Mazmur 62:9

Terjemahan Lama

Haraplah akan Dia, hai segala umat! pada sediakala; curahkanlah isi hatimu di hadapan hadirat-Nya; bahwa Allah itulah perlindungan bagi kami. -- Selah.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mzm 39:5 : 5 Ya Tuhan! maklumkanlah kiranya kepadaku ajalku dan ukuran umurku hidup, supaya kuketahui bagaimana fana keadaanku.
  • Yes 40:15 : 15 Bahwasanya segala bangsa dibilang-Nya seperti setitik air pada timba dan seperti sazarah lebu pada daun neraca: Bahwasanya dihamburkan-Nya segala pulau itu seperti duli yang lumat.
  • Yes 40:17 : 17 Bagi-Nya segala bangsa seperti satupun tiada, dibilang-Nya akan sekalian itu kurang lagi dari pada ketidaan dan sia-sia adanya.
  • Mzm 39:11 : 11 Angkatlah kiranya bala-Mu itu dari padaku, karena pingsanlah aku oleh tekan tangan-Mu.
  • 1Sam 18:5 : 5 Maka apabila Daud keluar ke mana-mana, sebab disuruhkan Saul akan dia, dilakukannya dirinya dengan bijaksana, maka sebab itu dijadikan Saul akan dia penghulu orang perang, dan berkenanlah ia kepada pemandangan segenap orang banyak itu, dan lagi kepada pemandangan segala pegawai Saul.
  • 1Sam 18:21-26 : 21 Lalu titah Saul: Baiklah aku memberikan dia kepadanya akan suatu jerat baginya dan supaya tangan orang Filistinpun melawan dia, maka sebab itu titah Saul kepada Daud: Hendaklah pada hari ini engkau menjadi menantuku dengan anakku yang lain itu. 22 Maka Saul sudah bertitah kepada segala pegawainya demikian: Katakanlah olehmu diam-diam kepada Daud: Bahwasanya baginda berkenan akan dikau dan segala pegawainyapun kasih akan dikau; maka sebab itu hendaklah sekarang engkau menjadi menantu baginda. 23 Maka apabila pegawai Saul menyampaikan segala perkataan itu kepada Daud, maka kata Daud: Perkara kecilkah pada sangkamu menjadi menantu raja, sedang beta ini orang hina papa? 24 Maka pegawai Saulpun menyampaikan kata itu kepada baginda, sembahnya: Perkataan yang demikian sudah disahut Daud. 25 Lalu titah Saul: Katakanlah ini kepada Daud: Bahwa baginda tiada menghendaki isi nikah, melainkan seratus kulup orang Filistin jua, supaya disampaikan pembalasan kepada musuh baginda; maka ia itu sebab maksud Saul bahwa Daud akan binasa kelak oleh tangan orang Filistin. 26 Maka oleh pegawai itu disampaikan titah ini kepada Daud, maka benarlah kepada pemandangan Daud menjadi menantu baginda dengan demikian peri. Maka dahulu dari pada genaplah harinya,
  • 1Sam 23:12 : 12 Maka sembah Daud pula: Sungguhkah orang isi Kehila ini hendak menyerahkan hamba dan segala orang hamba kepada tangan Saul? Maka firman Tuhan: Sungguh mereka itu hendak menyerahkan kamu kelak.
  • 1Sam 23:19-20 : 19 Kemudian dari pada itu pergilah orang Zifi ke hulu, menghadap Saul, yang di Gibea, sembahnya: Bukankah Daud bersembunyi hampir dengan patik pada tempat-tempat yang tiada dapat dihampiri dalam hutan, dekat dengan bukit Hakhila, yang pada sebelah selatan gurun? 20 Maka sekarangpun, ya tuanku! inilah segala kehendak hati tuanku! turun apalah dengan segera; maka atas patik sekalian ini akan menyerahkan dia kepada tangan tuanku.
