Yesaya 41:29
Bahwasanya mereka itu sekalian sia-sialah adanya dan segala perbuatan mereka itu cuma-cumalah, segala patung tuangan mereka itu angin dan sia-sia belaka.
Bahwasanya mereka itu sekalian sia-sialah adanya dan segala perbuatan mereka itu cuma-cumalah, segala patung tuangan mereka itu angin dan sia-sia belaka.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17pada masa itu segala manusia bodoh dan tiada berpengetahuan adanya; kemalu-maluanlah segala pandai emas akan patung perbuatannya, karena dusta juga barang yang diperbuatnya, tiadalah nyawa di dalamnya.
18Sia-sialah adanya dan suatu perbuatan tipu juga; apabila datang percobaan maka hilanglah semuanya.
14Pada masa itu bodohlah dan tiada berpengetahuan segenap bangsa manusia; patutlah malu tiap-tiap tukang dari karena patung yang telah diperbuatnya, karena bohonglah perbuatannya; tiadalah nyawa di dalamnya.
15Sia-sia belaka adanya, suatu perbuatan persesatan, apabila tulah datang atasnya hilanglah sekaliannya.
9Adapun segala orang yang merupakan patung ukiran itu bersama-sama sia-sialah adanya, dan perbuatan mereka itu yang indah-indah itu tiada berguna; sekalian itu naiklah saksi atas dirinya; suatupun tiada dilihatnya, suatupun tiada diketahuinya, niscaya kemalu-maluanlah mereka itu kelak!
10Siapakah merupakan suatu berhala? dituangnya suatu patung yang tiada berguna.
11Bahwasanya kemalu-maluanlah kelak segala kawan mereka itu, tegal tukang-tukangnya dari pada manusia juga adanya; baiklah mereka itu sekalian berhimpun, baiklah mereka itu bangkit berdiri -- mereka itu akan gemetar, bersama-sama mereka itu akan malu.
8dalam seperkara juga mereka itu bodoh dan gila adanya, yaitu sepotong kayu menjadi baginya akan pengajaran sia-sia.
28Sekarang Kulihat berkeliling, tetapi tiada orang; di antara mereka itu seorangpun tiada yang tahu bicara, yang dapat memberi jawab apabila Aku bertanya.
4Adapun segala berhala mereka itu dari pada perak atau emas, ia itu perbuatan tangan manusia adanya.
17Bagi-Nya segala bangsa seperti satupun tiada, dibilang-Nya akan sekalian itu kurang lagi dari pada ketidaan dan sia-sia adanya.
18Maka dengan siapa gerangan hendak kamu menyamakan Allah? atau dengan peta apa hendak kamu merupakan Dia!
19Bahwa oleh tukang dituang sebuah patung yang disalutkan oleh orang pandai dengan emas, lagi diperbuatnya akan dia rantai-rantai perak.
24Bahwasanya adamu kurang lagi dari pada ketiadaan dan perbuatanmu sia-sia belaka; kebencianlah tiap-tiap orang yang setuju dengan kamu.
14Bahwa telah kulihat segala pekerjaan yang diperbuat di bawah langit, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan tahi angin belaka.
5Ya Tuhan! maklumkanlah kiranya kepadaku ajalku dan ukuran umurku hidup, supaya kuketahui bagaimana fana keadaanku.
6Bahwa sesungguhnya Engkau telah menjadikan umurku setelempap jua lanjutnya, dan umurku seperti satupun tiada apa di hadapan hadirat-Mu; bahwasanya tiap-tiap orang, jikalau berdiri tetap sekalipun, maka sia-sia belaka adanya. -- Selah.
16Bahwa kecela-celaanlah dan kemalu-maluanlah, dan kebinasaanlah mereka itu sekalian yang memperbuat berhala!
15Adapun segala berhala orang kafir itu dari pada emas dan perak, ia itu perbuatan tangan manusia adanya.
16Ia bermulut tetapi tiada dapat berkata-kata, ia bermata tetapi tiada dapat melihat,
17ia bertelinga tetapi tiada dapat mendengar, dan lagi nafaspun tiada dalam mulutnya.
18Baiklah segala orang yang memperbuat dia menjadi sebagainya, demikianpun segala orang yang harap padanya.
11Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.
7Maka iapun bertangan, tetapi tiada dapat menjamah; ia berkaki, tetapi tiada dapat berjalan dan tiada ia tahu memberi bunyi suara dari dalam kerongkongannya.
8Biarlah segala orang yang memperbuat dia itu menjadi sebagainya; demikianpun segala orang yang harap padanya.
