Amsal 25:2

Terjemahan Lama

Maka kemuliaanlah bagi Allah menyembunyikan perbuatan-Nya, tetapi kemuliaan bagi raja menyelidik barang suatu perkara.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ul 29:29 : 29 Adapun akan segala perkara yang tersembunyi, ia itu bagi Tuhan, Allah kita, tetapi segala perkara yang telah dinyatakan itu bagi kitalah dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala firman taurat ini.
  • 1Raj 3:9-9 : 9 Maka sebab itu karuniakan apalah kepada hamba-Mu ini hati yang berbudi, akan memerintahkan segala umat-Mu, supaya dengan bijaksana dapat aku membedakan antara baik dengan jahat; karena siapa gerangan dapat memerintahkan bangsa sebesar ini? 10 Maka dibenarkan Tuhan akan sembah ini, yaitu raja Sulaiman minta perkara yang demikian. 11 Lalu firman Allah kepadanya: Bahwa sebab engkau sudah minta perkara ini, dan tiada engkau menghendaki bagi dirimu umur panjang dan tiada engkau menghendaki bagi dirimu kekayaan dan tiada engkau menghendaki mati segala seterumu, melainkan engkau sudah minta akan dirimu akal budi akan menyelesaikan perkara hukum, 12 bahwasanya Aku berbuat seperti sembahmu itu; bahwasanya Aku mengaruniai engkau dengan hati yang berakal budi, sehingga setaramu belum pernah ada dahulu dari padamu dan setaramupun tiada akan berbangkit kemudian dari padamu juga. 13 Tambahan pula barang yang tiada kaupintapun akan Kukaruniakan kepadamu kelak, baik kekayaan baik kemuliaan, sehingga seumur hidupmu seorangpun tiada akan setaramu di antara segala raja. 14 Maka jikalau kiranya engkau berjalan pada jalan-Ku dan engkau memeliharakan segala hukum undang-undang-Ku, yaitu seperti Daud, ayahmu, sudah berjalan dahulu, niscaya Kulanjutkan umurmu lagi. 15 Setelah itu maka sadarlah raja Sulaiman dari pada tidurnya, heran, maka ia itu mimpi juga adanya. Maka pergilah baginda ke Yeruzalem, lalu berdirilah baginda di hadapan tabut perjanjian Tuhan dan dipersembahkannya beberapa korban bakaran dan disediakannya beberapa korban syukur dan dibuatnya suatu perjamuan akan segala hambanya. 16 Hata, maka datanglah dua orang perempuan sundal menghadap baginda, maka keduanyapun berdirilah di hadapannya. 17 Maka sembah seorang: Ya tuanku! bahwa patik dan perempuan ini duduk serumah, dan patik kedua ini sudah beranak dalam rumah itu. 18 Karena tiga hari kemudian dari pada patik beranak, tiba-tiba perempuan itupun beranaklah, maka adalah kedua patik ini bersama-sama dalam rumah dan kecuali kedua patik ini seorang lain juapun tiada serta dengan patik dalam rumah itu. 19 Maka anak orang ini sudah mati malam tadi, sebab ditindih olehnya; 20 lalu bangunlah perempuan ini pada tengah malam, diangkatnya anak patik dari sisi patik sementara patik tuanku ini tidur, dibaringkannya anak patik dalam pangkunya dan anaknya sendiri, yang mati itu, dibaringkannya dalam pangku patik. 21 Setelah bangun patik pada pagi hari hendak menyusui anak patik, bahwa sesungguhnya sudah mati ia, tetapi setelah patik mengamat-amati akan dia pada pagi itu, heran, maka nyatalah bukan ia ini anak patik, yang telah patik peranakkan itu. 22 Maka pada masa itu kata perempuan yang lain itu: Bukan, melainkan yang hidup itu anakku dan yang mati itu anakmu! tetapi kata perempuan ini: Bukan, melainkan yang mati itulah anakmu dan yang hidup itu anakku! Demikian berbantah-bantahlah keduanya di hadapan baginda. 23 Lalu titah baginda: Kata seorang: Inilah anakku yang hidup itu, tetapi anakmu itu yang sudah mati; dan kata seorangnya: Bukan, melainkan yang mati itu anakmu dan yang hidup itu anakku. 24 Maka titah baginda: Pergilah ambilkan aku sebilah pedang. Maka dibawa oranglah akan sebilah pedang ke hadapan baginda. 