1 Samuel 1:16
Jangan apalah tuan sangkakan sahaya seorang perempuan yang jahat, karena sampai sekarang sahaya sudah berkata-kata dari pada kebanyakan pengaduh dan dukacita hatiku.
Jangan apalah tuan sangkakan sahaya seorang perempuan yang jahat, karena sampai sekarang sahaya sudah berkata-kata dari pada kebanyakan pengaduh dan dukacita hatiku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Tetapi akan Hanna diberikannya suatu bahagian yang pilihan dan terutama, karena kasihlah ia akan Hanna, tetapi telah dimandulkan Tuhan akan rahimnya.
6Maka madunyapun mempersakiti hatinya dengan kepahitan hendak memanaskan hatinya, sebab Tuhan telah memandulkan rahimnya.
7Maka demikianlah halnya pada tiap-tiap tahun, setiap kali ia pergi ke hulu, ke rumah Tuhan, dipersakitinya hatinya, sehingga menangislah ia dan tiada mau makan.
8Maka kata Elkana, lakinya: Hai Hanna, mengapa engkau menangis? apa sebab engkau tiada mau makan? dan karena apa susah hatimu? Bukankah aku ini bagimu terlebih baik dari pada anak laki-laki sepuluh orang?
9Setelah sudah orang makan minum di Silo, bangkitlah Hanna lalu berdiri, maka Eli, imam itu, adalah duduk pada kursi dekat dengan jenang kaabah Tuhan.
10Maka sebab sangatlah susah hatinya, dipinta oleh Hanna doa kepada Tuhan sambil menangis tersedih-sedih.
11Maka bernazarlah ia, katanya: Ya Tuhan serwa sekalian alam! jikalau kiranya sekali jua Engkau menilik akan kesukaran hamba-Mu ini dan Engkau ingat akan daku dan tiada melupakan hamba-Mu, melainkan Engkau mengaruniai hamba-Mu dengan seorang anak laki-laki, niscaya aku mempersembahkan dia kelak kepada Tuhan pada segala hari umur hidupnya dan pisau cukurpun tiada akan terkena kepada kepalanya.
12Arakian, maka sementara lambat ia meminta doa di hadapan hadirat Tuhan, maka diamat-amati Eli akan mulutnya.
13Karena Hanna itupun berkata-kata dalam hatinya, bibirnya sahaja bergerak, tetapi tiada kedengaran bunyi suaranya, maka sebab itu pada sangka Eli mabuklah ia.
14Maka kata Eli kepadanya: Berapa lama gerangan seperti mabuklah lakumu? buanglah mabukmu itu dari padamu.
15Tetapi sahut Hanna, katanya: Bukan begitu, ya tuan! melainkan sahaya ini seorang perempuan yang berdukacita, bukan sahaya sudah minum air anggur atau minuman yang keras, melainkan sahaya sudah mencurahkan segala kepikiran hati sahaya di hadapan hadirat Tuhan.
17Maka sahut Eli, katanya: Pergilah engkau dengan selamat! bahwa Allah orang Israel akan mengaruniakan kepadamu kelak barang yang telah kaupinta kepadanya.
18Maka kata Hanna: Biarlah kiranya hambamu ini beroleh kasihan kepada pemandangan tuan! Setelah itu maka pergilah perempuan itu, lalu iapun makanlah dan rupa mukanyapun tiada muram lagi.
26Maka kata Hanna: Ya tuan! sesungguh-sungguh tuan hidup, ya tuan! sahaya ini perempuan itu, yang dahulu berdiri hampir dengan tuan, serta yang meminta doa kepada Tuhan.
27Maka sahaya sudah meminta budak ini, dan Tuhan telah mengaruniakan barang yang telah sahaya pinta kepadanya.
15Maka adapun patik ini telah datang mempersembahkan segala perkataan ini kepada tuanku, yaitu sebab orang banyak itu sudah menakuti patik, lalu kata patik tuanku ini: Baiklah patik pergi mempersembahkan hal itu kepada baginda, mudah-mudahan baginda menurut sembah patik.
16Karena baginda kelak mendengar akan dia hendak melepaskan patik dari pada tangan orang yang mau menumpas patik serta dengan anak patik sekali dari pada warisan Allah.
