Matius 21:20
Apabila murid-murid itu melihat hal yang demikian, maka mereka itu pun heranlah, serta berkata, "Bagaimanakah pohon ara ini telah layu dengan seketika itu juga?"
Apabila murid-murid itu melihat hal yang demikian, maka mereka itu pun heranlah, serta berkata, "Bagaimanakah pohon ara ini telah layu dengan seketika itu juga?"
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali ke negeri itu, Ia berasa lapar.
19Serta dipandang-Nya sepohon ara di sisi jalan, pergilah Ia ke situ, dan didapati-Nya satu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya, "Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya." Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu.
19Maka tiap-tiap petang Ia keluar dari negeri itu.
20Tatkala mereka itu lalu pada pagi-pagi, mereka itu nampak pohon ara itu sudah kering sampai ke akarnya.
21Maka teringatlah Petrus akan hal itu, lalu berkata kepada-Nya, "Ya Rabbi, tengoklah, pohon ara, yang Rabbi kutuki ini, sudah layu."
22Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Percayalah akan Allah.
29Maka dikatakan-Nya kepada mereka itu suatu perumpamaan, "Tengoklah pohon ara dan segala pohon lain!
30Apabila kamu melihat pohon itu baharu bertunas, kamu sendiri ketahui bahwa musim panas sudah hampir.
31Demikian juga hal kamu ini pada masa kamu nampak segala sesuatu itu jadi, ketahuilah olehmu bahwa kerajaan Allah sudah dekat.
11Maka masuklah Ia ke Yeruzalem ke dalam Bait Allah; setelah sudah Ia memandang semuanya sekeliling, maka sebab hari sudah petang, keluarlah Ia pergi ke Baitani bersama-sama dengan kedua belas murid-Nya.
12Pada keesokan harinya, setelah mereka itu keluar dari Baitani, Ia pun berasa lapar.
13Demi terpandang dari jauh sepohon ara yang berdaun, pergilah Ia melihat kalau-kalau boleh dapat apa-apa padanya; tatkala Ia sampai ke situ, suatu pun tiada dijumpai-Nya, melainkan daun sahaja; karena belum sampai musim buah ara.
14Maka kata Yesus padanya, "Janganlah barang seorang pun makan lagi buah daripadamu selama-lamanya." Maka murid-murid-Nya mendengar perkataan ini.
21Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau kamu menaruh iman dan tiada bimbang, maka bukannya sahaja kamu dapat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan atas pohon ara ini, melainkan jikalau kamu berkata kepada bukit ini: Terangkatlah engkau dan terbuang ke dalam laut, tak dapat tiada akan jadi kelak.
28Ambillah ibaratnya daripada pohon ara. Pada ketika carangnya lembut, dan daunnya bertunas, memang kamu ketahui, bahwa musim panas sudah hampir.
29Demikian juga hal kamu ini, pada masa kamu nampak segala sesuatu itu jadi, ketahuilah olehmu, bahwa hal itu sudah dekat di muka pintu.
32Ambillah ibaratnya daripada pohon ara: Pada ketika carangnya lembut dan daunnya bertunas, memang kamu ketahui, bahwa musim panas sudah hampir.
6Maka dikatakan-Nya perumpamaan ini, "Adalah seorang mempunyai sepohon ara ditanam di dalam kebun anggurnya; maka datanglah ia mencari buahnya pada pohon itu, tetapi tiada didapatinya.
7Lalu katanya kepada penunggu kebun itu: Tengoklah, sudah tiga tahun lamanya aku datang mencari buah pada pohon ara ini, tiada dapat; tebanglah dia, apa gunanya lagi ia menyempitkan tanah itu?
1Apabila mereka itu tiba dekat negeri Yeruzalem, dan sampai ke Baitfagi, yang di Bukit Zaitun, lalu Yesus menyuruh dua orang murid-Nya,
6Maka kata Yesus, "Jikalau kamu menaruh iman sebesar biji sesawi, maka kamu berani mengatakan pada pohon ara ini: Tercabutlah dan tertanam di laut, maka ia menurut perintahmu kelak.
9Maka murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya apa arti perumpamaan ini.
10Maka kata segala pohon itu kepada pokok ara: Marilah engkau, jadilah raja kami.