25 Lalu titah baginda: Tetaklah olehmu akan anak hidup itu jadi dua penggal dan berikanlah separuh kepada perempuan seorang, dan separuhnya kepada perempuan seorangnya itu. 26 Tetapi bersembah perempuan yang ibunya anak hidup itu, sebab belas kasihan hatinya akan anaknya, sembahnya kepada baginda: Ya tuanku! berikanlah juga anak yang hidup itu kepadanya, janganlah kiranya tuanku bunuh akan dia! Tetapi kata perempuan yang lain itu: Biarlah anak itu bukan engkau punya bukan aku punya, baiklah dipenggal juga. 27 Maka pada masa itu sahut baginda, titahnya: Berikanlah olehmu anak yang hidup itu kepada perempuan itu, janganlah kamu bunuh, karena ia itulah emaknya. 28 Maka keputusan hukum yang diputuskan baginda ini kedengaranlah kepada segala orang Israel, lalu takutlah mereka itu akan hadirat baginda, karena dilihatnya bahwa adalah hikmat Allah dalamnya akan berbuat insaf.
  • Ayb 29:16 : 16 Bagi orang miskin aku akan bapa, dan perkara orang yang tiada kekenalan juga sudah kuperiksa.
  • Rm 11:33-34 : 33 Alangkah dalamnya kekayaan dan hikmat dan pengetahuan Allah, sehingga tiada terselidik segala hukum-Nya dan tiada terduga segala jalan-Nya! 34 Karena siapakah yang mengetahui maksud Tuhan? Atau siapakah yang menjadi pembicara-Nya?
  • Ayb 38:4-39:30 : 4 Di manakah engkau tatkala Aku mengalaskan bumi? Berilah tahu itu jikalau kiranya cukup akalmu. 5 Siapa sudah menentukan ukurannya? karena engkau mengetahuinya! atau siapa sudah membentangkan tali sipat di atasnya? 6 Berapa dalam masuklah tiang-tiangnya? Siapa gerangan sudah membubuh batu penjurunya, 7 tatkala segala bintang fajar ramai-ramai menyanyi dan segala anak Allahpun bersorak-sorak? 8 Siapakah sudah menutup laut dengan pintu, tatkala ia naik dan keluar dari dalam rahim? 9 tatkala Aku menjadikan awan-awan baginya akan pakaian dan kegelapan akan barut; 10 tatkala Aku menggariskan perhinggaannya dan Kububuh padanya kancing dan pintu, 11 sambil firman-Ku: Boleh engkau sampai di sini, tetapi jangan jauh lagi! di sini juga habislah gelora segala gelombangmu. 12 Seumur hidupmu adakah pernah engkau memberi perintah kepada dini hari? engkaukah sudah menunjuk tempatnya kepada merah fajar? 13 Supaya ia itu memegang segala ujung bumi dan menapiskan segala orang jahat dari dalamnya. 14 Apabila ia itu mengubahkan dia seperti lilin cap dan segala sesuatu seperti berpakaian indah-indah. 15 Dan terang itu ditegahkan dari pada orang jahat, dan lengan yang telah terangkat itu dipatahkan. 16 Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan? 17 Sudahkah ditunjuk kepadamu segala pintu maut; sudahkah engkau melihat segala pintu bayang-bayang maut? 18 Sudahkah dengan akalmu engkau sampai kepada lebar bumi? katakanlah olehmu jikalau engkau mengetahuinya. 19 Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu, 20 sehingga engkau dapat menunjuk perhinggaan masing-masingnya dan tahu akan segala lorong yang membawa ke rumahnya? 21 Engkau tahu akan dia, karena pada tatkala itu engkau sudah jadi! hai, bagaimana banyak bilangan segala hari umur hidupmu! 22 Sudahkah engkau sampai ke perbendaharaan salju? sudahkah engkau melihat gedung hujan air beku? 23 Yang Kutaruh sampai kepada masa kesukaran, sampai kepada hari perang dan melawan musuh. 24 Dari pada jalan mana tercerailah terang, dan terhambur angin timur ke atas bumi? 25 Siapa sudah membuka saluran bagi air hujan yang deras, dan suatu jalan bagi mata petir? 26 Supaya dihujaninya tanah yang bukan tempat kedudukan, dan gurun yang seorangpun tiada diam dalamnya, 27 hendak mengenyangkan tempat-tempat tanah tandus, dan menumbuhkan pucuk-pucuk rumput yang berasing. 28 Adakah hujan itu berbapa? atau siapa memperanakkan titik-titik embun? 