Wahyu 10:3
maka berteriaklah ia dengan suara besar seperti bunyi singa menikas, dan tatkala ia berteriak, ketujuh guruh pun membunyikan bunyi masing-masing.
maka berteriaklah ia dengan suara besar seperti bunyi singa menikas, dan tatkala ia berteriak, ketujuh guruh pun membunyikan bunyi masing-masing.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
4Tatkala ketujuh guruh sudah berbunyi itu, sedang aku hendak menyuratkan, lalu aku dengar suatu suara dari langit, katanya, "Meteraikanlah barang apa yang ketujuh guruh itu sudah mengatakan dan jangan dituliskan."
5Adapun malaekat yang sudah kutampak berpijak di laut dan di darat mengangkatkan tangan kanannya arah ke langit,
1Maka aku tampak seorang malaekat lain yang gagah, turun dari langit, berjubahkan awan, dan pelangi di atas kepalanya, dan mukanya seperti matahari, dan kakinya seperti tiang daripada api,
2dan di tangannya ada sebuah kitab kecil yang terbuka; maka kaki kanannya berpijak di laut, dan kaki kiri di darat;
10maka mereka itu berseru-serulah dengan suara besar, katanya, "Selamat bagi Tuhan kami yang duduk di atas arasy itu, dan bagi Anak domba itu."
2Maka kudengar suatu suara dari langit, seperti bunyi banyak air menderu dan seperti bunyi guruh yang besar. Adapun suara yang kudengar itu seperti bunyi orang pemetik kecapi memetik kecapinya,
1Maka aku tampak bagaimana Anak domba itu membuka satu dari antara ketujuh meterai itu, lalu aku dengar satu dari antara keempat zat yang hidup itu berkata seperti bunyi guruh, "Marilah."
5Maka keluarlah dari dalam arasy itu kilat dan beberapa suara dan guruh; dan ada tujuh buah pelita berpasang di hadapan arasy itu; yaitu ketujuh Roh Allah.
8Bahwa singa sudah mengaum-aum, siapa gerangan tiada takut? bahwa Tuhan Hua sudah berfirman, siapa gerangan tiada bernubuat?
6Maka aku dengar seperti bunyi suara orang ramai, dan seperti bunyi banyak air menderu, dan seperti bunyi guruh yang besar berkata, "Halleluyah! Karena Tuhan kita, Allah Yang Mahakuasa, sungguh memerintah.
4Kemudian datanglah gemuruh bunyi suara-Nya, iapun berguruh dengan suara-Nya yang hebat, dengan tiada berhenti kedengaranlah tagar berganti tagar.
5Allah yang berguruh dengan suara-Nya amat hebat; Iapun berbuat perkara yang besar-besar, yang tiada dapat kita ketahui.
17Maka malaekat yang ketujuh itu pun mencurahkan bokornya ke atas udara, lalu kedengaranlah suatu suara besar dari dalam Rumah Allah, daripada arasy itu, berkata, "Semuanya sudah genap."
18Maka sabung-menyabunglah kilat, dan kedengaranlah beberapa suara dan guruh, dan gempa bumi pun jadilah teramat sangat, seperti yang tiada pernah jadi semenjak manusia ada di bumi ini, yaitu gempa bumi yang sedemikian dan yang sebesar itu.
10Pengaum-aum singa dan bunyi singa buas dan segala gigi singa mudapun dipatahkan.
18Awan-awan yang kabus telah menuang air, dan awan-awan yang di ataspun berketar, dan lagi anak panah-Mupun sabung menyabunglah.
7tetapi pada masa suara malaekat yang ketujuh itu, apabila ia hendak meniup sangkakalanya, baharulah rahasia Allah genap, menurut seperti kabar kesukaan yang diberitakan kepada segala hamba-Nya, yaitu nabi-nabi.
8Adapun suara yang sudah kudengar dari langit itu, bertutur lagi kepadaku, serta katanya, "Pergilah, ambil kitab yang terbuka di tangan malaekat yang berpijak di laut dan di darat."
13Beberapa lembu muda mengelilingi aku, dan lembu jantan dari Bazan yang kuat mengerubungi aku.
2Maka aku tampak pula ada seorang malaekat lain naik daripada matahari hidup, memegang meterai Allah yang hidup itu; maka malaekat itu pun berteriaklah dengan suara besar kepada keempat malaekat itu, yang sudah dikaruniakan kuasa merusakkan bumi dan laut itu,
7sambil katanya dengan suara besar, "Takutlah akan Allah dan hormatilah Dia, karena ketika hukuman-Nya sudah sampai, dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi serta laut dan segala mata air."
7Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang.
1Maka aku tampak di dalam tangan kanan Dia, yang duduk di atas arasy itu, ada sebuah kitab, yang bertulis luar dalamnya, dan bermeterai dengan tujuh meterai.
2Dan aku tampak pula seorang malaekat yang gagah memberitakan dengan suara besar, katanya, "Siapakah berlayak membuka kitab itu dan mengoyakkan meterainya?"
10Mereka itu akan mengikut Tuhan apabila singa mengaum-aum; pada masa pengaum-aumnya segala anak laki-laki berlari-larian datang dari barat dengan gentarnya.
29Penderu mereka itu akan seperti bunyi singa betina, seperti pengaum-aum singa yang buas, dengan gempita mereka itu akan menerkam jarahan dan membawa lari akan dia, sehingga seorangpun tiada yang dapat meluputkan dia.
