajikannya sendiri, tetapi seorang yang setiawan betul, siapa gerangan boleh mendapat dia?

  • 68%

    9Adakah baik bagimu jikalau disaksamainya akan kamu? Bolehkah pada sangkamu dibuat olok-olok akan Dia, seperti dibuat olok-olok akan manusia?

    10Bahkan, Ia juga yang akan menghukumkan kamu, jikalau dengan sembunyi-sembunyi kamu memandang muka orang.

  • 8Jikalau tiada didapati akan pencuri itu, hendaklah orang yang empunya rumah itu dibawa menghadap hakim, supaya diperiksa kalau-kalau dibubuhnya tangannya kepada barang yang milik kawannya.

  • 68%

    18Barangsiapa yang suka berjanji dengan bertampar tangan dan menjadi pengaku kepada samanya manusia, ia itu kurang akal adanya.

    19Barangsiapa yang suka akan perbantahan, iapun suka akan dosa, dan barangsiapa yang meninggikan pintunya, ia itu mencahari kebinasaan.

  • 21Yaitu segala orang yang menyalahkan orang sebab sepatah kata jua, dan yang memasang jerat akan orang yang mencahari kebenaran di dalam pintu gerbang, dan yang memutarbalikkan perkara orang yang benar itu dengan tipunya.

  • 2Biarlah pehukumanku keluar dari hadapan hadirat-Mu, dan mata-Mupun memandang akan pengadilan yang benar sekali.

  • 18Lihatlah kiranya, acaraku sudah diatur; aku tahu bahwa aku akan dibenarkan kelak.

  • 4Tetapi hendaklah masing-masing menguji perbuatannya sendiri, baharulah boleh ia megah akan hal dirinya sahaja, dan bukannya memegahkan diri di hadapan orang lain.

  • 2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.

  • 1Barangsiapa yang berasing dirinya itu menurut kehendaknya sendiri dan iapun melawan segala akal budi.

  • 2Segala jalan orang tampaklah benar kepada pemandangannya sendiri, tetapi Tuhan juga menimbangkan segala perasaan hati.

  • 19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?

  • 67%

    17demikianpun hendaklah engkau hemat-hemat dengan kakimu berulang ke rumah sahabatmu, supaya jangan ia menjadi penat oleh sebab engkau, lalu benci akan dikau.

    18Adapun orang yang naik saksi dusta atas samanya manusia, ia itu seperti cokmar dan pedang dan anak panah yang tajam.

  • 29Barangsiapa yang membujuk akan sahabatnya serta membawa akan dia kepada jalan yang jahat, ia itu pembunuh juga adanya.

  • 30Janganlah dengan tiada semena-mena engkau berbantah-bantah dengan orang yang tiada berbuat jahat akan dikau.

  • 67%

    14Permulaan perkelahian itu seumpama air tiris, sebab itu tinggalkanlah akan perbantahan dahulu dari pada ia menjadi air bah yang bergelora.

    15Barangsiapa yang membenarkan orang jahat dan yang menyalahkan orang benar, keduanya itu kebencian bagi Tuhan.

  • 9Orang yang menudungkan salah itu menuntut kasih, tetapi yang membongkar-bangkir perkara, ia itu menjauhkan dari padanya jikalau sahabatnya yang terbaik sekalipun.

  • 17Orang yang memasukkan dirinya dalam perbantahan orang lain, ia itu seperti orang menangkap anjing yang berjalan lalu pada telinganya.

  • 21Supaya diputuskannya sendiri perkaraku dengan Allah, seperti perkara seorang manusia dengan samanya manusia.

  • 6Mulutmu juga yang menghukumkan dikau, bukannya aku, dan bibir mulutmupun naik saksi atasmu.

  • 5Adapun menilik muka orang yang bersalah, jahatnya sama dengan menjatuhkan orang benar dalam hukum.

  • 6Jangan kamu mendolak-dalikkan hak orangmu yang miskin dalam acaranya.

  • 17maka orang benar juga akan memakai kelak barang yang ditimbunkannya itu, dan orang yang suci dari pada salahpun kelak akan membahagi-bahagi peraknya.

  • 26Banyaklah orang yang menuntut keridlaan raja, tetapi kebenaran orang dari pada Tuhan jua datangnya.

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?

  • 5Tetapi jikalau kamu membetulkan segala jalanmu dan segala perbuatanmu dengan sebenarnya, jikalau kamu memutuskan hukum yang adil antara orang dengan kawannya;

  • 16Bahwa ia sudah membenarkan hal orang papa dan miskin, sebab itu selamatlah ia; bukankah begini peri orang mengenal Aku? demikianlah firman Tuhan.

  • 23Bahwa orang fasik mengambil hadiah dari dalam ribaan akan memutar-balikkan segala jalan hukum.

  • 6Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bengkang-bengkok jalannya, jikalau ia kaya sekalipun.