Amsal 30:16
yaitu: kubur dan rahim yang mandul dan bumi, yang tiada kenyang dengan air, dan apipun tiada tahu berkata demikian: Telah cukuplah sudah!
yaitu: kubur dan rahim yang mandul dan bumi, yang tiada kenyang dengan air, dan apipun tiada tahu berkata demikian: Telah cukuplah sudah!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14suatu bangsa yang giginya laksana pedang dan gigi gerahamnya laksana pisau, hendak makan habis akan segala orang miskin yang di dalam negeri, dan akan segala orang yang kekurangan di antara manusia.
15Pada si lintah adalah dua anaknya, ia ini: Berilah! berilah! bahwa tiga perkara ini tiada tahu kenyang dan empat yang tiada pernah berkata demikian: Telah cukuplah sudah!
20Neraka dan kebinasaan tak pernah kenyang, demikianpun mata orang tak pernah kenyang.
21Sebab tiga perkara ini dunia menjadi kacau, dan akan empat tiada ia tertahan,
18Mereka itu seperti barang yang ringan di atas muka air; terkutuklah bahagiannya di atas bumi, tiada pernah mereka itu menurut jalan ke kebun anggur.
19Bahwa musim kemarau dan panaspun menghapuskan segala air salju, demikianpun kubur akan segala orang yang berdosa.
20Rahim ibunyapun melupakan dia dan iapun menjadi kegemaran cacing tanah; seorangpun tiada lagi ingat akan dia; maka orang jahat itu ditebang seperti sebatang pohon kayu.
21Bahwa perempuan mandul yang tiada beranak itu dianiayakannya dan akan perempuan janda tiada dibuatnya barang yang baik.
5Orang yang kenyang pergi makan upah akan beroleh rezeki dan orang yang berlaparpun berjalan dengan lekanya; orang yang mandul beranak sampai tujuh kali, dan yang beranak banyak itu telah menjadi lemah adanya.
4Lidah anak penyusu lekatlah pada langitan mulutnya dari dagaha; segala anak-anak minta makan, tetapi seorangpun tiada yang membahagi makanan kepadanya.
17Adapun orang yang mengolok-olok akan bapanya dan enggan menurut kata ibunya, maka gagak dari tepi sungai akan mematuk matanya dan anak burung nasar akan makan dia.
18Ketiga perkara ini terlalu ajaib kepadaku, bahkan, empat perkara yang tiada kuketahui.
46karena lebih baik engkau masuk dengan kaki sebelah sahaja ke dalam hidup kekal, daripada engkau dibuangkan dengan berdua belah kaki ke dalam jahanam.
3karena demikianlah firman Tuhan akan hal segala anak laki-laki dan perempuan yang akan jadi di dalam tempat ini, dan lagi akan segala ibunya yang memperanakkan dia dan akan segala bapanya yang beroleh akan dia di dalam tempat ini:
16Maka sayap apakah yang berkepak-kepak demikian dengan kesukaannya? Sayap bangaukah atau sayap burung untakah?
14Berikanlah kepada mereka itu, ya Tuhan! barang yang patut diberikan kepadanya; berikanlah kepada mereka itu kandungan yang menggugurkan anak dan susu yang kekeringan.
7Segala kelelahan manusia itu karena mulutnya, maka tiada juga nafsunya tahu puas-puas.
10Bahwa hampalah ia dan sudah dihampakan, dijarah semuanya; hancurlah hati tiap-tiap orang, berantuklah segala lutut dan segala pinggang merasai sakit; segala muka ketutupan merah api!
14Jikalau anak-anaknya bertambah-tambah banyaknya, mereka itu akan dimakan pedang, dan anak cucunyapun tiada akan beroleh makan sampai kenyang.
15Barangsiapa yang lagi tinggal dari padanya, ia itu akan ditekan oleh bala sampar, dan tiada mereka itu ditangisi oleh perempuan jandanya.
3Jikalau kiranya seorang beranak seratus dan hidup beberapa berapa tahun lamanya, sehingga panjanglah sangat umur hidupnya sekalipun, tetapi tiada puas hatinya dengan barang yang baik dan lagi tiada ia dikuburkan dengan sepertinya, niscaya kataku kelak bahwa baiklah anak gugur dari pada orang yang begitu.
44di tempat ulatnya pun tiada mati, dan apinya juga tiada terpadam.
38Kekeringan akan datang kepada segala airnya, sehingga ia itu menjadi tanah juga; karena ia itu sebuah negeri yang penuh dengan patung ukiran dan mereka itu bermegah-megah akan segala berhala yang hebat.