  • 1Sam 26:21-25 : 21 Maka titah Saul: Bahwa aku sudah berdosa; pulanglah, hai anakku Daud! karena tiada aku mau berbuat jahat lagi akan dikau, sebab pada hari ini engkau sayang akan nyawaku; bahwasanya perbuatanku bodoh sekali dan aku sudah sesat sangat. 22 Maka sahut Daud, sembahnya: Lihatlah, ini adalah pendahan tuanku; sekarang suruhlah seorang dari pada rakyat itu ke mari akan mengambil dia. 23 Tetapi dibalas Tuhan kiranya kebenaran dan setia masing-masing; yaitu Tuhan yang sudah menyerahkan tuanku pada hari ini kepada tangan patik, maka tiada patik mau mendatangkan tangan patik akan orang yang sudah disiram bagi Tuhan. 24 Maka seperti pada hari ini patik mengindahkan nyawa tuanku, demikianpun hendaklah nyawa patik diindahkan oleh Tuhan dan dilepaskan-Nya patik kiranya dari pada segala bahaya! 25 Maka titah Saul kepada Daud: Berkatlah kiranya atasmu, hai anakku Daud! bahwasanya engkau akan menyelesaikannya kelak, bahkan, engkau akan menang. Setelah itu, maka kembalilah Daud kepada jalannya dan Saulpun pulanglah ke tempatnya.
  • 2Sam 15:6 : 6 Maka demikianlah peri kelakuan Absalom dengan segala orang Israel yang datang hendak menghadap hukum baginda, maka dicuri Absalom akan hati orang Israel.
  • 2Sam 15:31 : 31 Maka pada masa itu dimaklumkan oranglah kepada Daud, sembahnya: Bahwa Akhitofelpun adalah di antara segala orang yang sefakat dengan Absalom. Maka kata Daud: Ya Tuhan! batalkanlah kiranya bicara si Akhitofel!
  • Mzm 116:11 : 11 Maka dengan telanjurku telah aku berkata demikian: Bahwa segala manusia itu pembohong adanya.
  • Mzm 118:9 : 9 Dan berlindung kepada Tuhan itu terutama dari pada harap pada raja-raja.
  • Mat 21:9 : 9 Maka orang banyak yang berjalan di hadapan dan yang mengikut itu pun bersorak-soraklah, katanya, "Hosanna bagi Anak Daud, mubaraklah Ia yang datang dengan nama Tuhan, Hosanna di tempat yang Mahatinggi."
  • Yoh 19:15 : 15 Tetapi berteriaklah mereka itu, katanya, "Buanglah, buanglah Dia! Salibkanlah Dia!" Maka kata Pilatus kepada mereka itu, "Rajamu itu patutkah aku salibkan?" Maka sahut segala kepala imam, "Tiadalah pada kami raja lain daripada baginda Kaisar juga."
  • Rm 3:4 : 4 Sekali-kali tidak, melainkan Allah itu benar, tetapi segala manusia pembohong, seperti yang tersurat ini: Supaya Engkau nyata benar di dalam firman-Mu, dan menang apabila Engkau disalahkan orang.
  • 1Sam 18:7 : 7 Maka segala perempuan itu sambil menabuh sambil menyanyi berganti-ganti, bunyinya: Bahwa Saul sudah membunuh beribu-ribu, tetapi Daud berlaksa-laksa.
  • Mzm 55:13-14 : 13 Sesungguhnya bukan seteru adanya yang menghinakan daku, jikalau demikian bolehlah aku menyabarkan dia, dan bukannya orang pembenci yang berbangkit melawan aku, jikalau kiranya demikian bolehlah aku menyembunyikan diriku dari padanya. 14 Melainkan engkau juga, hai manusia! yang seperti sepadanku, dan pengiringku dan handaiku,
  • Dan 5:27 : 27 TEKAIL, tuanku sudah ditimbang dengan neraca, tetapi didapati akan tuanku terlalu ringan!

