Yakobus 2:25
Bukankah begitu juga Rahab perempuan sundal itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia menyambut dan mengulurkan keluar pesuruh itu dari jalan yang lain?
Bukankah begitu juga Rahab perempuan sundal itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia menyambut dan mengulurkan keluar pesuruh itu dari jalan yang lain?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
20Hendaklah engkau mengetahui, hai orang yang sia-sia, bahwa iman dengan tiada perbuatan itu kosong!
21Bukankah nenek moyang kita Ibrahim dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia hendak mengorbankan Ishak anaknya itu di atas tempat korban?
22Maka nyatalah kepadamu bahwa iman beserta dengan perbuatannya itu sudah bekerja bersama-sama, sehingga oleh sebab segala perbuatan itu imannya itu sudah menjadi sempurna.
23Oleh yang demikian sampailah nas Alkitab, yang mengatakan: Bahwa Ibrahim sudah percaya akan Allah, maka itulah dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran; maka ia pun dikatakan sahabat Allah.
24Maka nyatalah kepadamu bahwa orang dibenarkan oleh sebab perbuatannya, dan bukannya oleh sebab iman sahaja.
30Dari sebab iman juga roboh tembok negeri Yerikho, setelah sudah dikelilingi tujuh hari lamanya.
31Dari sebab iman juga Rahab, perempuan sundal itu, tiada terkena binasa beserta dengan orang durhaka itu, oleh sebab sudah menyambut orang yang mengintai itu dengan sejahteranya.
26Karena sebagaimana tubuh dengan tiada roh itu mati, demikianlah juga iman dengan tiada perbuatan itu mati.
25Tetapi oleh Yusak dihidupi akan Rahab, perempuan sundal itu, dan akan orang isi rumah bapanya dan akan segala sesuatu yang padanya, maka duduklah ia di antara segala orang Israel datang kepada hari ini, sebab telah disembunikannya kedua pesuruhan, yang telah disuruhkan Yusak pergi mengintai negeri.
22Maka kata Yusak kepada kedua orang yang telah mengintai negeri itu: Pergilah kedua kamu ke rumah orang sundal itu, keluarkanlah dari sana akan perempuan itu serta dengan segala yang ada padanya, seperti kamu sudah berjanji kepadanya pakai sumpah.
23Maka pergilah kedua orang muda yang penyuluh itu, lalu dibawanya keluar akan Rahab dan akan ibu bapanya dan akan kakak adiknya dan akan segala sesuatu yang padanya, atau pada kaum keluarganya, dibawanya akan sekalian itu keluar berlindung ke tempat tentara Israel.
1Bermula, maka diam-diam Yusak bin Nun telah menyuruhkan dua orang dari Sittim akan penyuluh, katanya: Pergilah kedua kamu mengintai tanah itu dan negeri Yerikho. Lalu orang itupun pergilah, maka masuklah keduanya ke dalam rumah seorang perempuan yang sundal adanya, bernama Rahab, hendak tidur di sana.
2Maka dikabarkan oranglah kepada raja Yerikho, sembahnya: Bahwa sesungguhnya malam ini telah datang ke mari orang dari bani Israel hendak mengintai negeri.
3Maka disuruh raja Yerikho akan orang mendapatkan Rahab mengatakan: Bawalah keluar akan orang yang telah datang kepadamu dan yang telah masuk ke dalam rumahmu, karena adapun mereka itu ke mari ini, yaitu hendak mengintai segenap negeri.
4Tetapi oleh perempuan itu telah diambil akan kedua orang laki-laki itu, disembunyikannya. Maka katanya: Sesungguhnya orang itu telah datang kepada sahaya, tetapi tiada sahaya tahu dari mana datangnya.
17Demikianlah juga iman, jikalau tiada disertai perbuatan, matilah ia sendiri.
18"Benar," kata setengah orang, "engkau ada iman, dan aku ada perbuatan, tunjukkanlah kepadaku imanmu itu dengan tiada perbuatanmu, maka aku pun akan menunjukkan kepadamu imanku daripada perbuatanku."
17Maka negeri ini hendaklah ditumpas karena Tuhan, baik negerinya baik segala isinya, melainkan Rahab, sundal itu, hendaklah dihidupi dengan segala orang yang sertanya dalam rumah, sebab disembunyikannya pesuruhan, yang telah kita suruhkan itu.
2Karena jikalau Ibrahim itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya, ada juga kemegahan padanya, tetapi bukannya kepada Allah.
3Karena apakah kata Alkitab? Bahwa Ibrahim percaya akan Allah, maka itulah dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
4Maka kepada orang yang bekerja itu, adalah gajinya, bukan dihisabkan seperti pemberian, melainkan seperti hak;
5tetapi kepada orang yang tiada bekerja, melainkan percaya akan Dia yang membenarkan orang fasik itu, maka imannya itu dihisabkan menjadi kebenaran.
