Ayub 15:31

Terjemahan Lama

Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yes 59:4 : 4 Seorangpun tiada yang membuka mulutnya karena keadilan dan seorangpun tiada yang masuk hukum karena kebenaran; mereka itu harap pada barang yang sia-sia serta berkata dusta; bahwa orang mengandung aniaya dan beranak kejahatan.
  • Hos 8:7 : 7 Karena mereka itu sudah menabur angin, tak akan jangan mereka itu akan mendapat tofan; bahwa tiada akan bertumbuh mayang-mayang gandum padanya; adalah ia itu pucuk yang tiada berbiji-biji; jikalau kiranya adalah isinya, niscaya kelak dimakan habis juga oleh orang keluaran akan dia.
  • Yun 2:8 : 8 Bahwa mereka itu yang mengindahkan barang yang sia-sia, ia itu meninggalkan pancaran selamatnya.
  • Gal 6:3 : 3 Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.
  • Gal 6:7-8 : 7 Janganlah kamu tersesat: Allah tiada boleh diolok-olokkan; karena barang yang ditabur orang, itu juga akan dituainya. 8 Karena barangsiapa yang menabur di dalam hawa nafsunya itu akan menuai kebinasaan daripada hawa nafsunya; tetapi barangsiapa yang menabur di dalam Roh itu, akan menuai hidup yang kekal daripada Roh itu.
  • Ef 5:6 : 6 Biarlah jangan orang memperdayakan kamu dengan perkataan yang sia-sia; karena itulah sebabnya datang murka Allah atas anak-anak durhaka.
  • Ayb 4:8 : 8 Adalah seperti yang sudah kulihat, barangsiapa yang menenggala kejahatan dan menabur celaka, ia itu juga akan menuai dia.
  • Ayb 12:16 : 16 Pada-Nya adalah kuat dan kebijaksanaan; kepada-Nya juga bergantung orang sesat dan yang menyesatkan.
  • Mzm 62:10 : 10 Bahwa sesungguhnya orang hina itu sia-sia adanya dan orang yang mulia itupun dusta; jikalau kiranya bersama-sama mereka itu ditimbang dengan neraca, niscaya terlebih ringan dari pada sia-sia adanya.
  • Ams 22:8 : 8 Barangsiapa yang menabur jahat, ia itu akan menuai celaka, maka hilanglah tongkat geramnya.
  • Yes 17:10-11 : 10 Karena engkau sudah melupakan Allah, pohon selamatmu, dan tiada engkau ingat akan gunung batu kuatmu, tambahan pula engkau sudah membuat beberapa taman lezat akan dirimu dan sudah menanami dia dengan pokok-pokok lain negeri. 11 Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.
  • Yes 44:20 : 20 Hatinya yang kena tipu itu mengenyangkan dirinya dengan abu serta menyesatkan dia, sehingga tiada dapat diluputkannya nyawanya dan tiada ia berkata demikian: Mudah-mudahan adalah barang dusta dalam tanganku kanan.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 32Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi.

  • 77%

    29Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.

    30Tiada ia akan keluar dari dalam kegelapan, dan apipun akan makan habis segala taruknya, dan nafas dari pada mulut Allahpun akan menghembuskan dia.

  • 74%

    28Barangsiapa yang harap pada kekayaannya, ia itu akan jatuh kelak, tetapi segala orang yang benar itu akan bertunas seperti pokok muda-muda.

    29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 74%

    9Haraplah akan Dia, hai segala umat! pada sediakala; curahkanlah isi hatimu di hadapan hadirat-Nya; bahwa Allah itulah perlindungan bagi kami. -- Selah.

    10Bahwa sesungguhnya orang hina itu sia-sia adanya dan orang yang mulia itupun dusta; jikalau kiranya bersama-sama mereka itu ditimbang dengan neraca, niscaya terlebih ringan dari pada sia-sia adanya.

  • 7Tetapi Allah juga akan merobohkan dikau kelak pada selama-lamanya; Iapun akan mencabut dan membantun engkau dari dalam kemahmu, bahkan, Iapun akan mencabut engkau dari dalam negeri segala orang hidup. -- Selah.

  • 11Bahwa kekayaan yang diperoleh dengan sia-sia, itu kelak akan dihabiskan, tetapi orang yang mengumpulkan dengan lelah tangannya itu akan menambahkan dia.

  • 6Barangsiapa yang hendak mengumpulkan harta dengan lidah penipu, ia itu seperti uap yang dikejar oleh orang yang menuju maut.

  • 18Janganlah seorang pun menipu diri. Jikalau barang seorang di antara kamu menyangka dirinya sendiri bijak di dalam dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya boleh ia menjadi pandai.

  • 6Bahwa sesungguhnya Engkau telah menjadikan umurku setelempap jua lanjutnya, dan umurku seperti satupun tiada apa di hadapan hadirat-Mu; bahwasanya tiap-tiap orang, jikalau berdiri tetap sekalipun, maka sia-sia belaka adanya. -- Selah.

