Ayub 39:7
Maka anak-anaknya makin besar makin kuat di hutan, lalu tiada kembali kepadanya.
Maka anak-anaknya makin besar makin kuat di hutan, lalu tiada kembali kepadanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
8Siapa sudah menyuruhkan keledai hutan berjalan dengan bebasnya? siapakah sudah menguraikan segala tali tambatan keledai yang liar?
6Apabila ia berlingkar dirinya, dikeluarkannya anak-anaknya seperti terbelah-belah rasanya dan dibuangnya urinya.
18Tiada diingatnya akan hal kaki dapat memecahkan dia dan binatang di padang dapat memijak dia.
19Bahwa lakunya bengis akan anak-anaknya seolah-olah bukan dia punya, tiada diindahkannya kalau susahnya dengan cuma-cuma.
20Karena sudah dihampakan Allah akan dia dari pada budi dan tiada dikaruniakan-Nya akal kepadanya.
21Tetapi apabila burung itu berkepak-kepak hendak bangkit, maka ditertawakannya baik kuda baik orang yang mengendarainya.
22Engkaukah yang sudah memberi kuat akan kuda, dan yang sudah mengenakan keelokan pada lehernya?
23Bolehkah engkau mengejutkan dia seperti seekor belalang? Bahwa caritnya yang hebat itu mengejutkan orang.
24Dengan kukunya dikoreknya tanah, disukainya akan kuatnya, maka keluarlah ia menampil kepada segala alat senjata musuh;
25ditertawakannya segala takut, tiada tahu ia gemetar dan tiada undur ia dari pada pedang.
8Segala jalan raya sudah rusak, seorang perjalananpun tiada lalu dari pada jalan itu; sudah dirombaknya perjanjian, tiada disayangnya akan negeri; barang seorang manusiapun tiada diindahkannya!
40Maka dicurahkan-Nya kehinaan atas raja-raja, disesatkan-Nya mereka itu di tempat sunyi senyap yang tiada jalannya.
10Maka dicelakannya raja-raja dan dibuatnya olok-olok akan segala penghulu; ditertawakannya segala benteng, karena ditimbunkannya lebu dan diangkatnya akan dia.
5Menjeritkah keledai hutan jikalau cukup rumput? adakah lembu menguak apabila cukup makannya?
28maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu.
12Bahwa orang pengolok-olok tiada suka kalau orang menegurkan dia; dijauhkannya dirinya dari pada orang yang berbudi.
41Segala pagar temboknya telah Kautetas, dan segala kota bentengnya telah Kaurobohkan.
24Maka sebab itu baiklah segala manusia takut akan Dia, karena tiada dipandang-Nya akan orang yang bijaksana hatinya.
19Masakan diindahkan-Nya segala kekayaanmu; bahwa segala emas dan segala mata benda yang di atas bumi itu satupun tiada kepadanya.
24Siapa gerangan orang congkak dan sombong yang kelakuannya jemawa begitu? Ia itulah pengolok-olok namanya.
34- - -
19Tiada Ia akan berbantah atau berteriak, dan seorang pun tiada mendengar suara-Nya serata-rata jalan.
7Maka dilihatnya orang berkendaraan, orang berkuda berdua-dua, orang mengendarai keledai, orang mengendarai unta, lalu didengar-dengarnya sekuat-kuat ia boleh mendengar.
19Seorang hamba yang mengerti, tetapi tiada juga memberi jawab, janganlah diajar akan dia dengan perkataan.
10Maka tiada disukai-Nya akan kuat kuda dan tiada pula diindahkannya kaki orang.
11Karena tahulah Ia akan orang fasik; didapatinya akan kejahatan barang di mana tiada disangka orang sekalipun!
8Orang pengolok-olok dapat menyalakan sebuah negeri, tetapi orang yang berbudi itu memadamkan marah.
33Bunyi tagar menyatakan datang-Nya dan kekejutan segala binatang itulah tanda Ia hampir akan sampai.
23Maukah ia berjanji-janjian dengan dikau? dapatkah engkau memperhambakan dia sampai selama-lamanya?
18Mereka itu seperti barang yang ringan di atas muka air; terkutuklah bahagiannya di atas bumi, tiada pernah mereka itu menurut jalan ke kebun anggur.
12Di sana mereka itu berseru-seru, tetapi tiada Ia menyahut; mereka itu ada di bawah congkak orang jahat.
34Adapun orang pengolok-olok itu, niscaya Tuhan akan mengolok-olokkan dia kelak; tetapi akan orang yang lembut hatinya ditunjuk-Nya rahmat.
7Sesungguhnya siapa gerangan yang seperti Ayub, orang yang sudah kena sindiran seperti minum air?
11Maka iapun berkata dalam hatinya: bahwa Allah lupa akan dia, ditudungi-Nya wajah-Nya, tiada dilihatnya sampai selama-lamanya.
29Bahwa dari pada bunyi orang berkuda dan orang pemanah larilah orang isi segala negeri, mereka itu masuk ke dalam hutan dan naik ke atas gunung-gunung batu; segala negeri ditinggalkan sunyi, tiada didapati lagi akan barang seorang isinya.
6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.
7Maka katanya: Tuhan tiada melihatnya, dan tiada ia itu diindahkan oleh Allah Yakub.
4Kemudian datanglah gemuruh bunyi suara-Nya, iapun berguruh dengan suara-Nya yang hebat, dengan tiada berhenti kedengaranlah tagar berganti tagar.
23Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.
2Tiada ia akan berteriak atau menyaringkan suaranya atau memperdengarkan dia di jalan.
18Wah, bagaimana berkeluh kesah segala binatang jinak; segala kawan lembu sudah bingung, karena tiadalah tempat rumput baginya, dan lagi segala kawan kambing dombapun sudah binasa.
1Tetapi sekarang orang yang muda dari padaku itu tertawakan daku, maka dahulu kucelakan bapanya ditaruh akan gembala anjing penunggu kambingku.
6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
7digagahinya perempuan janda dan dibinasakannya segala negerinya; maka segenap negeri itu serta dengan segala isinyapun gentarlah akan bunyi pengaum-aumnya.
14Bahwasanya tiada ia menegur aku, maka akupun tiada hendak menyahut akan dia dengan perkataan yang seperti perkataan kamu itu.
28Adapun gandum itu diirik-irik sampai ia itu kecil, tetapi tiada diirik-irik dan ditumbuk orang akan dia selalu; apabila jentera penggeretan sudah dikitar-kitarkan padanya, tiada diberi orang ia itu dihancurkan oleh kuku binatang.
2Dengarlah olehmu, dengarlah akan gempita bunyi suara-Nya, akan bunyi yang keluar dari pada mulut-Nya.
2Adalah bunyi cemeti dan keretak-keretuk bunyi segala jenteranya. Segala kuda berentak-entakkan kakinya dan segala ratapan ramai bunyinya.
21tetapi segala orang yang tiada mengindahkan firman Tuhan itu, ia itu membiarkan segala hambanya dan segala binatangnya di luar.
5Bahwa besarlah Allah, maka tiada juga ditolak-Nya akan seorang juapun; adapun Ia besar itu oleh kuasa hikmat-Nya.