29 Dari pada siapa punya rahim keluarlah air beku, dan siapa gerangan memperanakkan ariz yang dari langit? 30 Segala air menjadi beku dan keras seperti batu dan muka tubirpun seperti terbelenggu adanya. 31 Dapatkah engkau mengikat bintang Kartika yang elok itu, atau menguraikan pesawat bintang Aljabar? 32 Dapatkah engkau membawa bintang Buruj-asmani masing-masing pada masanya dan menghantar bintang Biduk dengan anak-anaknya? 33 Tahukah engkau segala peraturan langit dan engkaukah yang sudah menentukan pemerintahannya di atas bumi? 34 Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau? 35 Dapatkah engkau melepaskan halilintar, sehingga ia itu lalu sabung-menyabung, sambil katanya kepadamu: Kamilah hambamu! 36 Siapakah sudah menaruh hikmat di dalam batin orang manusia, dan siapa gerangan sudah mengaruniakan akal budi dalam hatinya? 37 Siapakah dapat membilang segala awan-awan dengan hikmat? dan siapakah dapat mencurahkan isi segala tempayan langit? 38 Sehingga lebu terkepal-kepal menjadi gumpal dan segala gumpalpun lalu berlekat-lekatan. 39 - - - 40 - - - 41 - - - 1 Dapatkah akan singa tua engkau memburu mangsanya? atau mengenyangkan perut anak-anaknya? 2 Apabila ia menjungkang dalam lobangnya dan mengintai di dalam belukar seperti di dalam tempat pengadang. 3 Siapa menyediakan bangkai bagi burung gagak apabila anak-anaknya berteriak kepada Allah dan terbang ke sana ke mari dari sebab laparnya? 4 Tahukah engkau ketika beranak kijang? sudahkah engkau camkan waktu rusa betina sakit beranak? 5 Sudahkah engkau membilang akan segala bulan yang digenapi olehnya, dan tahukah engkau ketika yang patut ia beranak? 6 Apabila ia berlingkar dirinya, dikeluarkannya anak-anaknya seperti terbelah-belah rasanya dan dibuangnya urinya. 7 Maka anak-anaknya makin besar makin kuat di hutan, lalu tiada kembali kepadanya. 8 Siapa sudah menyuruhkan keledai hutan berjalan dengan bebasnya? siapakah sudah menguraikan segala tali tambatan keledai yang liar? 9 Yang sudah Kukaruniakan gurun akan rumahnya dan hutan rimba akan tempat kediamannya. 10 Ditertawakannya keramaian negeri dan tiada didengarnya akan ingar orang penghalau. 11 Barang yang didapati di atas bukit-bukit itulah makanannya, dicahari-caharinya barang di mana belum tumbuh rumput sehelai. 12 Bolehkah badak memperhambakan dirinya kepadamu? bolehkah ia bermalam di dalam kandangmu? 13 Dapatkah engkau mengenakan kuk kepada badak, supaya ditariknya tenggala? bolehkah disikatnya segala lembah yang di belakang engkau? 14 Beranikah engkau mempergunakan kuatnya yang amat besar itu dan menyerahkan kepadanya pekerjaanmu? 15 Bolehkah engkau harap, bahwa ia akan membawa biji-bijianmu masuk ke dalam rumahmu dan mengumpulkan dia ke dalam peluburmu? 16 Maka sayap apakah yang berkepak-kepak demikian dengan kesukaannya? Sayap bangaukah atau sayap burung untakah? 17 Bahwa ditinggalkannya telurnya di dalam tanah, dibiarkannya akan dipanaskan dalam pasir. 18 Tiada diingatnya akan hal kaki dapat memecahkan dia dan binatang di padang dapat memijak dia. 19 Bahwa lakunya bengis akan anak-anaknya seolah-olah bukan dia punya, tiada diindahkannya kalau susahnya dengan cuma-cuma. 20 Karena sudah dihampakan Allah akan dia dari pada budi dan tiada dikaruniakan-Nya akal kepadanya. 21 Tetapi apabila burung itu berkepak-kepak hendak bangkit, maka ditertawakannya baik kuda baik orang yang mengendarainya. 22 Engkaukah yang sudah memberi kuat akan kuda, dan yang sudah mengenakan keelokan pada lehernya? 23 Bolehkah engkau mengejutkan dia seperti seekor belalang? Bahwa caritnya yang hebat itu mengejutkan orang. 