Ayub 13:4
Karena sesungguhnya kamulah pereka dusta, kamu sekalian tabib yang tiada berguna.
Karena sesungguhnya kamulah pereka dusta, kamu sekalian tabib yang tiada berguna.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Mengapa kamu tiada berdiam dirimu sekali, supaya ia itu bagimu akan hikmat.
8Tetapi sungguh kamu percaya akan perkataan penipu, yang tiada memberi faedah.
12Kamu sendiri juga sudah melihat semuanya dengan matamu, mengapa maka kamu sesat oleh kepikiranmu yang sia-sia?
3Karena tanganmu berlumur dengan darah dan segala jarimu dengan aniaya, bibirmu berkata dusta dan lidahmu mereka jahat.
4Seorangpun tiada yang membuka mulutnya karena keadilan dan seorangpun tiada yang masuk hukum karena kebenaran; mereka itu harap pada barang yang sia-sia serta berkata dusta; bahwa orang mengandung aniaya dan beranak kejahatan.
7Patutkah kamu mengatakan barang yang tiada benar di hadapan Allah? patutkah kamu mengatakan dusta di hadapan-Nya?
4Karena akan siapakah kamu bergemar? akan siapakah kamu ngangakan mulutmu dan mengelelotkan lidahmu? Bukankah kamu anak-anak durhaka dan suatu benih yang haram?
13Seorangpun tiada yang membicarakan halmu, tiadalah kesembuhan atau baiknya bagi penyakitmu yang payah itu.
3masakan dustamu mendiamkan segala orang; masakan engkau membuat olok-olok dan seorangpun tiada mempermaklumkan dikau.
4Maka katamu: Pengajaranku itu betul, dan sucilah aku kepada pemandangan-Mu.
6Tipu juga barang yang dilihatnya dan dusta belaka nubuatnya; kata mereka itu: Demikianlah firman Tuhan! maka Tuhanpun tiada menyuruhkan mereka itu, lalu kemaluanlah mereka itu tiada boleh disampaikan barang yang telah dikatakannya.
7Bukankah khayal tipu juga, yang kamu lihat itu, dan nubuat dusta yang kamu katakan, apabila katamu: Demikianlah firman Tuhan! maka tiada Aku berfirman sekali-kali?
8Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal kamu berkata tipu dan melihat dusta, sebab itu sugguh Aku kelak membalas dia kepadamu, demikianlah firman Tuhan Hua!
34Sebab itu apa guna kamu menghiburkan daku dengan perkataan yang sia-sia? Dasar segala jawab kamu tiada kurang salah adanya.
2Bahwa banyak perkataan yang demikian sudah kudengar; maka kamu ini penghibur yang tiada tertahan.
3Kepada Allah yang Mahakuasa juga aku hendak berkata-kata; kepada Allah juga aku hendak membicarakan halku.
22Sebab kamu sudah mendukacitakan hati orang yang benar dengan dustamu, sedang tiada Aku mendukakan dia, dan kamu sudah menguatkan tangan orang fasik, sehingga tiada ia balik dari pada jalannya yang jahat akan memeliharakan nyawanya;
4Bahkan, engkau meniadakan takut akan Allah, dan engkaupun mengurangkan hormat akan Allah.
6Jikalau aku benar sekalipun dibilang juga akan daku seperti seorang pembohong; sebilah anak panah maut melukakan daku, meskipun aku tiada berdosa.
28Bahwa durhakalah mereka itu sekalian terlebih dari pada segala orang durhaka, mereka itulah penipu yang cerdik, tabiatnya bagai tembaga dan besi, bersama-sama mereka itu orang fasik adanya.
3Dibentangkannya lidahnya yang bohong itu seperti busur dan oleh khianatnya mereka itu merajalela di dalam negeri; bahkan, dari pada jahat mereka itu langsung kepada jahat, dan tiada dikenalnya Aku, demikianlah firman Tuhan.
24Bahwasanya adamu kurang lagi dari pada ketiadaan dan perbuatanmu sia-sia belaka; kebencianlah tiap-tiap orang yang setuju dengan kamu.
5Bahkan, mereka itu menipu, masing-masing akan kawannya, karena tiada lagi mereka itu berkata benar, dibiasakannya lidahnya pada berkata dusta, dan diusahakannya dirinya dalam berbuat salah.
6Bahwa kedudukanmu adalah di tengah-tengah tipu daya, maka oleh tipu dayanya engganlah mereka itu mengenal Aku; demikianlah firman Tuhan.
13Karena dari pada besar dan kecil mereka itu sekalian mencahari laba yang keji, bahkan, baik nabi baik imam, semuanya berlaku dengan tipu.
