Mazmur 132:4
Sekali-kali tiada aku membiarkan mataku tertidur atau kelopak mataku mengantuk,
Sekali-kali tiada aku membiarkan mataku tertidur atau kelopak mataku mengantuk,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Bagaimana telah ia berjanji kepada Tuhan pakai sumpah, dan telah ia bernazar kepada Yang Mahakuasa Yakub, katanya:
3Sekali-kali tiada aku mau masuk ke dalam kemah kedudukanku atau naik ke atas bendul peraduanku!
4Janganlah beri matamu mengantuk atau kelopak matamu tidur;
5jikalu sebelum aku mendapat suatu tempat yang tentu bagi Tuhan, dan suatu kedudukan bagi Yang Mahakuasa Yakub!
3Maka tiada diberi-Nya kakimu tergelincir, dan Penunggumu itu tiada akan mengantuk.
4Bahwasanya tiada mengantuk dan tiada pula tertidurlah Penunggu Israel itu.
4Apabila aku terkenangkan Allah, maka bergaduhlah aku, dan apabila aku berpikir-pikir, maka gundahlah hatiku. -- Selah.
3Berapa lama kiranya aku menaruh pikiran dalam hatiku dan kedukaan dalam batinku pada sebilang hari? Berapa lama seteruku mengataskan dirinya dari padaku?
4Pandanglah dan dengarlah kiranya akan daku, ya Tuhan, Allahku! terangkan apalah mataku, supaya jangan aku tidur mati!
148Maka mataku mendahului segala waktu jaga pada malam, hendak memandang akan segala janji-Mu.
26Kemudian dari pada itu jagalah aku dari pada tidurku serta kulihat keliling, maka tidurku telah sedap bagiku!)
5Dengan nyaring suaraku telah aku berseru kepada Tuhan, dan disahut-Nya akan daku dari atas bukit kesucian-Nya. -- Selah.
6Bahwa aku berbaring tidur, lalu jaga pula, karena Tuhan telah menguatkan daku.
13suatu dari pada segala khayal yang hebat pada malam, apabila tidur lelap berlaku atas manusia;
6Hai Yeruzalem! Aku sudah menaruh beberapa orang pengawal di atas pagar tembokmu, supaya jangan mereka itu berdiam dirinya siang dan malam sampai selama-lamanya. Hai kamu yang mengingatkan orang akan Tuhan, jangan kamu berhentikan lelahmu!
7Dan jangan kamu berdiam dirimu di hadapan-Nya, sehingga ditetapkan-Nya Yeruzalem dan dijadikan-Nya dia akan suatu kepujian di atas bumi.
6Karena pada tempat maut itu tiadalah barang peringatan akan Dikau, dan dalam alam barzakh itu siapakah yang memuji akan Dikau?
7Penatlah sudah aku dari pada berkeluh, sepanjang malam aku merendamkan tempat tidurku; dengan air mataku aku membasahkan katilku.
40Adalah halku pada siang hari dihanguskan oleh panas terik dan pada malam dirusakkan oleh sejuk, sehingga tidurpun hilanglah dari pada mataku.
4Apabila aku berbaring maka kataku: Bila gerangan aku akan bangun? tetapi malam juga dilanjutkan dan akupun dipenatkan dengan beberapa berapa percintaan sampai kepada dini hari.
2Cuma-cuma kamu bangun pagi-pagi, dan pergi tidur jauh malam, dan makan rezekimu dengan percintaan, karena sesungguhnya seolah-olah dikaruniakan-Nya itu kepada kekasih-Nya sementara tidurlah mereka itu.
1Bahwa karena sebab Sion tiada aku hendak berdiam diriku dan karena sebab Yeruzalempun tiada aku hendak berhentikan lelahku; sehingga kebenarannya terbit seperti cahaya terang dan selamatnyapun seperti pedamaran yang bernyala.
8Bahwa telah Kaukaruniakan kesukaan dalam hatiku terlebih dari pada kesukaan mereka itu pada masa gandumnya dan air anggurnya bertambah-tambah banyaknya. (4:9)Dengan selamat aku berbaring lalu tidur, karena Engkau juga, ya Tuhan! mendudukkan aku dengan sentosa.
