12Pada masa itu iapun terbantun oleh orang yang bengis, oleh bangsa yang lalim, lalu dibiarkannya akan dia dengan terhantar begitu, maka cabang-cabangnyapun gugurlah pada segala bukit dan segala lembah dan ranting-rantingnyapun terhantar dengan patahnya pada tepi segala anak sungai di tanah itu; maka undurlah segala bangsa yang di atas bumi dari bawah naungnya, dibiarkannya akan dia.
13Maka segala unggas yang di udara lalu berhinggaplah pada batangnya yang tumbang itu, dan segala margasatwa dari padangpun dalam ranting-rantingnya.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
15Demikianlah firman Tuhan Hua: Pada hari ia turun ke dalam alam barzakh, Kujadikan perkabungan di mana-mana, dan Akupun menumpatkan di atasnya pancaran air yang limpah itu dan Kutahankan segala sungainya, sehingga segala sungainya seperti terkurung adanya, dan karena sebabnya sudah Kujadikan Libanon itu hitam, dan segala pohon kayu di padangpun pingsanlah karena sebabnya.
16Dengan bunyi jatuhnya sudah Kugentarkan segala bangsa, tatkala Kuempaskan dia ke dalam liang lahad serta dengan mereka sekalian yang turun ke dalam kubur; pada masa itu segala pohon kayu Eden, segala pohon pilihan dan keelokan Libanon, segala pohon yang kekurangan air itu menghiburkan dirinya di dalam alam barzakh.