Hagai 2:12

Terjemahan Lama

Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Bertanyakanlah sekarang segala imam akan taurat, katakanlah:

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mat 23:19 : 19 Hai orang buta, apakah yang lebih besar: Persembahankah atau tempat korban yang menguduskan persembahan itu?
  • Im 6:27 : 27 Barangsiapa yang menjamah dagingnya itu hendaklah suci adanya dan barangsiapa yang tepercik dengan darahnya, pakaian yang tepercik itu hendaklah dibasuh pada tempat yang suci.
  • Im 6:29 : 29 Maka segala orang laki-laki di antara segala imam itu akan makan korban itu; ia itulah kesucian segala kesucian.
  • Im 7:6 : 6 Segala orang laki-laki di antara segala imam boleh makan dia, maka pada tempat yang suci hendaklah ia itu dimakan, bahwa inilah kesucian segala kesucian adanya.
  • Yeh 44:19 : 19 Maka apabila mereka itu keluar ke serambi yang di luar, yaitu ke serambi yang di luar tempat orang banyak itu, hendaklah ditanggalkannya pakaiannya yang telah dipakainya dalam berkhidmat, dan hendaklah diletakkannya dalam bilik-bilik yang suci, dan hendaklah dikenakannya pakaian yang lain, asal jangan disucikannya orang banyak itu dengan pakaiannya.
  • Kel 29:37 : 37 Tujuh hari lamanya hendaklah engkau mengadakan gafirat bagi mezbah itu dan menyucikan dia, kemudian mezbah itu menjadi kesucian segala kesucian, barangsiapa yang menjamah mezbah itu akan suci adanya.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 85%

    13Apabila seorang membawa akan daging yang suci dalam punca kainnya, maka dengan punca itu terkenalah ia kepada roti atau kepada gulai atau kepada air anggur atau kepada minyak atau kepada barang makanan, bolehkah ia itu jadi suci? Maka sahut segala imam itu, katanya: Tak boleh.

    14Maka kata Hajai: Jikalau barang seorang najis oleh bangkai, lalu terkena kepada sesuatu dari pada segala perkara itu, bolehkah ia itu jadi najis? Maka sahut segala imam itu, katanya: Ia itu akan najis juga.

  • 11Hata, maka pada empat likur hari bulan yang kesembilan, pada tahun yang kedua dari pada kerajaan Darius, datanglah firman Tuhan dengan lidah nabi Hajai, bunyinya:

  • 75%

    26Maka imam yang mempersembahkan korban karena dosa itu akan makan dia, maka korban itu akan dimakan pada tempat yang suci pada halaman kemah perhimpunan.

    27Barangsiapa yang menjamah dagingnya itu hendaklah suci adanya dan barangsiapa yang tepercik dengan darahnya, pakaian yang tepercik itu hendaklah dibasuh pada tempat yang suci.

    28Maka periuk bekas daging itu direbus hendaklah dipecahkan, tetapi jikalau ia itu direbus dalam periuk tembaga, maka hendaklah ia itu digosok dan dicelup dalam air.

    29Maka segala orang laki-laki di antara segala imam itu akan makan korban itu; ia itulah kesucian segala kesucian.

  • Im 22:4-7
    4 ayat
    73%

    4Dari pada benih Harun segala orang yang berkusta atau berbeser itu, barangsiapapun baik, tak boleh ia makan dari pada barang yang suci sebelum sembuhlah ia pula; demikianpun segala orang yang telah menjamah barang sesuatu yang dinajiskan oleh mayat, atau segala orang yang telah tumpah maninya.

    5Atau orang yang telah menjamah barang suatu binatang melata yang menajiskan dia, atau orang yang menajiskan dia, sekadar segala yang dapat menajiskan.

    6Barangsiapa yang telah menjamah barang sebagainya itu, najislah adanya sampai masuk matahari; jangan ia makan dari pada barang yang suci itu sampai sudah dimandikannya tubuhnya dalam air.

    7Setelah sudah masuk matahari baharu sucilah ia, kemudian bolehlah ia makan dari pada barang yang suci itu, karena ia itulah makanannya.

  • 71%

    14Maka jikalau seorang telah makan dari pada barang yang suci itu sebab sesat, maka hendaklah dipertambahkannya dengan seperlima banyaknya dan dikembalikannya barang yang suci itu kepada imam demikianlah.