12Kamu sendiri juga sudah melihat semuanya dengan matamu, mengapa maka kamu sesat oleh kepikiranmu yang sia-sia?
18Apa guna kiranya patung pahatan itu, bahwa tukang yang pandai sudah memahat dia? Dan patung tuangan bukankah ia itu pengajar dusta juga adanya? Bolehkah tukang itu harap pada perbuatannya sendiri? Bukan diperbuatnya berhala juga yang kelu adanya?
8Dan lagi penuhlah negerinya dengan berhala. Bahwa mereka itu menyembah sujud kepada perbuatan tangannya sendiri dan kepada barang yang telah diperbuatnya dengan jarinya.
8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!
13Bahwasanya bukankah ia itu datangnya dari pada pihak Tuhan serwa sekalian alam, bahwa segala bangsapun berlelah bagi barang yang sia-sia belaka?
2Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib; kesia-siaan atas segala kesia-siaan, semuanya juga sia-sia adanya.
11Bahwasanya kemalu-maluanlah dan kecelaanlah kelak mereka sekalian yang berbangkit amarahnya akan dikau; mereka itu akan jadi seperti ketidaan dan segala orang yang berbantah-bantah dengan dikau itu akan binasa.
9Haraplah akan Dia, hai segala umat! pada sediakala; curahkanlah isi hatimu di hadapan hadirat-Nya; bahwa Allah itulah perlindungan bagi kami. -- Selah.
29Bahwa hembusan itu hanguslah tetapi dari pada api keluar timah juga; cuma-cuma dihancurkan dia akan dibersihkan pula; tak boleh dijauhkan sanganya.
16Dengan tiada berkeputusan segala orang datang menghadap dia, hanya segala orang yang kemudian dari padanya itu tiada lagi bergemar akan dia; bahwa sesungguhnya ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati. (4:17)Ingat-ingatlah olehmu akan kakimu apabila engkau masuk ke dalam bait-Ullah, karena sedia akan menurut itu baik dari pada segala korban, yang dipersembahkan oleh orang bodoh, karena sesungguhnya dibuatnya jahat dengan tiada diketahuinya sendiri.
17Pada masa itu undurlah dan kemalu-maluanlah kelak segala orang yang harap pada patung pahat dan yang berkata kepada patung tuangan: Kamulah dewata kami!
12Dipanggil oranglah akan segala orang bangsawan mereka itu kepada pegangan kerajaan, tetapi mereka itu tiada, dan segala raja-rajanyapun sudah gaib.
4Dan lagi telah kulihat bagaimana segala pekerjaan, yang dibuat dengan usaha dan yang jadi dengan selamat, itu mendatangkan kedengkian kepada orang dari pada pihak kawannya; maka ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati.
23Ia juga yang meniadakan segala penghulu, dan segala hakim di atas bumi dijadikan-Nya sia-sialah adanya.
6Tipu juga barang yang dilihatnya dan dusta belaka nubuatnya; kata mereka itu: Demikianlah firman Tuhan! maka Tuhanpun tiada menyuruhkan mereka itu, lalu kemaluanlah mereka itu tiada boleh disampaikan barang yang telah dikatakannya.
19dan sudah dicampakkannya segala berhala mereka itu ke dalam api, karena bukan ilah adanya, melainkan perbuatan tangan manusia jua dari pada kayu dan batu, maka sebab itu dapat dibinasakannya.
7Biarlah dipermalukan segala orang yang berbakti kepada patung dan yang bermegah-megah akan berhalanya. Sembah sujudlah kepada Tuhan, hai kamu segala dewata.
28Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.
20Cahayanya dan indahnya dipakaikannya kepada kebesaran dan patung mereka itu yang kebencian dan berhala mereka itu yang keji itu diperbuatkannya dari padanya, maka sebab itu Kujadikan dia suatu kecemaran baginya.
33Maka sebab itu dihabiskan-Nya umur mereka itu dengan sia-sia dan segala tahun mereka itu dengan dahsyat.
20Mana boleh manusia memperbuat berhala akan dirinya? tegal ia itu bukan ilah adanya.
31Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya.
18Adalah kafilah menyimpangkan jalannya karena sebabnya, lalu masuk kepada padang tandus, sehingga mereka itu binasa.
38Kekeringan akan datang kepada segala airnya, sehingga ia itu menjadi tanah juga; karena ia itu sebuah negeri yang penuh dengan patung ukiran dan mereka itu bermegah-megah akan segala berhala yang hebat.
11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?