33Bahwa tidur sedikit lagi, mengantuk sedikit lagi, lipat tangan sedikit lagi sambil berbaring,
12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.
10Dengan sedikit lagi tidur, sedikit lagi mengantuk, sedikit lagi berlipat tangan sambil berbaring,
2Bahwa hatiku telah tersedia, ya Allah! aku hendak menyanyi dan bermazmur, bahkan, dengan segenap jiwaku.
6Bahwa jiwaku seolah-olah dikenyangkan dengan kesedapan yang indah-indah, mulutku serta dengan bibirnyapun bersorak-sorak dan menyanyi dengan bergemar,
14Bahwa inilah perhentian-Ku sampai kekal, dan di sinipun Aku hendak diam, karena demikianlah kehendak-Ku.
13Jikalau kataku: Bahwa tempat tidurku kelak menghiburkan daku dan tempat pembaringanku akan mengurangi kesusahanku,
16Maka pada masa yakin hatiku hendak mengetahui hikmat dan melihat segala syugul yang jadi di atas bumi, sehingga kerap kali mata orang tiada merasai tidur baik siang baik malam,
13Janganlah suka tidur, asal jangan engkau kepapaanlah kelak, melainkan celikkanlah matamu, supaya kenyanglah engkau dengan makanan.
1Bahwa pada suatu malam di atas tempat tidurku aku mencahari kekasih hatiku; aku mencahari, tetapi tiada kudapati akan dia. Maka kataku:
16Karena mereka itu tiada mengantuk sampailah sudah dibuatnya jahat, dan mengantuknyapun terbanglah, jikalau belum dibencanakannya orang.
2Bahwa suaraku adalah kepada Allah serta aku berseru, bahkan, suaraku adalah kepada Allah, maka Iapun akan mencenderungkan telinga-Nya kepadaku kelak.
15Tetapi aku akan memandang hadirat-Mu dengan kebenaran, dan apabila aku bangun kelak aku akan dikenyangkan dengan peta-Mu.
27Di antara mereka itu seorangpun tiada yang akan penat dan seorangpun tiada yang akan tergelincuh, seorangpun tiada yang akan mengantuk atau tertidur, atau terurai ikat pinggangnya atau terlepas tali kasutnya.
1Bahwa aku sudah berjanji dengan mataku, supaya jangan kupandang anak dara;
15Entah dalam mimpi atau dalam khayal pada malam, apabila manusia tidur lelap terbaring pada petidurannya.
1Nyanyian Hamaalot, dari Daud. -- Ya Tuhan! bahwa hatiku tiada membesarkan dirinya dan matakupun tiada tinggi, lagipun tiada aku berjalan menuntut perkara yang terlalu besar dan kecengangan kepadaku.
17Pada malam tulang-tulangku ditebuk dalam segenap tubuhku dan segala bala yang mengikil akupun tiada berhenti.
1Nyanyian Hamaalot. -- Bahwa mataku menengadah kepada segala gunung, dari padanya akan datang penolongku.
49Mataku mencucurkan air mata dengan tiada berhentinya; tiadalah barang perhentian.
1Nyanyian Hamaalot. -- Bahwa dengan mataku aku menengadah kepada-Mu, yang bersemayam dalam sorga!
4Karena sesungguhnya mereka itu mengadang akan jiwaku; orang penggagah berkumpul melawan aku, maka sesungguhnya bukannya aku orang durhaka dan bukannya aku bersalah, ya Tuhan!
8Hatiku sedia, ya Allah! hatiku sedia, bahwa aku hendak menyanyi dan bermazmur.
16Mukaku merah dari pada menangis, dan kelopak mataku ditudungi dengan bayang-bayang maut.
3Tiada aku mau menaruh perkara kebencian di hadapan mataku; aku benci akan perbuatan orang murtad; tiada ia itu akan lekat padaku.
6Maka panas matahari tiada akan menyengsarakan dikau pada siang dan terang bulanpun tiada pada malam.
3Jikalau Engkau mencobai hatiku dan menyelidik jalanku yang sembunyi-sembunyi dan mengujikan daku seperti dengan api, maka satupun tidak didapati oleh-Mu! Jikalau aku berpikir jahat sekalipun, tiada juga ia itu keluar dari pada mulutku.