Matius 5:8
Berbahagialah segala orang yang suci hatinya, karena mereka itu akan memandang Allah.
Berbahagialah segala orang yang suci hatinya, karena mereka itu akan memandang Allah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3"Berbahagialah segala orang yang rendah hatinya, karena mereka itu yang empunya kerajaan surga.
4Berbahagialah segala orang yang berdukacita, karena mereka itu akan dihiburkan.
5Berbahagialah segala orang yang lembut hatinya, karena mereka itu akan mewarisi bumi.
6Berbahagialah segala orang yang lapar dan dahaga akan kebenaran, karena mereka itu akan dijamu sehingga kenyang.
7Berbahagialah segala orang yang menaruh kasihan, karena mereka itu akan beroleh rahmat.
9Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah.
10Berbahagialah segala orang yang teraniaya oleh sebab kebenaran, karena mereka itu yang empunya kerajaan surga.
11Berbahagialah kamu apabila orang mencela kamu dan menganiaya kamu serta mengumpat kamu dengan dusta oleh sebab Aku.
12Bersukacitalah kamu sambil bersukaria, sebab besarlah pahalamu di surga; karena sedemikian itu juga segala nabi yang dahulu daripada kamu terkena aniaya."
16Tetapi berbahagialah mata kamu sebab nampak, dan telinga kamu sebab mendengar.
4Yaitu orang yang suci tangannya dan jernih hatinya, dan yang tiada membawa hatinya kepada sia-sia dan yang tiada bersumpah dusta.
5Maka orang itu beroleh berkat dari pada Tuhan, dan kebenaran dari pada Allah, pohon selamatnya.
1Berbahagialah segala orang yang jalannya betul dan yang melakukan dirinya setuju dengan hukum Tuhan.
2Berbahagialah mereka itu sekalian yang memeliharakan kesaksian-Nya serta mencari akan Dia dengan segenap hatinya.
48Sebab itu hendaklah kamu ini sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna adanya."
1Mazmur Asaf. Bahwa sesungguhnya baiklah Allah bagi orang Israel, bagi orang yang suci hatinya.
7katanya: Berbahagialah segala orang yang diampunkan kesalahannya dan dosanya sudah tertudung;
8berbahagialah orang yang tiada akan dihisab dosanya oleh Tuhan.
8Bahwa taurat Tuhan itulah sempurna dan ia itu menyegarkan hati; kesaksian Tuhan itulah tentu dan mendatangkan budi kepada orang yang bodoh.
3Dan barangsiapa yang ada pengharapan ini kepada Dia, ialah menyucikan dirinya, sebagaimana Kristus juga suci ada-Nya.
4Perbuatlah baik, ya Tuhan! akan orang yang baik dan akan orang yang tulus hatinya.
20Setelah sudah Ia mengangkat mata-Nya kepada murid-murid-Nya, lalu berkatalah Ia, "Berbahagialah kamu yang miskin; karena kamulah yang empunya kerajaan Allah.
21Berbahagialah kamu yang lapar sekarang ini; karena kamu akan dikenyangkan. Berbahagialah kamu yang menangis sekarang ini; karena kamu akan tertawa kelak.
22Sedangkan kamu sudah menyucikan jiwamu di dalam taatmu kepada yang benar, sehingga kamu kasih dengan tulusnya akan segala saudara, maka hendaklah kamu berkasih-kasihan sama sendirimu dengan bersungguh-sungguh hati,
8Hampirilah Allah, maka Ia akan menghampiri kamu. Bersihkanlah tanganmu, hai orang-orang berdosa; dan sucikanlah hatimu, hai orang-orang yang bercabang hati.
32Ia itu disukai Tuhan terlebih dari pada lembu atau lembu muda yang bertanduk dan yang terbelah kukunya.
5Berbahagialah segala orang yang boleh duduk dalam rumah-Mu serta memuji akan Dikau senantiasa. -- Selah.
23Maka berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya sendiri, serta berkata, "Berbahagialah mata yang nampak barang yang kamu lihat.
16Demikian juga hendaklah terangmu bercahaya-cahaya di hadapan segala orang, supaya dilihatnya kebajikanmu, lalu dipermuliakannya Bapamu yang di surga."
28Tetapi Aku ini berkata kepadamu, bahwa tiap-tiap orang yang memandang seorang perempuan serta bergerak syahwatnya, sudahlah ia berzinah dengan dia di dalam hatinya.
28Tetapi kata Yesus, "Bahkan, berbahagialah orang yang mendengar firman Allah serta memegangnya."
11Barangsiapa yang suci hatinya, ia itu dikasihi raja dan yang petah lidah, ia itulah sahabatnya.
6Bahwa mataku akan memandang kepada orang yang setiawan dalam negeri, supaya mereka itu duduk sertaku, dan barangsiapa yang menjalani jalan yang betul ia itu akan menjadi hambaku.
4Bahwasanya demikianpun diberkati akan orang yang takut akan Tuhan.
2Orang yang berjalan dengan tulus hatinya, dan yang mengerjakan kebajikan, dan yang berkata benar dalam hatinya.
15Maka kepada orang yang suci tiap-tiap perkara ada suci; tetapi kepada orang yang najis dan yang tiada beriman satu pun tiada suci, melainkan akalnya dan perasaan hatinya pun najis.
21Karena barang di mana ada hartamu, di situlah juga hatimu.
22Adapun mata itu, ialah pelita tubuh; sebab itu, jikalau matamu baik, tak dapat tiada seluruh tubuhmu pun bercahaya adanya.
5dan di dalam mulutnya tiada didapati dusta, dan tiada bercacat cela.
10Berilah aku mendengar pula kesukaan dan kegemaran; biarlah segar pula segala tulang, yang telah Kauhancurkan.
9Orang yang baik matanya itu akan diberkati, karena telah diberikannya dari pada rezekinya kepada orang-orang miskin.
14Berbahagialah segala orang yang membasuh jubahnya, sehingga mereka itu berhak menghampiri pohon hayat itu, dan masuk ke dalam negeri itu daripada pintu gerbangnya.
11Tetapi orang yang lemah lembut hatinya itu akan memusakai tanah itu kelak dan merasai kesukaan dan sejahtera dengan kelimpahannya.
2Berbahagialah orang yang tiada ditanggungkan Tuhan kesalahan di atasnya, dan yang tiada menaruh tipu dalam hatinya.
4supaya sedekahmu itu tiada kelihatan; maka Bapamu yang nampak barang yang tiada kelihatan, Ialah akan membalas kepadamu.
15Bahwa adalat dan hukum itulah alas arasy-Mu adanya, maka kemurahan dan kebenaran itu mendahului hadirat-Mu.
29Maka berkatalah Yesus kepadanya, "Oleh sebab engkau sudah nampak Aku, engkau sudah percaya juga; berbahagialah orang yang percaya, meskipun tiada nampak."
20Karena Aku berkata kepadamu: Jikalau tiada kebenaranmu terlebih daripada kebenaran segala ahli Taurat dan orang Parisi, sekali-kali tiada dapat kamu masuk ke dalam kerajaan surga.
14Tuntutlah olehmu perdamaian dengan orang sekalian, dan lagi kesucian, maka dengan tiada kesucian itu tiadalah seorang pun dapat memandang Tuhan.
12suatu bangsa yang sangka akan dirinya suci, tetapi tiada dibasuhkan kecemarannya;