Mazmur 75:5

Terjemahan Lama

Bahwa kataku kepada orang bodoh: Janganlah kamu bodoh, dan kepada orang jahat: Janganlah kamu meninggikan tandukmu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Kel 32:9 : 9 Dan lagi firman Tuhan kepada Musa: Bahwa Aku telah melihat bangsa ini, sesungguhnya mereka itu suatu bangsa yang tegar tengkuknya.
  • Ul 31:27 : 27 Karena telah Kuketahui akan degilmu dan tegar tengkukmu! bahwa sesungguhnya sedang lagi hidup aku dan lagi aku serta kamu, maka kamu telah mendurhaka kepada Tuhan, istimewa pula kemudian dari pada matiku.
  • 2Taw 30:8 : 8 Maka sekarang jangan kamu menegarkan tengkukmu seperti bapa-bapamu, melainkan unjuklah tanganmu kepada Tuhan dan datanglah kepada tempat kesuciannya, yang telah disucikannya pada selama-lamanya, dan buatlah ibadat kepada Tuhan, Allahmu, maka kehangatan murkanya akan undur dari pada kamu kelak.
  • Yes 48:4 : 4 Tegal Aku tahu bagaimana tegar hatimu dan tengkukmupun urat besi dan dahimu dari pada tembaga adanya.
  • Yeh 2:4 : 4 Karena mereka itulah anak-anak yang tebal mukanya dan tegar hatinya, kepadanya Aku menyuruhkan dikau, dan kepadanyapun hendaklah kaukatan: Demikianlah firman Tuhan Hua!
  • Kis 7:51 : 51 Hai kamu yang keras tengkuk, dan yang tiada bersunat hati dan telinga, senantiasa kamu menghalangi Rohulkudus. Sebagaimana nenek moyangmu, demikianlah kamu juga.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 4Bahwa hancurlah bumi serta dengan orang sekalian yang mendudukinya, jikalau tiada Aku meneguhkan tiang-tiangnya. -- Selah.

  • 6Janganlah naikkan tandukmu tinggi-tinggi dan janganlah kamu berkata-kata dengan tegar tengkukmu.

  • 10Tetapi aku ini akan mengabarkannya pada selama-lamanya serta menyanyi mazmur bagi Allah Yakub. (75:11)Dan aku akan menutuh segala tanduk orang fasik, tetapi tanduk orang yang benar itu akan ditinggikan.

  • 73%

    6Janganlah engkau membesarkan dirimu di hadapan raja dan janganlah berdiri di tempat orang besar-besar,

    7karena lebih baik orang berkata kepadamu: Marilah engkau, naik ke mari, dari pada engkau direndahkan orang di hadapan seorang bangsawan, yang telah kaupandang mudah akan dia.

    8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.

  • 13Hai kamu yang bersuka akan barang yang satupun tiada adanya, sedang katamu: Bukankah dengan kuasa kita maka kita sudah meninggikan tanduk kita?

  • 15Dengarlah olehmu dan berilah telinga, janganlah kamu sombong, karena Tuhan juga yang berfirman begitu.

  • 71%

    1Janganlah engkau memegahkan dirimu dari hal esok, karena tiada engkau tahu apa kelak jadi pada hari itu.

    2Biarlah orang lain memuji engkau, jangan mulutmu sendiri; biarlah orang yang tiada kekenalan, dan jangan lidahmu sendiri.

  • 1Nyanyian Hamaalot, dari Daud. -- Ya Tuhan! bahwa hatiku tiada membesarkan dirinya dan matakupun tiada tinggi, lagipun tiada aku berjalan menuntut perkara yang terlalu besar dan kecengangan kepadaku.

  • 32Jikalau kiranya engkau telah membuat perkara yang bodoh sebab membesarkan dirimu, atau telah berpikir jahat, maka hendaklah engkau bertekap mulut;

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.

  • 3Jangan berlebih-lebihan kamu bermegah-megah; janganlah perkataan sombong keluar dari pada mulutmu; karena Tuhan itu Allah yang amat mengetahuinya, dan segala perbuatan-Nyapun benar adanya.

  • 3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.

  • 70%

    4Jangan beri jawab akan orang bodoh setuju dengan bodohnya, supaya jangan engkau menjadi sama dengan dia.

    5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

  • 15Pada masa itu orang hina akan tunduk dan orang muliapun akan direndahkan dan mata orang jemawapun akan tunduk.

  • 11Sampaikanlah kiranya kemurahan-Mu kepada segala orang yang mengenal Engkau dan kebenaran-Mu kepada segala orang yang tulus hatinya.

  • 8Dengan tiada malu mereka itu berkata-kata hendak berbuat jahat dan aniaya, dan dari pada nafsu yang tinggi mereka itu bertutur.

  • 10Hendaklah kamu merendahkan diri di hadirat Tuhan, maka Ia akan meninggikan kamu kelak.

