Pengkhotbah 10:15

Terjemahan Lama

Kesusahan orang bodoh tersangat memenatkan orang yang tiada tahu jalan ke negeri.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mzm 107:4 : 4 Yang telah mengembara di padang belantara pada jalan yang sunyi dan tiada mendapat tempat kedudukan.
  • Mzm 107:7 : 7 Maka dipimpin-Nya mereka itu pada jalan yang betul, sehingga sampailah mereka itu ke tempat kedudukan orang.
  • Pkh 10:3 : 3 Jikalau seorang bodoh berjalan sepanjang jalan sekalipun, diberinya tahu juga kepada orang sekalian ia kekurangan akal dan lagi orang bodoh adanya.
  • Pkh 10:10 : 10 Jikalau besi sudah tumpul, tiada lagi tajamnya, baiklah diasah akan dia, maka besarlah kuasanya kelak; demikianlah peri hikmat, istimewa pula ia akan membetulkan barang sesuatu.
  • Yes 35:8-9 : 8 Maka di sana akan ada suatu jalan rata, suatu jalan raya yang disebut jalan suci, seorang najispun tiada akan lalu dari padanya! maka Ia sendiri juga akan berjalan di hadapan mereka itu, sehingga orang bodoh sekalipun tiada akan sesat. 9 Di sana tiada akan ada singa, dan binatang yang ganaspun tiada akan sampai ke sana, maka barang sesuatupun tiada didapati di sana, apabila orang yang sudah ditebus itu menjalani dia. 10 Maka segala orang tebusan Tuhan akan berjalan pergi datang ke Sion dengan bertempik sorak dan kesukaan yang kekal akan ada di atas kepalanya; mereka itu akan mendapat kesukaan dan keramaian, tetapi segala kedukaan dan pengeluh sudah terbang.
  • Yes 44:12-17 : 12 Adapun tukang besi itu memperbuat sebilah kapak, iapun berlelah dalam bara api, dan dirupakannya dengan godam dan dikerjakannya dengan lengan yang kuat, lagi ia berlapar dan jadi letih lesu! 13 Adapun tukang kayu itu meregangkan benang arang, dan mereka dengan cungkil, dan dikerjakannya dengan pahat dan direncanakannya dengan jangka, diperbuatnya atas teladan orang laki-laki, seturut rupa manusia yang elok, akan tinggal tetap di dalam rumah. 14 Maka ditebangnya akan dirinya sebatang pohon araz, atau diambilnya akan pohon saru atau pohon jati, atau dipilihnya di antara segala pohon kayu di hutan akan yang keras kayunya, atau ditanamnya pohon nagr sebatang, maka hujanpun menumbuhkan dia. 15 Tiap-tiap kayu ini bagi manusia akan dibakar; dari padanya diambilnya akan berdiang dirinya padanya, lagi dinyalakannya dan dibakarnya roti padanya, tambahan pula diperbuatkannya suatu berhala dari padanya, lalu ia menyembah kepadanya; diperbuatkannya suatu patung dari padanya lalu iapun sujud kepadanya. 16 Separuhnya dibakarnya habis dengan api, pada separuhnya direbusnya daging akan dimakan, atau digorengnya barang gorengan, lalu iapun makan sampai kenyang dan berdiang dirinya sambil katanya: Eh, aku sudah jadi hangat, aku sudah merasai panas api! 17 Maka dari pada lebihnya diperbuatkannya suatu berhala, yaitu suatu patung, lalu iapun menyembah kepadanya dan sujud kepadanya dan meminta doa kepadanya sambil sembahnya: Tolong apalah akan daku, karena engkau juga ilahku!
  • Yes 47:12-13 : 12 Maka sekarang marilah dengan segala ramalmu dan dengan kebanyakan hobatanmu, maka dengan dia juga sudah kaupenatkan dirimu dari pada masa mudamu; kalau-kalau engkau mendapat faedahnya, kalau-kalau engkau dapat membetulkan halmu pula! 13 Jikalau engkau sudah penat dari pada kebanyakan bicaramu, baiklah sekarang bangkit berdiri segala orang yang mengamat-amati peridaran langit, yang melihat dalam nujum dan yang membilang pada bulan baharu barang yang akan jadi; baiklah mereka itu melepaskan dikau dari pada barang yang akan berlaku atasmu kelak.
  • Yes 55:2 : 2 Mengapa kamu membelanjakan uang karena barang yang bukan makanan dan kelelahanmu karena barang yang tiada dapat mengenyangkan? Dengarlah akan Daku dengan yakin, makanlah barang yang baik dan biarlah hatimu menyedapkan dirinya dengan kelimpahan itu.
  • Yes 57:1 : 1 Bahwa orang yang benar itu binasalah, maka seorangpun tiada yang memperhatikannya; orang yang baikpun dipungut habis-habis, maka seorangpun tiada yang mencamkan hal itu; tetapi orang yang benar itu dipungut habis-habis dahulu dari pada datang jahat itu.
  • Yer 50:4-5 : 4 Maka pada hari itu dan pada masa itu, demikianlah firman Tuhan, akan datang segala bani Israel serta dengan segala bani Yehudapun bersama-sama, sambil berjalan sambil menangis, hendak mencahari Tuhan, Allahnya. 5 Maka mereka itu kelak bertanya-tanya akan Sion dan muka mereka itu akan menuju jalan ke sana; mereka itu akan datang serta bersangkut paut kepada Tuhan dengan suatu perjanjian yang kekal, yang tiada dilupakan lagi.
  • Hab 2:6 : 6 Bukankah sekalian itu akan mengangkat suatu perbahasaan akan halnya dan membuat beberapa ibarat akan dia, serta katanya: Wai bagi orang yang menambah-nambahkan barang yang bukan dia punya! Berapa lama, maka adalah ia seperti orang yang menenggelamkan dirinya dalam utang.
  • Mat 11:28-30 : 28 Marilah kepada-Ku, hai kamu sekalian yang berlelah dan yang menanggung berat. Aku ini akan memberi sentosa kepadamu. 29 Tanggunglah kuk Aku, dan belajarlah kepada-Ku; karena Aku lembut dan rendah hati; maka kamu akan mendapat sentosa bagi jiwamu. 30 Karena kuk Aku senang rasanya, dan tanggungan Aku ringan adanya."