  • 15Sia-sia belaka adanya, suatu perbuatan persesatan, apabila tulah datang atasnya hilanglah sekaliannya.

  • 18Sia-sialah adanya dan suatu perbuatan tipu juga; apabila datang percobaan maka hilanglah semuanya.

  • 72%

    14Barang yang amat diharapnya itu akan pecah, dan segala pengharapannyapun sarang laba-laba adanya.

    15Iapun akan bersandar kepada rumahnya, maka tiada ia itu tahan berdiri, ia akan berpegang kepadanya, maka tiada ia itu akan tinggal tetap.

  • 20Hatinya yang kena tipu itu mengenyangkan dirinya dengan abu serta menyesatkan dia, sehingga tiada dapat diluputkannya nyawanya dan tiada ia berkata demikian: Mudah-mudahan adalah barang dusta dalam tanganku kanan.

  • 7Janganlah kamu tersesat: Allah tiada boleh diolok-olokkan; karena barang yang ditabur orang, itu juga akan dituainya.

  • 71%

    2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.

    3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.

  • 3Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.

  • 26Orang yang percaya akan hatinya sendiri ialah seorang bodoh, tetapi orang yang melakukan dirinya dengan bijak ia itu tiada akan kena celaka.

  • 5Jikalau kiranya aku sudah melakukan perkara yang sia-sia, dan kakiku pantas berjalan kepada dusta,

  • 16Pada-Nya adalah kuat dan kebijaksanaan; kepada-Nya juga bergantung orang sesat dan yang menyesatkan.

  • 19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?

  • 14Maka iapun akan dicabut dari dalam kemah pengharapannya, dan dibawa oranglah akan dia menghadap malak alhaibani.

  • 70%

    5Demikianlah firman Tuhan: Kutuklah orang yang harap pada manusia dan yang menaruh daging akan lengannya, dan yang hatinya undur dari pada Tuhan!

    6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.

  • 8Barangsiapa yang menabur jahat, ia itu akan menuai celaka, maka hilanglah tongkat geramnya.

  • 8Tetapi sungguh kamu percaya akan perkataan penipu, yang tiada memberi faedah.

  • 32Karena tak akan jangan kesalahan orang bodoh juga yang membunuh dia kelak, dan alpa orang ahmak juga yang membinasakan dia.

  • 10Tetapi engkau harap pada kejahatanmu; katamu: Seorangpun tiada melihat aku; maka hikmatmu dan pengetahuanmu menyesatkan dikau, sehingga engkau berkata dalam hatimu begini: Bahwa aku yang demikian ini, maka seorangpun tiada yang lebih dari padaku.

  • 14Tak baik, tak baik! kata orang yang empunya, tetapi setelah sudah hilang, maka dipujinya dengan tiada perhinggaan.

  • 70%

    6Biarlah jangan orang memperdayakan kamu dengan perkataan yang sia-sia; karena itulah sebabnya datang murka Allah atas anak-anak durhaka.

  • 6Jangan apalah engkau menambahi firman-Nya dengan barang sesuatu, supaya jangan dihukumkan-Nya engkau dan didapati-Nya akan dikau seorang pembohong.

  • 16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.

  • 9Bersinnya bercahayakan terang dan matanyapun seperti kelopak fajar adanya.

  • 11Karena tahulah Ia akan orang fasik; didapatinya akan kejahatan barang di mana tiada disangka orang sekalipun!

  • 8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 22Tiada ia harap bahwa ia boleh terlepas dari pada kegelapan, melainkan pada sangkanya ia tertaruh akan dimakan pedang.

  • 5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

  • 19Barangsiapa yang mengusahakan bendangnya itu akan dikenyangkan dengan makanan, tetapi orang yang menuntut peri malas itu kelak dikenyangkan dengan kepapaan.

  • 13Ia menangkap orang cerdik itu dengan akal mereka itu sendiri, sehingga bicara orang yang terbalik itu ditiadakan.

  • 7Langkahnya, yang kuat begitu, akan dipicikkan, dan bicaranyapun akan menjatuhkan dia.

  • 17Bahwasanya cuma-cuma dibentangkan jaring di hadapan mata segala unggas.

  • 31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?

  • 21Karena jikalau diusahakan orang pekerjaannya dengan hikmat dan pengetahuan dan selamat sekalipun, tak dapat tiada ditinggalkannya juga menjadi bahagian orang yang tiada tahu mengusahakan dia; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya dan dukacita besar.

  • 35Mereka itu mengandungkan kesusahan dan memperanakkan kesukaran, dan hati mereka itupun mereka bohong.

  • 14Seperti awan-awan dan angin yang tiada mengandungkan hujan setitik, demikianlah hal orang yang memegahkan dirinya dari sebab pemberian yang tiada pernah diberikannya.

  • 6Mengapa gerangan aku akan takut pada hari kesukaran, apabila jahat itu mengelilingi aku pada segala langkahku?