Wahyu 19:7
Hendaklah kita bersukacita dan bersukaria, dan hendaklah kita memberi Dia hormat; karena ketika kawin Anak domba itu sudah tiba, dan isteri-Nya pun sudah bersedia.
Hendaklah kita bersukacita dan bersukaria, dan hendaklah kita memberi Dia hormat; karena ketika kawin Anak domba itu sudah tiba, dan isteri-Nya pun sudah bersedia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
8Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala kebajikan orang-orang suci itu."
9Lalu katanya kepadaku, "Suratkanlah demikian ini: Berbahagialah segala orang yang dijemput kepada perjamuan kawin Anak domba itu." Maka katanya kepadaku, "Inilah yang sebenar-benar perkataan Allah."
9Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat yang sudah memegang ketujuh bokor penuh dengan ketujuh bala yang akhir itu, lalu bertuturlah kepadaku, katanya, "Marilah aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan itu, yaitu isteri Anak domba itu."
10Lalu ia membawa rohku naik ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, serta menunjukkan kepadaku Yeruzalem, negeri yang kudus itu, turun dari surga daripada Allah,
1Kemudian daripada itu aku dengar bunyi seperti suatu
2sebab segala hukumannya benar lagi adil; karena Ia telah menghukumkan sundal besar itu, yang merusakkan dunia dengan persundalannya itu, dan Ia telah membelakan darah segala hambanya atas sundal itu."
3Dan lagi kata mereka itu pada kedua kalinya, "Halleluyah! Bahkan, asapnya naik selama-lamanya."
6Maka aku dengar seperti bunyi suara orang ramai, dan seperti bunyi banyak air menderu, dan seperti bunyi guruh yang besar berkata, "Halleluyah! Karena Tuhan kita, Allah Yang Mahakuasa, sungguh memerintah.
2Maka aku tampak negeri yang kudus. Yeruzalem baharu, turun dari surga daripada Allah, lengkap seperti seorang pengantin perempuan terhias bagi suaminya.
17Lalu Roh dan pengantin perempuan itu berkata, "Marilah!" Dan orang yang mendengar itu, biarlah ia berkata, "Marilah!" Dan orang yang dahaga, biarlah ia datang, dan barangsiapa yang berkehendak, biarlah ia mengambil air hayat itu dengan percuma.
13dan Ia berjubah yang dipercik dengan darah, dan nama-Nya dikatakan, "Firman Allah."
14Maka segala tentara yang di surga mengiringkan Dia dengan menunggang kuda putih, berkainkan kain kasa putih lagi bersih.
10Bahwa amat sukacitalah hatiku akan Tuhan; hatikupun bergemar akan Allahku, karena sudah dikenakan-Nya kepadaku pakaian selamat dan diselubung-Nya aku dengan selimut kebenaran, seperti seorang mempelai laki-laki menghiasi dirinya dengan destar dan seorang mempelai perempuan menghiasi dirinya dengan selengkap permata.
2"Bahwa kerajaan surga itu diumpamakan dengan seorang raja, yang membuat perjamuan kawin bagi puteranya,
10maka mereka itu berseru-serulah dengan suara besar, katanya, "Selamat bagi Tuhan kami yang duduk di atas arasy itu, dan bagi Anak domba itu."
29Adapun orang yang empunya mempelai perempuan, itulah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki yang berdiri dan mendengar dia, bersukacita sangat sebab mendengar suara mempelai laki-laki itu; sekarang ini kesukaanku sudah genap.
13Maka seorang dari antara ketua-ketua itu bertanya serta berkata kepadaku, "Orang-orang yang berjubah putih ini, siapakah mereka itu dan dari manakah mereka itu datangnya?"
14Lalu kataku kepadanya, "Tuan juga yang mengetahuinya." Maka katanya kepadaku, "Inilah orang-orang yang datang ke luar daripada kesusahan besar itu, dan mereka itu sudah membasuh jubahnya dan memutihkan dengan darah Anak domba itu.
15Maka itulah sebabnya mereka itu ada di hadapan arasy Allah, dan mereka itu beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah-Nya; dan Ia yang duduk di atas arasy itu akan membentangkan kemah-Nya menaungi mereka itu.
27dan supaya Ia mendirikan sidang itu di hadapan-Nya sendiri dengan kemuliaan, dengan tiada cacat atau kerut atau barang sebagainya, melainkan supaya ia menjadi kudus dengan tiada bercela.
14Sekaliannya itu akan berperang melawan Anak domba itu, tetapi Anak domba itu akan menewaskan mereka itu; karena Ialah Tuan sekalian tuan, dan Raja atas segala raja; dan segala yang mengiringkan Dia itu pun menanglah, yaitu segala yang dipanggil dan yang terpilih, dan yang setia."
15Maka katanya kepadaku, "Adapun segala air yang engkau tampak di tempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala bangsa dan bahasa.
16Pada jubah-Nya dan paha-Nya ada tertulis suatu nama, yaitu, "Raja atas segala raja, dan Tuan sekalian tuan."