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 3Jikalau seorang bodoh berjalan sepanjang jalan sekalipun, diberinya tahu juga kepada orang sekalian ia kekurangan akal dan lagi orang bodoh adanya.

  • 80%

    13Mula-mula perkataan mulutnya itu kebodohan adanya, pada kesudahannya ia itu akan gila belaka.

    14Dan lagi orang bodohpun memperbanyakkan perkataannya. Bahwa manusia tiada tahu apa akan jadi, maka barang yang berlaku atasnya kelak, siapa gerangan memberitahu dia kepadanya?

  • 77%

    7Pergilah engkau, pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau mendapati padanya bibir yang berpengetahuan.

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.

  • 15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

  • 75%

    2Amarah dengan tiada budi itu tak baik, dan orang yang berjalan terlalu pantas itu lekas jatuh.

    3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 24Akan orang yang berbudi maka kekayaan juga menjadi makotanya, tetapi orang bodoh makin tinggi makin gila.

  • 8Apakah untung orang alim itu lebih dari pada orang bodoh? Apa guna bagi seorang orang miskin, jikalau ia tahu berjalan di hadapan segala orang yang hidup?

  • 7Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis bicara yang di pintu gerbang.

  • 23Berbuat jahat itu bagi orang bodoh seperti permainan juga adanya; demikianpun melakukan dirinya dengan bijaksana itu bagi orang yang berbudi.

  • 14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 73%

    14Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya.

    15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.

    16Karena peringatan akan orang alim dan akan orang bebal itu sama, tiada kekal adanya, maka barang yang ada sekarang sekaliannya itu akan terlupa pada hari yang datang; demikianlah mati orang alim itu sama dengan orang bodoh.

  • 14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.

  • 73%

    24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.

    25Seorang anak bodoh menjadi kedukaan kepada bapanya, dan kepahitan kepada ibunya, yang telah memperanakkan dia.

  • 16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 9Bahwa orang berbudi dengan orang bodoh berbantah-bantah selalu, baik dengan amarah baik dengan tertawa, tiada juga berhentinya.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 5Bahwa orang jahil itu berlipat-lipat tangannya dan makan daging dirinya.

  • 9Seperti tongkat yang berduri diangkat oleh tangan orang mabuk, demikianlah peri perumpamaan dalam mulut orang bodoh.

  • 19Karena siapa tahu kalau ia bodoh atau berbudi? Kendatilah, ia juga akan menjadi tuan atas segala sesuatu yang telah kuperbuat di bawah langit dengan begitu banyak usaha dan begitu banyak akal. Maka ini juga sia-sialah adanya.

  • 5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

  • 10Tetapi hendaklah kamu sekalian kembali, maka aku akan menunjuk kepadamu kelak bahwa seorang yang berbudipun tiada kudapati di antara kamu.

  • 21Karena jikalau diusahakan orang pekerjaannya dengan hikmat dan pengetahuan dan selamat sekalipun, tak dapat tiada ditinggalkannya juga menjadi bahagian orang yang tiada tahu mengusahakan dia; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya dan dukacita besar.

  • 8Barangsiapa yang berbudi hatinya, ia itu menerima pengajaran, tetapi orang yang gila perkataan mulutnya itu kelak akan binasa.

  • 21Orang yang telah memperanakkan seorang bodoh, ia itu akan mendapat susah, maka bapanya seorang bodoh tiada akan bersukacita.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.

  • 18Bahwa kebodohan menjadi pusaka orang yang bebal, tetapi pengetahuan itulah makota orang yang berbudi.

  • 22Jikalau kiranya orang bodoh ditumbuk dalam lesung bersama-sama dengan segala beras sekalipun, maka tiada juga bodohnya akan bercerai dari padanya.

  • 13Bahwa seorang perempuan bodoh itu risau dan dukana, satupun tiada diketahuinya.

  • 8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?

  • 10Bahwa lezat kemuliaan tiada berpatutan dengan orang bodoh yang kaya, demikianpun tiada patut seorang hamba memerintahkan raja.

  • 30Pada sekali peristiwa berjalanlah aku lalu dari pada bendang seorang pemalas, dan dari pada kebun anggur orang yang tiada berakal.

  • 6Karena seperti bunyi duri di bawah periuk, demikianpun bunyi tertawa orang jahil. Maka ini lagi sia-sia adanya.

  • 23Sebab tiada diterimanya pengajaran, maka binasalah ia, dan iapun akan disesatkan oleh kebodohannya yang tiada terbaiki adanya.

  • 3Bahwa kepujianlah bagi orang, jika berhenti dari pada perbantahan, tetapi bodohlah orang yang memasukkan dirinya kepadanya.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.