17Dan lagi kata patik tuanku demikian: Bahwa titah baginda kelak akan menyenangkan hati, karena seperti seorang malaekat Allah demikianlah baginda tuanku hendak mendengar akan baik jahatnya; maka dalam itupun hendaklah kiranya Tuhan, Allah tuanku, menyertai akan tuanku.
1Maka Hannapun meminta doa, katanya: Bahwa dalam hatiku berbangkitlah sukacita akan Tuhan; tandukkupun telah ditinggikan dalam Tuhan dan mulutkupun terbuka lebar atas segala seteruku, karena sukacitalah hatiku akan selamat yang dari padamu.
12Maka sembah perempuan itu: Berilah kiranya patik tuanku ini mempersembahkan sepatah kata lagi kepada tuanku. Maka titah baginda: Katakanlah dia.
22Tetapi Hanna tiada pergi ke hulu, melainkan katanya kepada lakinya: Apabila kanak-kanak ini lepas susu kelak aku hendak membawa akan dia, supaya ia menghadap hadirat Tuhan dan tinggal di sana selalu.
23Maka kata Elkana, lakinya, kepadanya: Buatlah barang yang baik kepada pemandanganmu; tinggal juga sampai sudah engkau lepas susu akan dia; sahaja biarlah Tuhan juga menyampaikan firman-Nya. Demikian tinggallah perempuan itu sambil menyusui anaknya sampai dilepasnya susu akan dia.
13manakah boleh kamu bernanti-nanti sampai ia itu sudah menjadi besar; manakah boleh kamu bertangguh-tangguh sebabnya, sehingga tiada kamu berlaki? Janganlah begitu, hai anakku, karena sangatlah susah rasa hatiku dari sebab hal kamu. Bahwa sesungguhnya tangan Tuhan juga telah keluar akan melawan aku.
27Maka adapun berkat yang sahaya persembahkan kepada tuan ini, ia itu hendaklah diberikan kepada orang muda-muda yang menurut kesan kaki tuan.
28Ampunilah kiranya salah sahaya tuan, karena sesungguhnya Tuhan akan memperbuatkan tuan sebuah rumah yang kekal, sebab tuan melakukan perang sabil Tuhan, dan barang sesuatu kejahatanpun tiada didapati dalam tuan seumur hidup tuan!
13Maka kata Rut: Biarlah sahaya mendapat keridlaan dari pada tuan! bagaimana tuan telah menghiburkan sahaya, bagaimana segala kata tuan telah menyenangkan hati hamba tuan ini, jikalau sahaya tiada sama dengan salah seorang dari pada segala hamba tuan itu sekalipun.
36Maka katanya kepada bapanya: Ya bapaku! jikalau bapa telah membuka mulut kepada Tuhan, perbuatlah juga akan daku seperti yang sudah keluar dari pada mulut bapa itu, karena telah diberi Tuhan bapa membalas kepada musuh bapa, yaitu bani Ammon, dengan sepuas-puas hatimu.
37Dan lagi katanya kepada bapanya: Hanya seperkara ini juga berilah kiranya akan daku, biarkanlah aku dua bulan lamanya, supaya boleh aku pergi ke pegunungan dan menangisi hal perdaraanku di sana, baik aku baik segala taulanku.
20Maka katanya kepada mereka itu: Jangan apalah kamu memanggil Naomi akan daku, melainkan si Mara, karena yang Mahakuasa itu sudah memberi mara akan daku sangat.
21Dengan sepenuh-penuhku aku telah berjalan dari sini, tetapi dikembalikan Tuhan akan daku dengan hampaku. Betapa gerangan kamu menamai akan daku Naomi, sedang Tuhan sudah naik saksi atasku dan yang Mahakuasa itu sudah mengadakan jahat padaku.
2Bahwa kepada Tuhan juga berserulah aku dengan nyaring suaraku, dan kepada Tuhan juga aku meminta doa dengan yakin.
11Maka sebab itu tiada aku mau menahankan lidahku, melainkan aku mau berkata-kata dengan kepicikan nyawaku, dan berkeluh dengan kepahitan hatiku.