17Maka aku tampak pula seorang malaekat berdiri di dalam matahari, lalu ia bertempik dengan suara besar sambil berkata kepada segala burung yang terbang di udara, "Marilah berhimpun kepada perjamuan Allah yang besar,
12yang mengatakan dengan suara besar, "Berlayak Anak domba yang tersembelih itu menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji."
1Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;
2dengan dialah segala raja di bumi telah bersundal, dan segala isi dunia pun mabuk dengan air anggur persundalannya itu."
3Maka ia membawa rohku ke padang belantara, lalu aku nampak seorang perempuan duduk di atas seekor binatang merah kirmizi, yang katup dengan nama hujat, dan yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh.
4Adapun perempuan itu berkain ungu dan merah kirmizi warnanya, dan memakai emas dan permata serta berbagai-bagai mutiara, dan di dalam tangannya ada suatu cawan emas yang penuh dengan segala haram dan najis persundalannya itu;
5dan di dahinya ada tertulis suatu nama, yaitu rahasia, "Babil yang besar, ibu segala sundal dan segala haram yang di bumi."
6dan yang menjadikan kita suatu kerajaan dan imam-imam bagi hadirat Bapa-Nya yaitu Allah; bagi-Nyalah kemuliaan dan kuasa selama-lamanya. Amin.
7Tengoklah, Ia datang dengan awan, dan Ia akan kelihatan kepada tiap-tiap mata, demikian juga kepada orang yang menikam Dia; maka segala bangsa di dunia ini akan memandang Dia serta meratap. Bahkan, Amin.
4Maka disuruhkannya pula hamba yang lain, titahnya: Katakanlah kepada orang jemputan itu: Ingatlah, perjamuanku sudah aku sediakan, maka lembu-lembuku dan binatang yang tambun sudah bersembelih, dan semuanya sudah sedia; datanglah kepada perjamuan kawin.
5Bahwa tali pengukurnya sampai kepada seluruh muka bumi dan firman-Nya sampai kepada ujung bumi, ke tempat didirikannyalah kemah bagi matahari.
11Maka masuklah raja itu hendak melihati orang yang dijamu itu, lalu dilihatnya di situ seorang yang tiada memakai pakaian perjamuan kawin.
5Karena seperti seorang teruna beristerikan seorang anak dara demikianpun engkau akan diperisterikan oleh Dia, yang menyembuhkan dikau, dan seperti seorang mempelai laki-laki bergemar akan mempelai perempuan, demikianpun Allahmu kelak bergemar akan dikau.
10Sepeninggal mereka itu pergi membeli minyak, maka tibalah pengantin itu, dan anak dara yang bersedia itu pun masuklah mengiringkan pengantin itu kepada perjamuan kawin; maka pintu pun terkuncilah.
6Sekonyong-konyong pada tengah malam kedengaranlah seruan: Tengok, pengantin itu datang! Keluarlah kamu mengelu-elukan dia.
4Inilah orang yang belum menajiskan dirinya dengan perempuan, karena mereka itu teruna; dan inilah orang yang mengikut Anak domba itu barang ke mana Ia pergi. Maka orang ini sudah ditebus dari antara manusia menjadi buah sulung bagi Allah dan bagi Anak domba itu,
17Karena Hari yang besar, yaitu Hari murkanya itu sudah tiba dan siapakah yang dapat menahan?"
15Maka malaekat yang ketujuh itu pun meniup sangkakalanya, lalu kedengaranlah beberapa suara besar di surga mengatakan, "Kerajaan dunia ini menjadi kerajaan Tuhan kita, dan kerajaan Kristusnya, maka Ia akan memerintah kelak selama-lamanya."
1"Pada ketika itu kerajaan surga kelak seumpama sepuluh anak dara, yang membawa pelitanya, lalu keluar hendak mengelu-elukan pengantin laki-laki.
8Lalu titahnya kepada segala hambanya: Sungguhpun perjamuan kawin itu sudah sedia, tetapi orang jemputan itu tiada berlayak.
7Lalu kata malaekat itu kepadaku, "Apakah sebabnya engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu, dan rahasia binatang yang membawa dia, yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
20Maka Ia yang menyaksikan segala perkara ini berkata, "Bahkan, Aku datang dengan segeranya." Amin, marilah, ya Tuhan Yesus!
31Hendaklah bersuka-sukaan segala langit dan bersukacitalah bumi, dan hendaklah kata orang di antara segala bangsa kafir: Bahwa Tuhan juga yang kerajaan.
18Berkatlah kiranya atas pancaranmu, dan bersukacitalah engkau akan bini yang pada masa mudamu.
11Maka aku tampak langit terbuka, lalu kelihatan seekor kuda putih, dan orang yang duduk di atasnya itu bernama Setiawan dan Benar, maka dengan keadilan Ia memutuskan hukum dan mengadakan peperangan.
7sambil katanya dengan suara besar, "Takutlah akan Allah dan hormatilah Dia, karena ketika hukuman-Nya sudah sampai, dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi serta laut dan segala mata air."
11Hendaklah segala petala langit bersuka-sukaan, dan segala isi bumipun tamasya; hendaklah laut serta dengan sepenuh-penuh isinyapun menderu bunyinya;