  • 18Ya Tuhan! janganlah kiranya Engkau biarkan aku mendapat malu, karena aku berseru kepada-Mu; biarlah segala orang fasik itu mendapat malu; biarlah mereka itu mendiamkan dirinya dalam kubur.

  • 69%

    18Congkak itu dahulu dari pada kebinasaan, dan kebesaran hati dahulu dari pada jatuh.

    19Terlebih baik orang yang menaruh hati rendah dengan orang yang lembut hatinya, dari pada membahagi-bahagi rampasan dengan orang congkak.

  • 17Pada sepanjang hari mereka itu bersukacita kelak akan nama-Mu dan mereka itu diangkat tinggi-tinggi oleh kebenaran-Mu.

  • 23Bahwa congkak itu merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hatinya itu berpegang akan kemuliaan.

  • 12Dahulu dari pada binasa orang membesarkan dirinya dalam hatinya, tetapi rendah hati adalah dahulu dari pada hormat.

  • 34- - -

  • 23Tetapi tiada mereka itu mau dengar, dan tiada dicenderungkannya telinganya, melainkan ditegarkannya tengkuknya, sehingga tiada didengarnya dan tiada diterimanya pengajaran.

  • 9Supaya jangan engkau menyerahkan kemuliaanmu kepada orang lain dan umur hidupmu kepada orang yang bengis;

  • 7Tiada patut sekali-kali seorang peloba menjanji perkara besar-besar, istimewa pula jikalau seorang bangsawan tiada menyampaikan janjinya.

  • 11Bahwasanya kuatnya adalah dalam lambungnya dan gagahnyapun dalam segala urat perutnya.

  • 4Maka Engkau sudah menyakatkan hati mereka itu bagi akal, sebab itu tiada Engkau beri mereka itu menang!

  • 5Tegaplah ia itu seperti batang kurma, dan tiada ia tahu berkata-kata; tak dapat tiada diusung juga akan dia, karena tiada ia tahu berjalan; janganlah kamu takut akan dia, karena tiada ia tahu berbuat jahat dan lagi tahu berbuat baikpun tiada sertanya.

  • 18Katakanlah kepada raja dan kepada permaisuripun: Turunlah kedua kamu, duduklah pada bumi, karena gugurlah sudah perhiasan kepalamu, yaitu makota kemuliaanmu.

  • 5Barangsiapa yang sombong hatinya, ia itu kebencian kepada Tuhan; turun-temurun tiada ia terlepas dari pada penghukuman.

  • 5Hendaklah engkau menengadah ke langit; lihatlah olehmu dan pandanglah akan awan-awan, bagaimana tingginya dari padamu.

  • 2Apabila datang congkak, maka malupun datanglah kelak, tetapi dengan orang yang rendah hatinya adalah hikmat.

  • 4Mata angkuh dan hati congkak dan cahaya orang jahat itu dosa adanya.

  • 8Maka sekarang jangan kamu menegarkan tengkukmu seperti bapa-bapamu, melainkan unjuklah tanganmu kepada Tuhan dan datanglah kepada tempat kesuciannya, yang telah disucikannya pada selama-lamanya, dan buatlah ibadat kepada Tuhan, Allahmu, maka kehangatan murkanya akan undur dari pada kamu kelak.

  • 23Demikianlah firman Tuhan: Orang alim jangan bermegah-megah sebab ilmunya, dan orang kuatpun jangan bermegah-megah sebab kuatnya, dan orang kayapun jangan bermegah-megah sebab kekayaannya;

  • 1Janganlah kiranya mulutmu telanjur dan janganlah hatimu gopoh-gopoh mengeluarkan barang sesuatu perkataan di hadapan hadirat Allah, karena Allah adalah di dalam sorga dan engkau di atas bumi, sebab itu hendaklah sedikit jua perkataanmu.

  • 68%

    3Maka sebab itu demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya Aku mendatangkan kelak suatu celaka atas bangsa ini, dari padanya tiada dapat kamu menarik ke luar lehermu atau berjalan dengan tegak dalamnya, karena ia itu akan suatu masa yang jahat adanya.

  • 16Tetapi kelakuan mereka itu dan segala nenek moyang kamipun dengan congkak, ditegarkannya tengkuknya dan tiada mereka itu mendengar akan firman-Mu.

  • 8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.

  • 2Ya Allah! jangan apalah Engkau berdiam diri-Mu, janganlah Engkau pekakkan diri-Mu, dan jangan Engkau seolah-olah lalai, ya Allah!

  • 9Maka janganlah kamu seperti kuda atau bagal yang tiada berakal, yang mulutnya dikenakan kang dan tali kang, supaya jangan ia dekat kepadamu.

  • 15Lalu engkau boleh mengangkat pula mukamu dengan tiada berbekas arang, lalu engkau akan bertetap dan tiada takut lagi.

  • 10Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal ia sudah jadi tinggi begitu, dan dinaikkannya mercunya sampai di awan-awan, dan hatinya membesarkan dirinya akan hal itu,