6Sama seperti Daud pun mengatakan bahagia atas orang itu yang dihisabkan Allah kepadanya kebenaran, dengan tiada perbuatan itu,
16tetapi kami mengetahui, bahwa tiada seorang dibenarkan oleh sebab melakukan hukum Taurat, melainkan oleh sebab iman kepada Kristus Yesus, demikianlah kita ini sudah percaya akan Kristus Yesus, supaya kita dibenarkan oleh sebab iman kepada Kristus dan bukannya oleh sebab melakukan hukum Taurat, karena dengan melakukan hukum Taurat itu seorang pun tiada dibenarkan.
17Tetapi jikalau kita sendiri, sedang mencari jalan hendak dibenarkan di dalam Kristus, nyata menjadi orang berdosa, adakah Kristus itu pelayan dosa? Mustahil!
27Jikalau begitu, di manakah kemegahan itu? Itu sudah ditolak. Atas hukum manakah? Atas hukum melakukan syariat Tauratkah? Bukan, melainkan atas hukum iman.
28Sebab itu kami sifatkan, bahwa orang dibenarkan oleh iman, bukan dengan melakukan syariat Taurat.
5Maka Ia yang mengaruniakan Roh itu kepadamu, dan mengadakan mujizat di antara kamu itu, yaitu dari sebab melakukan hukum Tauratkah, atau sebab pemberitaan iman?
6Maka adalah ia itu seperti hal Ibrahim sudah percaya akan Allah, maka ia itu dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
13Karena bukannya orang yang mendengar bunyi Taurat itu benar kepada Allah, melainkan orang yang mengamalkan hukum Taurat itu akan dibenarkan.
11Bahwa tiada seorang pun dibenarkan oleh syariat Taurat di hadapan Allah, maka hal itu sudah nyata, sebab: Orang yang benar akan hidup dari sebab iman.
14Hai saudara-saudaraku, apakah faedahnya jikalau orang mengatakan dirinya ada iman, tetapi tiada padanya perbuatan, dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
8Karena dengan anugerah itu kamu diselamatkan oleh sebab iman, maka hal itu bukannya pekerjaan kamu, melainkan karunia Allah,
9bukannya daripada perbuatan, supaya jangan barang seorang memegahkan dirinya.
22Itulah sebabnya juga imannya itu dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
23Tetapi perkataan "dihisabkan kepadanya itu" bukannya tersurat kepada Ibrahim sahaja,
30Apakah yang hendak kita katakan? Bahwa orang kafir, yang tiada menuntut kebenaran, sudah mencapai kebenaran, yaitu kebenaran yang dari dalam iman.
39dan oleh karena Dia juga barangsiapa yang percaya itu dibenarkan daripada segala sesuatu yang tiada dapat kamu dibenarkan oleh Taurat Musa.
15Maka diulurkannya keduanya dengan tali dari pada tingkap rumahnya, karena rumahnya adalah di atas dewala negeri, dan perempuan itupun diamlah di atas dewala itu.
6Maka percayalah Abram akan Tuhan, maka itulah yang dibilangkan Tuhan baginya akan kebenaran.
2Karena di dalam hal iman segala datuk nenek itu sudah terpuji.
24serta dibenarkan cara karunia sahaja, dengan anugerah Allah, oleh sebab penebusan yang ada di dalam Yesus Kristus,
9Jikalau begitu, bahagia itu diuntukkan kepada orang yang bersunat sahajakah? Atau kepada orang yang tiada bersunat juga? Karena kami mengatakan, bahwa kepada Ibrahim itu imannya dihisabkan menjadi kebenaran.
10Tetapi bagaimanakah iman itu sudah terhisab kepadanya? Tatkala ia sudah bersunatkah? Atau belum bersunatkah? Bukannya pada masa bersunat, melainkan pada masa belum bersunat,
6Tetapi jikalau daripada anugerah, maka bukanlah daripada perbuatan manusia, sebab jikalau daripada perbuatan itu, anugerah itu bukannya lagi anugerah.
17Karena di dalamnya itu kebenaran Allah dinyatakan daripada iman kepada iman, seperti yang telah tersurat: Bahwa orang benar itu akan hidup oleh sebab iman.
20Karena dengan melakukan hukum Taurat tiada seorang pun dibenarkan; sebab dari dalam Taurat itu datang pengenalan dosa sahaja.
25Demikianlah juga segala kebajikan pun ada yang nyata sekali, dan yang berlainan halnya itu pun tiada tersembunyi.
9Sebab itulah segala orang yang beriman itu beroleh berkat beserta dengan Ibrahim yang mukmin itu.
21Maka katanya: Benarlah katamu ini, biarlah begitu. Lalu dilepaskannya keduanya pergi dan tali kirmizi itupun diikatnya pada tingkap itu.