Ayub 5:6
Sesungguhnya jahat itu tiada terbit dari dalam lebu duli, dan sengsarapun tiada tumbuh dari dalam tanah.
Sesungguhnya jahat itu tiada terbit dari dalam lebu duli, dan sengsarapun tiada tumbuh dari dalam tanah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Tetapi manusia diperanakkan akan kesusahan, seperti bunga bara api berbangkit akan beterbang.
8Jikalau kiranya aku dalam halmu, niscaya aku mencahari Allah dan kusampaikan sembah doakupun kepada Allah.
4Bahwa selamatpun jauhlah dari pada anak-anaknya, maka mereka itu terpijak-pijak dalam pintu gerbang dan seorang juapun tiada penolong mereka itu.
5Hasil tanahnya dimakan habis oleh orang yang berlapar dan dirampas juga jikalau dari tengah-tengah duri sekalipun, dan segala harta benda mereka itu disamun.
5Tiada mereka itu dalam hal kesukaran seperti orang lain dan mereka itupun tiada berbala seperti orang lain.
1Adapun manusia yang diperanakkan oleh perempuan itu sedikit jua hari hidupnya dan berpuas-puas ia dengan kesukaran.
33Karena adapun disiksakan-Nya atau didukacitakan-Nya anak-anak manusia itu bukan dengan sukahati-Nya.
16Lalu harappun datang kembali kepada orang papa dan si jahat itu mengatupkan mulutnya.
17Bahwa sesungguhnya berbahagialah kiranya orang yang diajar oleh Allah, sebab itu janganlah engkau mengejikan sesah pengajaran Allah yang Mahakuasa itu;
18karena Ia melukakan dan Iapun membebat, Ia menyesah dan tangan-Nyapun menyembuhkan pula.
19Enam kali boleh engkau dalam hal kepicikan, maka Iapun akan meluputkan dikau, dan pada ketujuh kalinya engkaupun tiada kena jahat.
38Bukankah dari pada mulut Allah taala juga keluarlah mana yang baik dan mana yang jahat?
39Mengapa maka mengaduh manusia yang hidup atau orang sebab disiksa dosanya?
19Bahwasanya itulah kesukaan jalannya maka dari pada lebu itu juga tumbuhlah sebatang yang lain.
5Adapun tanah yang dari padanya terbitlah roti, yaitu dalamnya dibongkar oleh api.
6Di tempat batunya permata nilam dam gumpal-gumpalnya emas berbongkal-bongkal adanya.
6Janganlah naikkan tandukmu tinggi-tinggi dan janganlah kamu berkata-kata dengan tegar tengkukmu.
21Peliharakanlah dirimu dari pada kepikiran yang salah ini, yaitu engkau suka mati terlebih dari pada kena kesukaran.
2Seperti burung pipit terbang ke sana ke mari dan seperti burung layang-layang terbang berkeliling, demikianpun kutuk yang tiada dengan semena-mena itu tak boleh terkena.
14Seperti dengan telanjangnya orang telah keluar dari dalam rahim ibunya, demikianpun orang kembali akan pergi seperti datangnya juga; dari pada segala perolehan usahanya tiada akan dibawanya sertanya sebanyak yang terbawa dalam genggam.
15Bahwa sesungguhnya ini lagi suatu kejahatan yang menyebabkan sakit hati, yaitu dalam segala perkara seperti orang telah datang, demikianpun ia akan pergi. Maka apakah faedahnya jikalau ia sudah menyusahkan dirinya dengan angin?
26Bahwa tiada aku senang atau diam atau lalai, maka datang juga dahsyat itu.
6Bahwa kemah orang yang membinasakan itu adalah bersentosa, dan orang yang memenatkan Allah itu berkesenangan; bahkan, segala orang yang menatang ilahnya pada tangannya.
29Tiada ia akan menjadi kaya, dan harta bendanyapun tiada akan kekal, dan miliknyapun tiada akan bertambah-tambah di atas bumi.
8Adalah seperti yang sudah kulihat, barangsiapa yang menenggala kejahatan dan menabur celaka, ia itu juga akan menuai dia.
4Tiadakah engkau tahu bahwa dari dahulukala, dari pada masa manusia ditaruh di atas bumi,
15Maka sebab itulah kebinasaannya akan datang sekonyong-konyong, dengan segera juga ia dipecahkan, sehingga tiada dapat disembuhkan pula akan dia.
1Bahwa adalah suatu bala yang telah kulihat di bawah langit, dan banyaklah orang yang ditimpa olehnya,
17Di sana berhentilah segala orang fasik dari pada mengusik, dan di sana mereka itu memperhentikan lelahnya dari pada kurang kuat.
6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.
24Bahwa kesusahan dan kepicikan mengejuti dia, dan mendatangi dia seperti seorang raja yang siap akan berperang.
9Bolehkah Allah mendengar akan teriaknya apabila datang kepicikan atasnya?
24Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
10Maka sebab itulah engkau dipasangi jerat berkeliling dan dengan sekonyong-konyong datanglah gentar atasmu.
6Dalam rumah orang yang benar adalah mata benda yang besar, tetapi dalam hasil orang jahat adalah buih yang mengacau.
5Bolehkah burung gugur ke bumi sebab kena jerat, jikalau tiada dipasang jerat akan dia? Adakah orang memungut jerat dari atas bumi jikalau satupun tiada ditangkapnya?
22Orang yang berkuasapun disentaknya oleh kuatnya, maka apabila ia bangkit berdiri seorangpun tiada yang tentu hidupnya.
19Maka Tuhan itu hampirlah pada segala orang yang hancur hatinya, dan akan orang yang luluh lantak hatinyapun ditolong-Nya.
7Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.
9Mengapa kamu mereka jahat lawan Tuhan? Bahwa Ia juga yang membuat kesudahan dengan bala, yang tiada usah diadakan sampai dua kali.
5Bahwa sesungguhnya pelita orang fasik itu akan dipadamkan dan api dapurnyapun tiada akan bernyala-nyala lagi.
13Bukankah aku sunyi dari pada segala pertolongan? bukankah segala jalan selamat tersakat bagiku?
8Jikalau kiranya mereka itu terikat dengan rantai dan terbelenggu dalam kesukaran,
20Mengapa dikaruniakannya terang kepada orang celaka, dan kehidupan kepada orang yang sangat dukacita hatinya?
16Bahwasanya selamatnya tiada di dalam tangannya. Jauhlah kiranya dari padaku bicara orang fasik itu.
13Bahwa Tuhan juga akan memutuskan hukum kelak antara patik dengan tuanku, dan Tuhan juga akan membalas hal patik kepada tuanku, tetapi tangan patik tiada akan melawan tuanku.
6istimewa pula manusia, yang ulat adanya, dan anak Adam, yang seperti cacing tanah!
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
23Akan Yang Mahakuasa itu maka tiada boleh kita mendapat Dia; bahwa besarlah kuasa-Nya, tiada perhinggaan adil-Nya dan kebenaran-Nya, maka tiada Ia akan menyahut!
11demikianlah kepapaanmu akan datang kelak atasmu seperti seorang penyamun, dan kekuranganmu seperti seorang yang bersenjata lakunya.