24 Dengan kukunya dikoreknya tanah, disukainya akan kuatnya, maka keluarlah ia menampil kepada segala alat senjata musuh; 25 ditertawakannya segala takut, tiada tahu ia gemetar dan tiada undur ia dari pada pedang. 26 Kelilingnya gemerencanglah tarkasy, mata tumbak dan pendahan. 27 Dengan getar dan gertak ia mengentak-entakkan kakinya kepada tanah dan tiada ia mau berhenti apabila didengarnya bunyi nafiri. 28 Di tengah bahana nafiri berbunyilah ia: hela! diciumnya bau perang dari jauh, demikianpun tempik bunyi suara segala panglima dan sorak segala rakyat! 29 Adapun akan burung elang adakah dengan perintah akalmu ia terbang dan dikembangkannya sayapnya arah ke selatan? 30 Adakah dengan perintahmu burung nasar terbang lalu ke atas dan diperbuatkannya sarangnya di tempat yang tinggi-tinggi? (39:31)Bahwa bukit batu itulah tempatnya; di sana iapun bermalam; dan kemuncak bukit batu yang tiada terhampiri itulah tempat kediamannya. (39:32)Dari sanalah diamat-amatinya akan mangsanya, dan matanya dapat melihat dari jauh. (39:33)Maka anak-anaknya mencaruk darah! dan di tempat ada bangkai di sana juga tempatnya. (39:34)Maka firman Tuhan kepada Ayub, bunyinya: (39:35)Adapun akan berbantah-bantah dengan Yang Mahakuasa, bolehkah ia itu membenarkan hal dirimu? Hendaklah orang yang menyalahkan Allah itu, memberi jawab akan segala pertanyaan ini. (39:36)Maka disahut Ayub kepada Tuhan, sembahnya: (39:37)Bahwa sesungguhnya hamba ini terlalu hina; apa jawab dapat hamba balas kepada-Mu? (39:38)Sekali juga hamba sudah berkata, tetapi tiada hamba akan berulang, atau hamba berkata dua kali, tetapi kemudian tiada pula.
  • Ayb 42:3 : 3 Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
  • 1Raj 4:29-34 : 29 Maka dikaruniakan Allah kepada raja Sulaiman akal budi amat banyak dan pengetahuan yang amat luas, seperti pasir yang di tepi laut banyaknya. 30 Maka akal budi raja Sulaiman itu terlebih besar dari pada akal budi segala bani Masyrik dan dari pada akal budi segala orang Mesir. 31 Bahkan, terlebih besar akal budinya dari pada segala orang lain, dan dari pada Etan, orang Ezrahi, dan dari pada Heman dan Khalkol dan Darda, ketiga anak laki-laki Mahol; maka termasyhurlah nama baginda di antara segala bangsa berkeliling. 32 Maka dikarangkan baginda tiga ribu misal dan jumlah segala syair baginda itu seribu lima biji. 33 Dan lagi disuratkan baginda akan hal tabiat segala pohon kayu, dari pada pohon araz yang di atas Libanon datang kepada pokok zufa yang bertumbuh pada pagar tembok; dan lagi disuratkan baginda akan hal tabiat segala binatang yang berkaki empat dan segala unggas dan segala binatang yang melata dan segala ikan. 34 Maka dari pada segala bangsa datanglah orang hendak mendengar akan hikmat raja Sulaiman, sekaliannya itu utusan segala raja di atas bumi, yang sudah mendengar kabar akan hikmat baginda itu.
  • Ezr 4:15 : 15 Hendaklah kiranya diselidik dalam kitab tawarikh nenenda moyangda tuanku, niscaya didapati dalamnya tersebut, bahwa dahulu negeri itu negeri durhaka adanya, yang sudah mempersakiti hati segala raja dan penghulu negeri, dan dari pada zaman dahulukalapun sudah diadakannya durhaka di dalamnya, dan sebab itu negeri itu dahulu dibinasakan.
  • Ezr 4:19 : 19 Setelah itu bertitahlah kita, lalu diselidik oranglah akan hal itu, didapatinya bahwa dari zaman dahulu-dahulu juga negeri itu sudah mendurhaka kepada segala raja, dan diadakan dalamnya mufakat jahat dan khianat.
  • Ayb 11:7-8 : 7 Pada sangkamukah engkau boleh menduga akan takdir Allah? engkau boleh mendapati kesempurnaan Allah yang Mahakuasa? 8 Adalah Ia tinggi dari pada segala langit, apakah boleh engkau perbuat? bahwa lebih dalam Ia dari pada mereka; bagaimana engkau dapat mengetahuinya?