20Karena sesungguhnya selang beberapa hari lamanya hamillah Hanna, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, yang dinamainya Semuel, karena katanya: Sudah kupinta dia kepada Tuhan.
1Bahwa penatlah diriku dari pada hidup, sebab itu aku hendak melanjutkan pengaduhku, aku hendak berkata-kata dengan kepahitan hatiku.
24Maka sujudlah ia pada kakinya sambil sembahnya: Atas sahayalah, ya tuan! atas sahayalah segala salah; sahaja berilah kiranya sahaya berkata-kata dengan tuan dan dengar apalah akan kata sahaya tuan ini.
25Jangan apalah tuan perduli akan Nabal, orang jahat itu, karena seperti namanya begitulah pekertinya. Nabal itulah namanya dan kebebalanpun adalah padanya: maka akan sahaya ini, tiada sahaya melihat orang-orang tuan yang telah tuan suruh itu.
31niscaya perkara ini tiada menjadi bagi tuan akan batu terantuk atau akan kesentuhan hati tuan, yaitu yang tuan sudah menumpahkan darah dengan tiada semena-mena dan tuan sudah menuntut haknya sendiri. Maka apabila Tuhan berbuat baik kelak akan tuan, pada masa itu kelak tuan teringat lagi akan sahaya tuan ini!
25"Sedemikian inilah perbuatan Tuhan kepadaku pada masa Ia menilik aku, hendak menghilangkan maluku kepada orang-orang."
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
11Segenap bangsanya berkeluh kesah sambil mencahari makan; barang yang indah-indah padanya diberikannya akan beroleh makan akan menyedapkan hatinya! Ya Tuhan! lihatlah kiranya dan pandanglah akan daku bagaimana kehinaan aku.
9Maka tiada Engkau menyerahkan aku kepada tangan seteru, melainkan Engkau telah menjejakkan kakiku pada tempat yang luas.
19Maka sekarang hendaklah kiranya tuanku mendengar akan persembahan patik ini: jikalau kiranya Tuhan yang mengajak tuanku akan melawan patik, baiklah diberi cium korban akan Dia; tetapi jikalau kiranya anak manusia, biarlah mereka itu kena laknat di hadapan hadirat Tuhan, sebab dihalaukannya patik sekarang, sehingga patik ini tiada dapat berhubung dengan bahagian pusaka Tuhan, serta katanya: Pergilah engkau, berbuatlah bakti kepada berhala!
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
21Maka datanglah perempuan itu kepada Saul, serta dilihatnya akan dia sangat terkejut adanya, maka sembahnya: Bahwasanya patik ini sudah menurut titah tuanku dan patik sudah mengambil nyawa patik dalam tapak tangan patik, apabila patik mendengar akan titah tuanku yang tuanku sampaikan kepada patik.
13Karena akan adinda ini, ke mana gerangan adinda membawa malunya? bahkan, kakanda sendiripun akan menjadi kelak seperti salah seorang dari pada segala ahmak yang di antara orang Israel. Baiklah kakanda mempersembahkan juga kehendak kakanda kepada baginda, niscaya tiada adinda ditahaninya dari pada kakanda.
18Maka kata perempuan itu kepada Elia: Apa gerangan perkaraku dengan dikau, hai aziz Allah? Sudahkah engkau singgah kepadaku hendak mengingatkan salahku dan membunuh anakku?
4Akan daku, sekarang pengaduhanku kepada manusiakah? maka jikalau kiranya demikian, mengapa tiada boleh aku berdukacita?
10Maka kata Boaz: Berkatlah kiranya atasmu dari pada Tuhan, hai anakku! tanda kasihmu yang kautunjuk kemudian ini terlebih baik lagi dari pada yang mula-mula itu, sebab tiada engkau sengajakan orang muda, baik kaya baik miskin.
27Maka sesungguhnya sebab itu Kukedangkan tangan-Ku kepadamu dan Kukurungkan musaramu, dan Kuserahkan dikau kepada kehendak segala orang yang benci akan dikau, yaitu kepada anak perempuan Filistin, yang sudah malu dari karena jalanmu yang keji itu.