30Maka pada hari itu penderu mereka itu akan seperti menderu laut! Pada masa itu orang akan melihat berkeliling negeri, tetapi sesungguhnya akan kegelapan belaka dan kepicikan, apabila terang dari langitpun sudah menjadi gelap.
10maka berteriaklah mereka itu dengan suara besar, katanya, "Berapa lamakah lagi, ya Tuhan yang kudus dan yang benar, Engkau tiada menghukumkan dan membelakan darah kami ke atas segala orang yang duduk di bumi itu?"
5Maka malaekat itu pun mengambil perukupan itu, serta mengisi itu dengan api dari tempat persembahan itu, sambil mencampakkan ke bumi; lalu jadilah beberapa bunyi guruh dan beberapa suara dan kilat, dan gempa bumi.
6Maka ketujuh malaekat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersedialah hendak meniup.
2Dengarlah olehmu, dengarlah akan gempita bunyi suara-Nya, akan bunyi yang keluar dari pada mulut-Nya.
1Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang ketujuh itu, sunyi-senyaplah di dalam surga ada kira-kira setengah jam lamanya.
1Maka aku dengar pula suatu suara besar dari dalam Rumah Allah itu berkata kepada ketujuh malaekat itu, "Pergilah kamu dan curahkan ketujuh bokor murka Allah itu ke bumi."
14Maka Tuhanpun berguruhlah dari dalam langit dan Allah taalapun memperdengarkan bunyi suara-Nya.
1Maka aku tampak pula seekor binatang buas ke luar dari dalam laut, yang bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh, dan di atas tanduknya itu bermakota sepuluh, dan di kepalanya beberapa nama hujat.
2Adapun binatang yang kutampak itu rupanya seperti harimau kumbang, dan kakinya seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut singa. Maka naga itu memberi dia kekuatannya sendiri, dan takhtanya, dan kuasa yang besar.
4Maka sangatlah aku menangis oleh sebab tiada seorang pun didapati yang berlayak membuka kitab itu atau memandangnya.
5Maka ada seorang dari antara segala ketua-ketua itu berkata kepadaku, "Janganlah menangis; tengoklah, Singa yang daripada suku bangsa Yehuda, yaitu Akar Daud itu, sudah beroleh kemenangan sehingga membuka kitab dan ketujuh meterainya itu."
10Pada Hari Tuhan aku digerakkan oleh Roh, dan kudengar dari belakangku suatu suara yang besar seperti bunyi sangkakala,
13Maka aku tampak serta aku dengar seekor burung nasar terbang di tengah langit mengatakan dengan suara besar, "Wai, wai, wai atas segala orang yang duduk di atas bumi dari sebab bunyi sangkakala yang lain lagi, yaitu daripada ketiga malaekat yang akan meniupnya kelak."
19Maka terbukalah Rumah Allah yang di surga, lalu kelihatanlah tabut Perjanjian Allah di dalam Rumah-Nya itu; maka jadilah beberapa kilat dan suara dan guruh dan gempa bumi dan hujan batu yang lebat.
13Maka malaekat yang keenam itu pun meniup sangkakalanya, lalu aku dengar suatu suara keluar dari keempat tanduk tempat persembahan emas yang di hadirat Allah itu,
7Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keempat itu, aku dengar suara zat yang hidup yang keempat itu berkata, "Marilah."
7Maka satu daripada keempat zat yang hidup itu mengunjukkan kepada ketujuh malaekat itu tujuh buah bokor emas, penuh dengan murka Allah yang hidup selama-lamanya.
3Bahwa suara Tuhan berbunyilah di atas air; maka Allah yang mahamulia itu mengadakan guruh; bahwa Tuhan adalah di atas air yang besar-besar.
4Bolehkah singa mengaum-aum di dalam hutan, jikalau tiada mangsanya? Adakah singa muda menyaringkan suaranya dari dalam guanya, jikalau tiada diterkamnya barang sesuatu?
13Apabila diberi-Nya bunyi suara-Nya, maka adalah bunyi air menderu di dalam langit, disuruh-Nya awan-awan naik dari pada ujung bumi, dijadikan-Nya kilat serta dengan hujan dan dikeluarkan-nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
15dan kaki-Nya serupa tembaga bergilap, seolah-olah merah api di dalam tanur; dan bunyi suara-Nya menderu seperti bunyi air yang banyak.
7Kemudian dari pada itu kulihat dalam khayal pada malam bahwa sesungguhnya binatang yang keempat itu amat hebat dan teguh sendi-sendinya dan amat sangat kuat giginya dari pada besi amat besar; maka makanlah ia dan iapun menghancurkan dan sisanya dipijak-pijaknya dengan kakinya; maka berlainan ia dengan segala binatang yang dahulu dari padanya, dan adalah sepuluh tanduk padanya.
30Maka sebab hendaklah engkau bernubuat kepada mereka itu segala firman ini, dan katakanlah kepadanya: Bahwa Tuhan juga akan bertempik dari dalam tempat yang tinggi, diperdengarkannya bunyi suaranya dari pada arasy kesucian-Nya; Ia akan bertempik dengan hebat atas tempat kediaman-Nya; Iapun akan bersorak-sorak kepada segala orang isi dunia seperti sorak orang yang mengirik buah anggur.