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 85%

    3Bahwa tingginya langit dan dalamnya bumi dan hati rajapun tiada terselidik adanya.

    4Ceraikanlah sanga dari pada perak, supaya keluarlah bejana yang indah-indah oleh tangan jauhari;

  • 1Bahwa inipun amsal Sulaiman, yang telah disalinkan oleh beberapa orang hamba Hizkia, raja Yehuda.

  • 27Makan air madu terlalu banyak itu tak baik, demikianpun menuntut hormat itu mendatangkan tanggungan berat.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 71%

    14Maka sebab itu sesungguhnya Aku selalu akan melakukan kepada bangsa ini barang yang ajaib dan yang mengherankan, karena hikmat segala hakimnya akan hilang dan akal segala orang alimnya akan samar.

    15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?

  • 70%

    24Barang yang jauh dan amat dalam, siapa gerangan akan mendapat dia?

    25Bahwa berbaliklah aku dengan segenap hatiku hendak mengetahui dan menyelidik dan mencahari hikmat dan kenyataan segala perkara, dan hendak mengerti kebodohan segala jahat dan kegilaan segala sasaran.

  • 69%

    29Adapun akan hal tuanku, pada masa tuanku dalam peraduan terbitlah kepikiran dalam hati tuanku akan barang yang akan jadi kemudian, maka Ia, yang boleh menyatakan segala rahasia, sudah memberitahu tuanku barang yang akan jadi.

    30Adapun akan patik ini, bukan sebab di dalam patik adalah barang hikmat terlebih dari pada segala orang lain, maka rahasia ini dinyatakan kepada patik, melainkan supaya tabirnya dimaklumkan kepada tuanku dan supaya diketahui oleh tuanku akan segala kepikiran hati tuanku itu.

  • 22Ia juga yang menyatakan perkara yang dalam-dalam dan yang tersembunyi, Ia juga amat mengetahui barang yang di dalam gelap dan serta-Nyapun adalah duduk terang.

  • 8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.

  • 7melainkan kami mengatakan hikmat Allah yang sudah dirahasiakan dan yang tersembunyi, dan yang sudah ditetapkan Allah terlebih dahulu daripada dunia ini untuk kemuliaan kita,

  • 11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.

  • 12Kepada segala anak Adam diberi-Nya tahu mahakuasa-Nya dan kepujian kemuliaan kerajaan-Nya!

  • 14Rahasia Tuhan itu bagi orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya akan diberitahu kepadanya.

  • 21Jikalau kiranya kami telah melupakan nama Allah kami dan kami telah menadahkan tangan kami kepada berhala,

  • 29Adapun akan segala perkara yang tersembunyi, ia itu bagi Tuhan, Allah kita, tetapi segala perkara yang telah dinyatakan itu bagi kitalah dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala firman taurat ini.

  • 6Akan mengerti perumpamaan dan ibarat, yaitu perkataan orang-orang alim dan segala rahasianya.

  • 17Hendak membalikkan mereka itu dari pada perbuatannya yang jahat, dan menjauhkan mereka itu dari pada congkak;

  • 23Maka segala raja yang di dalam duniapun datang menghadap raja Sulaiman hendak mendengar hikmatnya, yang telah dikaruniakan Allah dalam hatinya.

  • 20Bagaimana besar kebajikan-Mu, yang telah Kautaruh bagi orang yang takut akan Dikau, dan yang telah Kaujadikan bagi orang yang berlindung pada-Mu di hadapan segala anak Adam.