    15Maka demikian tiada mereka itu akan menghinakan barang yang suci, yang dipersembahkan oleh bani Israel kepada Tuhan akan persembahan tatangan;

  • 14Apabila imam-imam itu sudah masuk ke dalamnya, tak boleh mereka itu keluar dari pada tempat yang suci ke serambi yang di luar sebelum ditanggalkannya dahulu pakaian yang dipakainya dalam berkhidmat, karena ia itulah suci adanya. Hendaklah mereka itu bersalin pakaian apabila mereka itu menghampiri orang banyak itu.

  • 22Maka santapan Allahnya, baik yang kesucian segala kesucian baik yang kesucian adanya, itu boleh dimakannya;

  • 70%

    19Dan lagi daging yang telah kena barang suatu yang haram itupun tiada boleh dimakan, melainkan patutlah ia itu dibakar habis dengan api, tetapi adapun daging yang lain itu, barangsiapa yang suci itu boleh makan dia.

    20Tetapi barangsiapa yang makan dari pada daging korban syukur, yang Tuhan punya, sedang lagi najis adanya, maka orang itu akan ditumpas dari antara bangsanya.

    21Demikianpun barangsiapa yang telah menjamah barang sesuatu yang haram dari pada najis manusia atau binatang besar yang haram atau binatang melata yang haram, lalu ia makan dari pada daging korban syukur, yang Tuhan punya, maka orang itu akan ditumpas dari antara bangsanya.

  • 70%

    6Segala orang laki-laki di antara segala imam boleh makan dia, maka pada tempat yang suci hendaklah ia itu dimakan, bahwa inilah kesucian segala kesucian adanya.

  • 18Maka segala orang laki-laki di antara anak-anak Harun itu boleh makan dia, maka inilah suatu hukum yang kekal bagi kamu turun-temurun; adapun persembahan api ini yang kepada Tuhan; barangsiapa yang menjamah akan dia, patutlah ia suci adanya.

  • 69%

    14dicucuk-cucuknya dalam batil atau belanga atau kuali atau periuk, barang apapun baik yang tertarik naik dengan serampang itu diambil oleh imam akan dirinya; maka demikianlah perbuatan mereka itu akan segala orang Israel yang datang ke Silo.

    15Bahkan, dahulu dari pada dinyalakan lemak itu, datanglah hamba imam sambil katanya kepada orang yang mempersembahkan korban: Berikanlah daging ini akan digoreng bagi imam, karena tiada ia mau menerima dari padamu daging rebus, melainkan yang mentah sahaja.

  • 69%

    34Segala makanan dalam bekas itu yang hendak dimakan dan yang ada air di atasnya, ia itu haramlah, dan segala minuman yang hendak diminum, yang dalam bekas yang demikian, ia itupun haramlah.

    35Dan lagi segala benda lain yang ditimpa bangkainya itu haramlah, baik dapur baik periuk, hendaklah dipecahkan, karena haramlah adanya tak akan jangan kamu bilangkan dia haram.

  • 40dan lagi barangsiapa yang telah makan dari pada bangkainya itu hendaklah ia membasuhkan pakaiannya dan najislah ia sampai masuk matahari; dan barangsiapa yang membawa lalu akan bangkainya itu hendaklah ia membasuhkan pakaiannya dan najislah ia sampai masuk matahari.

  • 34Maka jikalau ada sisanya dari pada daging korban tahbis itu atau dari pada roti itu sampai pagi hari, tak akan jangan engkau membakar habis segala sisa itu dengan api: tiada boleh dimakan, karena ia itulah suatu kesucian adanya.

  • 68%

    10Dan lagi orang keluaranpun jangan makan dari pada barang yang suci itu, baik ia orang menumpang baik ia orang upahan imam, jangan ia makan dari pada barang yang suci itu.

    11Tetapi adapun orang yang milik imam, sebab dibelinya dengan uang, ia itupun boleh makan dari padanya; demikianpun orang yang diperanakkan dalam rumahnya, bolehlah mereka itu makan dari pada makanannya.

    12Tetapi anak perempuan imam, jikalau ia telah menjadi bini orang keluaran, tiada boleh ia makan dari pada persembahan tatangan barang yang suci itu.

  • 19Maka apabila mereka itu keluar ke serambi yang di luar, yaitu ke serambi yang di luar tempat orang banyak itu, hendaklah ditanggalkannya pakaiannya yang telah dipakainya dalam berkhidmat, dan hendaklah diletakkannya dalam bilik-bilik yang suci, dan hendaklah dikenakannya pakaian yang lain, asal jangan disucikannya orang banyak itu dengan pakaiannya.

  • 31Maka barang bangkai atau barang yang tercarik-carik dari pada unggas atau dari pada binatang lain itu tak boleh dimakan oleh segala imam.