12Ia itu suatu api yang makan sampai orang habis binasa, dan yang mencabut akar segala hasilku kelak.
48di tempat ulatnya pun tiada mati, dan apinya juga tiada terpadam.
29Karena tengoklah: Ada harinya kelak, yang orang akan berkata: Berbahagialah perempuan mandul dan rahim yang tiada mengandung, dan tetek yang tiada menyusukan anak.
6Bahwa alam barzakh adalah seperti telanjang di hadapan-Nya dan tubirpun tiada berketudungan.
34Dan tanah yang banyak hasilnya akan lembah masin, karena sebab kejahatan orang yang mendudukinya.
14Maka sebab itu liang lahad akan membuka dirinya lebar-lebar serta mengangakan mulutnya dengan tiada berhingga; maka segala kemuliaannya dan kelimpahannya dan keramaiannya dan sorak-sorak kesukaannyapun akan turun ke dalamnya.
20Lagipun segala margasatwa di padang berteriaklah kepada-Mu, karena kekeringanlah segala aliran air dan apipun sudah makan habis akan segala kandang kambing yang di padang itu.
8Segala perkara itu bergerak dengan tiada berhentinya, terlebih dari pada dapat dikatakan orang, maka matapun tiada puas melihat dan telingapun tiada jemu akan mendengar.
10Ia itu tiada dipadamkan baik siang baik malam, melainkan asapnya naik kekal sampai selama-lamanya, dari pada gilir orang datang kepada gilir orang ia itu dibinasakan, dan dari pada zaman datang kepada zaman seorang perjalananpun tiada lalu dari sana.
3Dan tiada Kusayangkan anak-anaknya sebab mereka itu anak sundal adanya.
11Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;
18Maka oleh karena kehangatan murka Tuhan serwa sekalian alam tanah itu akan kegelapan dan segala orang isinya seperti makanan api, sehingga orang tiada sayang akan saudaranya.
3yang kurus dari pada kekurangan dan kelaparan, dan yang pergi mengikis ke padang tandus, ke tanah yang rusak dan sunyi senyap;
24Seperti segala binatangnya berkelimpahan air susu, demikianpun sumsum tulang-tulangnya dibasahkan.
25Maka seorang lainpun matilah dengan kepahitan hatinya, dengan tiada tahu makan barang yang baik.
5Adapun tanah yang dari padanya terbitlah roti, yaitu dalamnya dibongkar oleh api.
21Yang rindu akan maut, maka tiada ia datang; digali-galinya akan dia terlebih dari pada akan benda yang tersembunyi.
16Jikalau kiranya sudah kuenggankan barang yang dikehendaki oleh orang miskin, jikalau aku sudah meletihkan mata janda perempuan;
16Jikalau se-Libanon sekalipun tiada cukup akan kayu api dan segala binatangnyapun tiada cukup akan korban bakaran.
17Mengapa maka tiada dibunuhnya aku dari pada rahim ibuku? Mengapa maka tiada ibuku telah menjadi kuburku? Mengapa maka rahimnya tiada mengandung dengan tiada berkesudahan?
13Penyakit datang atasnya seperti atas perempuan yang hendak beranak; bahwa ialah seperti anak yang tiada berbudi, apabila genaplah harinya tiada diberinya dirinya diperanakkan.
14Seperti dengan telanjangnya orang telah keluar dari dalam rahim ibunya, demikianpun orang kembali akan pergi seperti datangnya juga; dari pada segala perolehan usahanya tiada akan dibawanya sertanya sebanyak yang terbawa dalam genggam.
14Kata tubir: Di dalam aku tiada ia, dan kata lautan: Tiada ia duduk sertaku.
7Akan orang yang lelah tiada engkau beri minum dan dari pada orang yang berlapar engkau sudah menahankan roti.
11Adalah suatu bangsa yang menistakan bapanya dan tiada memberi berkat akan ibunya;
23bagaimana segala tanahmu telah menjadi bagai belerang dan bagai garam yang dibakar, sehingga ia itu tiada ditaburi, dan satupun tiada tumbuh padanya dan sehelai daun sayurpun tiada keluar dari padanya, sama seperti kebongkaran negeri Sodom dan Gomorah dan Adama dan Zeboyim, yang telah dibongkar Tuhan dengan murka-Nya dan kehangatan amarah-Nya,
11Neraka dan tempat kebinasaan adalah nyata di hadapan Tuhan, istimewa pula hati segala anak Adam.