14Maka luka puteri umat-Ku diobatinya dengan semudah-mudahnya jua, katanya: Selamat, selamat! maka selamatpun tiada.
11Maka dengan telanjurku telah aku berkata demikian: Bahwa segala manusia itu pembohong adanya.
6Jangan apalah engkau menambahi firman-Nya dengan barang sesuatu, supaya jangan dihukumkan-Nya engkau dan didapati-Nya akan dikau seorang pembohong.
8dalam seperkara juga mereka itu bodoh dan gila adanya, yaitu sepotong kayu menjadi baginya akan pengajaran sia-sia.
19Bolehkah kamu menghinakan Daku di hadapan umat-Ku karena syeir segenggam atau roti sepotong, hendak membunuh orang yang tiada patut dibunuh dan hendak menghidup orang yang tiada patut dihidupi, oleh dusta kamu kepada umat-Ku, yang suka mendengar dusta?
3Mengapa maka engkau bermegah-megah akan kejahatan, hai orang gagah? sesungguhnya kemurahan Allah tinggal juga kekal pada segala hari.
4Engkau mengupayakan pembunuhan dan celaka, lidah-Mu seperti pisau cukur yang tajam; dikerjakannya tipu daya.
27Bahwasanya kamu menggali-gali lawan seorang sahabatmu.
19Engkau memasukkan mulutmu dalam jahat, dan lidahmu mereka tipu daya.
15Sia-sia belaka adanya, suatu perbuatan persesatan, apabila tulah datang atasnya hilanglah sekaliannya.
2Tolong apalah, ya Tuhan! karena kuranglah orang yang saleh dan orang yang setiawanpun telah hilang dari antara segala anak Adam.
5Apa guna kamu lagi disesah? niscaya kamu akan bertambah murtad; segenap kepala itu sakit dan segenap hatipun letih lesu.
9Haraplah akan Dia, hai segala umat! pada sediakala; curahkanlah isi hatimu di hadapan hadirat-Nya; bahwa Allah itulah perlindungan bagi kami. -- Selah.
13Bagaimana kita khianat dan sudah menyangkal Tuhan dan sudah undur dari pada Allah kita; bagaimana kita sudah berkata-kata hendak gagah dan murtad dan hati kita sudah mengandung dan mereka segala perkataan dusta.
17Bahwa kamu memenatkan Tuhan dengan segala perkataanmu, maka katamu juga: Dengan apa kami memenatkan Dia? Yaitu sebab katamu: Barangsiapa yang berbuat jahat, ia itu baik kepada pemandangan Tuhan, dan akan orang yang begitu, Ia berkenan! Maka di mana gerangan Allah yang mengadakan hukum?
4Berapa lamakah kamu lagi mengupayakan bencana lawan seorang orang? kamu sekalian akan dibunuh; bahwa adalah kamu seperti tembok yang condong dan seperti pagar yang hendak roboh.
4Yang lemah tiada kamu kuatkan, dan yang sakit tiada kamu obati, dan yang luka tiada kamu bebati, dan yang terhalau tiada kamu bawa balik, dan yang sesat tiada kamu cahari, melainkan kamu sudah memerintahkan dia dengan kekerasan dan dengan bengis.
8yang mulutnya selalu mengatakan dusta, dan tangan kanannyapun tangan kanan khianat adanya.
13Segala perkataanmu sudah terlalu keras kepada-Ku, demikianlah firman Tuhan; meskipun katamu begini: Apakah kata kami yang tiada Kausuka itu?
14Bahwa katamu: Cuma-cuma juga berbuat ibadat kepada Allah! Dan apakah faedahnya kami melakukan pengawalannya dan kami berpakaikan kain perkabungan di hadapan hadirat Tuhan serwa sekalian alam!
17pada masa itu segala manusia bodoh dan tiada berpengetahuan adanya; kemalu-maluanlah segala pandai emas akan patung perbuatannya, karena dusta juga barang yang diperbuatnya, tiadalah nyawa di dalamnya.
18Mengapa maka sengsaraku tiada berkesudahan dan penyakitku pedih begitu, sehingga engganlah ia itu disembuhkan? Bahwa Engkaulah bagiku selaku anak sungai yang kekeringan, selaku air yang tiada tentu jalannya!
10Siapakah merupakan suatu berhala? dituangnya suatu patung yang tiada berguna.
21Demikianlah sekarang kamupun tiada berfaedah kepadaku; baharu kamu melihat kegentaran itu maka kamu lari!
12sekalian mereka itu sudah menyimpang ke lain, sekaliannya itu menjadi sia-sia; tiadalah seorang yang berbuat kebajikan, bahkan, seorang pun tidak;