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 76%

    5Ya Tuhan! maklumkanlah kiranya kepadaku ajalku dan ukuran umurku hidup, supaya kuketahui bagaimana fana keadaanku.

    6Bahwa sesungguhnya Engkau telah menjadikan umurku setelempap jua lanjutnya, dan umurku seperti satupun tiada apa di hadapan hadirat-Mu; bahwasanya tiap-tiap orang, jikalau berdiri tetap sekalipun, maka sia-sia belaka adanya. -- Selah.

  • 10Bahwa sesungguhnya orang hina itu sia-sia adanya dan orang yang mulia itupun dusta; jikalau kiranya bersama-sama mereka itu ditimbang dengan neraca, niscaya terlebih ringan dari pada sia-sia adanya.

  • 6yaitu orang hina diangkat kepada jawatan yang besar-besar, dan orang muliapun tinggal di bawah.

  • 4Bahwa manusia itu seumpama uap yang sia-sia dan umur hidupnyapun seperti bayang-bayang yang lalu.

  • 8Dalam Allah juga selamatku dan kemuliaanku, dan Allahpun gunung batu kuatku dan perlindunganku.

  • 11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

  • 72%

    9Tetapi biarlah saudara yang rendah memegahkan dirinya di dalam hal ia ditinggikan;

    10dan orang yang kaya di dalam hal ia direndahkan, karena seperti bunga rumput ia akan hilang kelak.

  • 17Maka pada hari itu segala kebesaran manusia akan ditundukkan dan segala ketinggian orang laki-laki akan direndahkan, maka pada hari itu hanya Tuhan sendiri juga akan mahatinggi.

  • 71%

    11Segala mata orang yang tinggi itu akan direndahkan dan segala sombong orang laki-laki akan ditundukkan, maka pada hari itu hanya Tuhan jua akan tertinggi.

    12Karena satu hari sudah ditentukan oleh Tuhan serwa sekalian alam bagi segala orang yang jemawa dan tinggi dan bagi segala orang yang mengatas-ataskan dirinya, supaya mereka itu direndahkan.

  • 18Sia-sialah adanya dan suatu perbuatan tipu juga; apabila datang percobaan maka hilanglah semuanya.

  • 22Maka sebab itu jangan lagi kamu harap pada manusia, yang ada nafas di dalam lobang hidungnya, karena dalam apa gerangan dapat dibilang akan dia?

  • 7Tetapi Allah juga akan merobohkan dikau kelak pada selama-lamanya; Iapun akan mencabut dan membantun engkau dari dalam kemahmu, bahkan, Iapun akan mencabut engkau dari dalam negeri segala orang hidup. -- Selah.

  • 15Sia-sia belaka adanya, suatu perbuatan persesatan, apabila tulah datang atasnya hilanglah sekaliannya.

  • 11Bolehkah Aku sabarkan neraca yang salah dan pundi-pundi berisi batu timbangan penipu?

  • 2Apabila aku berseru, sahutlah kiranya akan daku, ya Allah kebenaranku! maka dalam hal kepicikanku Engkau telah mengadakan keluasan bagiku; kasihankanlah kiranya aku dan terima apalah permintaan doaku.

  • 6Mengapa gerangan aku akan takut pada hari kesukaran, apabila jahat itu mengelilingi aku pada segala langkahku?

  • 15Pada masa itu orang hina akan tunduk dan orang muliapun akan direndahkan dan mata orang jemawapun akan tunduk.

  • 4Maka telah diberikan-Nya dalam mulutku suatu nyanyian baharu, yaitu suatu pujian bagi Allah kita; maka banyak orang akan melihatnya serta takut dan harap akan Tuhan.

  • 31Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya.

  • 71%

    1Bahwa neraca yang salah itu kebencian pada Tuhan, tetapi batu timbangan yang betul itulah kesukaannya.

    2Apabila datang congkak, maka malupun datanglah kelak, tetapi dengan orang yang rendah hatinya adalah hikmat.