11Tetapi sahut pokok ara kepadanya: Masakan aku meninggalkan kemanisanku dan segala buahku yang baik, serta pergi melayang-layang di atas segala pohon?
19Setelah itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dengan senyap-senyap serta berkata, "Apakah sebabnya kami ini tiada dapat membuangkan setan itu?"
20Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Oleh sebab kurang imanmu, karena dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau kamu menaruh iman sebesar biji sesawi, maka kamu berani mengatakan pada gunung ini: Pindahlah engkau dari sini ke sana, niscaya berpindahlah ia kelak; bahkan, tiada barang sesuatu pun yang mustahil padamu.
6Akan tetapi ketika matahari naik, layulah ia, lalu keringlah, sebab tiada berakar.
39Maka mereka itu pun memegangkan dia serta mencampakkan ke luar dari dalam kebun anggur itu, lalu membunuh dia.
40Apabila datang tuan yang empunya kebun anggur itu, apakah kelak diperbuatnya ke atas orang dusun itu?"
41Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Dengan sejahat-jahat bunuh tuan itu akan membunuh orang jahat itu, dan kebun anggur itu pun disewakannya pula kepada orang dusun yang lain, yaitu yang menyerahkan buah kepadanya pada musimnya."
7Maka bertanyalah mereka itu kepada-Nya, serta berkata, "Ya Guru, bilakah perkara itu akan berlaku? Dan apakah alamatnya yang semuanya itu hampir jadi kelak?"
34Apabila hampir musim buah, maka disuruhkannya segala hambanya kepada orang dusun itu akan menerima buahnya.
13Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Sesuatu tanaman, yang tiada ditanam oleh Bapa-Ku yang di surga, ialah akan dicabut.
6Akan tetapi, ketika matahari naik, layulah ia, dan sebab tiada berakar, keringlah ia.
9jikalau ia berbuah lagi kemudian hari, baiklah; jikalau tiada, bolehlah Tuan menebang dia."
50Maka Yesus menjawab serta berkata kepadanya, "Percayakah engkau oleh sebab Aku mengatakan kepadamu, Aku nampak engkau di bawah pohon ara itu? Engkau akan nampak perkara yang lebih besar daripada ini."
1Apabila mereka itu menghampiri negeri Yeruzalem, dekat dengan Baitfagi dan Baitani, berhampiran dengan Bukit Zaitun, maka Yesus pun menyuruh dua orang murid-Nya,
9Maka mulailah Ia mengatakan perumpamaan ini kepada kaum itu, "Bahwa adalah seorang yang membuka kebun anggur; kemudian disewakannya kepada beberapa orang dusun, serta pergi beberapa lamanya ke negeri yang lain.
48Maka kata Natanael kepada-Nya, "Bagaimanakah Rabbi mengenal hamba?" Maka jawab Yesus serta berkata kepadanya, "Sebelum Pilipus memanggil engkau, tatkala engkau di bawah pohon ara itu, sudah Aku nampak engkau."
22Setelah didengarnya yang demikian, heranlah mereka itu, maka ditinggalkannya Dia lalu pergi.
21Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Belumkah kamu mengerti?"
29Maka pada masa buahnya masak, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah sampai musim menuai."
20Adapun pohon kayu yang telah tuanku lihat, yang makin besar dan kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia pada seluruh muka bumi,
1Tatkala Yesus keluar dari Bait Allah, kata seorang murid-Nya kepada-Nya, "Ya Guru, tengoklah, alangkah indahnya rupa batu ini, dan alangkah besarnya bangunan itu!"
19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.
20Sebab itu daripada buah-buahannya kamu akan mengenali dia.
43Maka tercenganglah sekaliannya akan kemuliaan Allah itu. Sementara orang sekalian lagi heran akan segala perkara yang diperbuat-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya,
7Sudah digundulkannya pokok anggurku dan tunggul mati pokok araku; sudah dikulitinya dan ditumbangkannya sekali-kali, dan cabang-cabangnya sudah putih.
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
21tetapi tiadalah ia berakar di dalam dirinya, hanyalah bertahan seketika sahaja. Lalu apabila datang kesusahan atau aniaya oleh sebab Perkataan itu, sebentar itu juga kecil hati mereka itu.