  • 68%

    11Seorang kaya sangka akan dirinya pandai, tetapi orang papa yang berakal itu menyelidik akan dia.

    12Apabila tamasyalah orang-orang benar maka adalah kemuliaan besar, tetapi apabila berbangkitlah orang-orang jahat, maka diselidiknya jikalau akan orang hina sekalipun.

  • 3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.

  • 18barang yang dimaklumkan oleh segala orang yang berbudi dan yang tiada disembunyikannya sebab pengajaran bapa-bapanya,

  • 17Karena suatu pun tiada yang tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak; atau tiadalah rahasia yang tiada akan diketahui, melainkan ketara kelak.

  • 13Maka kutentukan dalam hatiku hendak dengan akalku memeriksa dan menyelidik segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit; maka pekerjaan yang sukar ini telah diberikan Allah kepada segala anak Adam akan bersyugul dalamnya.

  • Ams 2:4-5
    2 ayat
    68%

    4jikalau engkau mencahari dia seperti perak dan menyelidik dia seperti mata benda yang tersembunyi;

    5maka engkau kelak mengerti hal takut akan Tuhan serta mendapat pengetahuan akan Allah.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 17pada masa itu juga kulihat segala perbuatan Allah, yang tiada terduga oleh manusia, segala perbuatan yang jadi di bawah langit; jikalau manusia mengusahakan dirinya dalam mencahari dia sekalipun, tiada juga didapatinya akan dia kelak; bahkan, jikalau kata seorang alim sekalipun ia hendak mengetahui dia, tiada juga boleh didapatinya akan dia.

  • 27tatkala itu dipandangnya akan dia dan dinyatakannya ia, dibubuhnya akan alasnya dan diselidiknya akan dia.

  • 35Orang yang budiman itu akan mempusakai kemuliaan, tetapi orang ahmak itu ketahuan oleh malunya termata-mata.

  • 10Tetapi kepada kita Allah sudah menyatakan itu dengan Roh-Nya, karena Roh itulah menyelidik segala sesuatu, walaupun perkara Allah yang dalam-dalam.

  • 24Maka genap seisi dunia datanglah menghadap raja Sulaiman hendak mendengar hikmatnya, yang telah dikaruniakan Allah dalam hatinya.

  • 28Dalam kebanyakan orang isi negeri adalah kemuliaan raja, tetapi dalam kekurangan orang isi negeri adalah kebinasaan raja.

  • 10Pergilah kamu masuk ke dalam bukit batu, sembunyikanlah dirimu dalam abu, dari karena hebat Tuhan dan dari karena kemuliaan kebesaran-Nya.

  • 12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?

  • 2akan mengetahui pengajaran hikmat dan akan mengerti syarat budi.

  • 10Bahwa dalam mulut raja adalah keputusan segala perselisihan; maka iapun akan tiada salah dalam hukum.

  • 21Bahwa terlindunglah ia dari pada mata segala sesuatu yang hidup, dan tersembunyilah ia dari pada segala unggas yang di udara.

  • 1Siapa gerangan dapat disamakan dengan seorang alim? siapakah mengetahui tafsir segala perkara? Bahwa hikmat itu memberi seri kepada muka manusia dan menghapuskan segala kerut dahinya.

  • 9Bicarakanlah perkaramu dengan kawanmu, tetapi jangan kaubukakan rahasia orang lain,

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 3Bahwa kepujianlah bagi orang, jika berhenti dari pada perbantahan, tetapi bodohlah orang yang memasukkan dirinya kepadanya.

  • 12maka sebab itu hikmat dan pengetahuan telah dikaruniakan kepadamu, dan lagi Aku menganugerahi engkau kelak dengan kekayaan dan harta benda dan kemuliaan, sebagainya belum pernah ada pada barang seorang dari pada segala raja-raja yang dahulu dari padamu, dan tiada akan ada pada orang yang kemudian dari padamupun.

  • 4Maka Engkau sudah menyakatkan hati mereka itu bagi akal, sebab itu tiada Engkau beri mereka itu menang!

  • 2Tetapi suatu pun tiada tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak, dan tiadalah rahasia, yang tiada dibukakan kelak.