  • 17Bagi-Nya segala bangsa seperti satupun tiada, dibilang-Nya akan sekalian itu kurang lagi dari pada ketidaan dan sia-sia adanya.

  • 23Bahwa congkak itu merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hatinya itu berpegang akan kemuliaan.

  • 14Maka adalah pula suatu perkara yang sia-sia, yang jadi di atas bumi, yaitu: Adalah orang benar yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang fasik, dan adalah orang fasik yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang benar. Maka sebab itu kataku: Ini suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 4Berapa lamakah kamu lagi mengupayakan bencana lawan seorang orang? kamu sekalian akan dibunuh; bahwa adalah kamu seperti tembok yang condong dan seperti pagar yang hendak roboh.

  • 29Bahwasanya mereka itu sekalian sia-sialah adanya dan segala perbuatan mereka itu cuma-cumalah, segala patung tuangan mereka itu angin dan sia-sia belaka.

  • 8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!

  • 8Bahwa hasil tanah itu bagi orang sekalian, jikalau raja sekalipun dipeliharakan dengan hasil tanah juga.

  • 11Angkatlah kiranya bala-Mu itu dari padaku, karena pingsanlah aku oleh tekan tangan-Mu.

  • 23Dua macam batu timbangan menjadi suatu kebencian kepada Tuhan dan neraca penipu itu sangat jahat.

  • 24Barang seketika lamanya mereka itu ditinggikan, lalu hilanglah mereka itu dalam sesaat jua; mereka itu jatuh seperti segala kejadian lain jatuh, dan mereka itu digentas seperti mayang-mayang gandum pada musim tuanya.

  • 2Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib; kesia-siaan atas segala kesia-siaan, semuanya juga sia-sia adanya.

  • 3Jangan kiranya kamu harap pada raja-raja, pada anak Adam, yang tiada selamat padanya.

  • 12Pada sangka hatinya bahwa rumahnya akan tinggal tetap pada selama-lamanya dan tempat kedudukannyapun kekal turun-temurun, dan dinamainya negeri-negeri dengan nama dirinya.

  • 3Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.

  • 6Maka kepada tangan-Mulah aku menyerahkan nyawaku; bahwa Engkau telah menebus aku, ya Tuhan, Allah yang benar.

  • 11Bahwa neraca dan daun neraca yang betul itu Tuhan punya, dan segala batu timbangan dalam pundi-pundi itupun perbuatannya.

  • 23Ia juga yang meniadakan segala penghulu, dan segala hakim di atas bumi dijadikan-Nya sia-sialah adanya.

  • 19Yang tiada memandang muka orang besar-besar dan tiada membedakan antara orang kaya dengan orang miskin, karena sekalian mereka itu perbuatan tangan-Nya juga.

  • 8dalam seperkara juga mereka itu bodoh dan gila adanya, yaitu sepotong kayu menjadi baginya akan pengajaran sia-sia.

  • 2Segala jalan orang tampaklah benar kepada pemandangannya sendiri, tetapi Tuhan juga menimbangkan segala perasaan hati.

  • 9Orang yang sangka akan dirinya kecil, tetapi adalah hamba juga padanya, ia itu baik dari pada orang yang sangka akan dirinya besar, tetapi ia kekurangan makan.

  • 8Adapun berlindung kepada Tuhan itu terutama dari pada harap pada manusia.

  • 2Dengarlah ini, hai segala bangsa! berilah telinga, hai segala orang isi dunia!

  • 5Maka direndahkan-Nya orang yang bersemayam tinggi-tinggi; negeri yang tinggi itu ditundukkan-Nya, bahkan, ditundukkan-Nya sampai ke bumi, dan disamakan-Nya dengan tanah.

  • 17Apakah manusia, maka Engkau membilang dia besar begitu, dan Engkaupun menaruh hati akan dia?

  • 11Bahwa Tuhan mengetahui akan segala kepikiran manusia bahwa ia itu sia-sialah adanya.