  • 12Maka kamu mengaibkan dia, tegal katamu: Meja Tuhan itu berkecelaan dan barang yang datang di atasnya itu makanan yang keji.

  • 68%

    15Dan lagi baik anak bumi baik orang dagang, barangsiapa yang telah makan sesuatu bangkai atau binatang yang tercarik-carik itu, hendaklah dibasuhnya pakaiannya dan dimandikannya dirinya dalam air, maka najislah ia sampai masuk matahari, lalu sucilah pula ia.

    16Maka jikalau kiranya tiada dibasuhnya pakaiannya dan tiada dimandikannya tubuhnya, niscaya ia akan menanggung salahnya.

  • 67%

    2atau jikalau barang seorang sudah kena barang yang najis, baik bangkai binatang liar yang haram baik bangkai binatang jinak yang haram baik bangkai binatang melata yang haram, dan tiada diketahuinya akan dirinya najis, maka demikianlah ia telah bersalah;

  • 25Dan barangsiapa yang membawa lalu akan bangkainya, hendaklah ia membasuhkan pakaiannya, maka najislah ia sampai masuk matahari.

  • 67%

    9Maka segala persembahan makanan yang dibakar dalam dapur atau dipanggang atau direndang dalam kuali, itupun menjadi bahagian imam yang mempersembahkannya.

  • 20Maka katanya kepadaku: Inilah tempat segala imam akan merebus daging korban karena salah dan korban karena dosa, dan tempat direbusnya kelak akan persembahan makanan, dengan tiada usah dibawanya keluar akan dia ke serambi yang di luar, dan akan menyucikan orang banyak itu demikian.

  • 67%

    37Maka jikalau kiranya dari pada bangkai itu ada yang menimpa biji-bijian yang hendak ditabur, ia itu tinggal halal juga;

    38tetapi jikalau adalah air di atas biji-bijian itu, lalu ia itu ditimpa oleh bangkainya, maka haramlah adanya kepadamu.

  • 10Hendaklah kamu makan dia bagaikan kesucian segala kesucian; segala orang laki-laki di antara kamu boleh makan dia; hendaklah ia itu suatu kesucian bagi kamu.

  • 4Maka hendaklah ia berpakaikan baju dalam dari pada kain rami yang suci dan serual dari pada kain rami akan ada pada tubuhnya dan hendaklah ia berpakaikan pengikat pinggang dari pada kain rami dan destarpun dari pada kain rami; maka sekalian inilah pakaian yang suci, sebab itu hendaklah dimandikannya tubuhnya dengan air dahulu dari pada berpakaikan dia.

  • 32maka segala sesuatu yang ditimpa olehnya sudah mati, ia itu najislah adanya, dari pada segala bekas kayu atau pakaian atau kulit atau karung, segala bekas yang terpakai kepada barang sesuatu itu hendaklah dicelupkan dalam air, maka ia itu najis sampai masuk matahari, kemudian sucilah pula.

  • 5Maka sahut Daud kepada imam itu, katanya: Bahwasanya orang perempuan sudah ditahani dari pada kami, baik kemarin baik kemarin dahulu, sebelum aku berjalan keluar, dan adapun akan barang-barang yang pada orang-orang muda itu, ia itu suci adanya; lagipun roti itu sekarang seolah-olah roti sebarang juga, sebab pada hari ini ditaruh akan roti lain di atas meja yang suci itu.

  • 16Maka barangsiapa menjamah orang yang dimakan pedang di padang atau seorang mati atau tulang mayat orang atau kubur, iapun najis adanya tujuh hari lamanya.

  • 7Bahwa kamu membawa di atas mezbah-Ku akan roti yang haram; jikalau kamu bertanya: Dengan apa kami mengaibkan Dikau? Dengan ini, bahwa katamu: Meja Tuhan itu suatu kecelaan adanya.

  • 8Maka barangsiapa yang makan dia, ia itu akan menanggung salahnya, sebab dihinakannya kesucian Tuhan, maka orang itu akan ditumpas kelak dari antara bangsanya.

  • 53Tetapi jikalau dilihat imam bahwa jahat itu tiada makan lebih jauh dalam pakaian atau kain atau belacu atau perkakas kulit,

  • 67%

    8Maka persembahan makanan yang disediakan demikian hendaklah kaupersembahkan kepada Tuhan; maka ia itu akan dihampirkan oranglah kepada imam, yang akan membawa dia kepada mezbah.

  • 7Dan barangsiapa yang menjamah tubuh orang yang berbeser itu, ia itu hendaklah membasuh pakaiannya dan memandikan dirinya dalam air, maka najislah ia sampai masuk matahari.