Ayub 30:8
Mereka itulah anak orang bebal, lagi anak orang yang tiada ketahuan namanya, yang dihalau dengan cemeti dari dalam negeri.
Mereka itulah anak orang bebal, lagi anak orang yang tiada ketahuan namanya, yang dihalau dengan cemeti dari dalam negeri.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Mereka itu ditolak dari antara segala orang dan dihalau dengan tempik seperti pencuri adanya.
6Supaya mereka itu tinggal di dalam jurang pahuk, di dalam lobang tanah atau di gunung-gunung.
7Di sana mereka itu menjerit di dalam semak-semak dan berjalaran di bawah pokok jelatang.
9Maka sekarang aku telah menjadi permainannya dan suatu sebab sindirannya.
1Tetapi sekarang orang yang muda dari padaku itu tertawakan daku, maka dahulu kucelakan bapanya ditaruh akan gembala anjing penunggu kambingku.
2Karena apakah gunanya kepadaku kuat tangan orang, yang tiada boleh sampai kepada tua umurnya,
8dalam seperkara juga mereka itu bodoh dan gila adanya, yaitu sepotong kayu menjadi baginya akan pengajaran sia-sia.
4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.
5Mereka itu telah membusukkan halnya dengan Dia; bukannya mereka itu anak-anak-Nya; arang di muka adalah pada mereka itu: bahwa mereka itulah bangsa yang bengkok dan terbalik, adanya!
22Bagaimana bodoh umat-Ku itu, bahwa tiada diketahuinya akan Daku? mereka itulah anak-anak gila yang tiada berakal; pandai mereka itu pada berbuat jahat, tetapi tiada mereka itu tahu berbuat baik.
8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?
5Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada mengerti; selalu mereka itu berjalan dalam gelap; segala alas negeri itu bergoncang adanya.
3Tetapi kamu, hendaklah ke mari, hai anak-anak petenung perempuan! kamu benih yang bermukah dan berzinah!
4Karena akan siapakah kamu bergemar? akan siapakah kamu ngangakan mulutmu dan mengelelotkan lidahmu? Bukankah kamu anak-anak durhaka dan suatu benih yang haram?
17Maka orang bebal, yang telah kena kesukaran dari karena kesalahannya dan dari karena kejahatannya,
18Bahwa budak-budak lagi menghinakan daku; apabila aku bangkit berdiri dibuatnya olok-olok akan daku.
4Disuruhnya orang miskin menyimpang dari pada jalan; segala orang isi negeri yang lemah itu menyembunyikan dirinya dari padanya.
5Mereka itu seperti keledai hutan di gurun, yang keluar pagi hari akan mencahari makan; maka padang itu memberi makan akan dia dan akan anak-anaknyapun.
4Maka budak-budak akan kujadikan raja mereka itu dan anak-anak akan memerintahkan mereka itu.
5Maka mereka itu akan menganiaya seorang akan seorang, masing-masing akan kawannya, maka orang muda akan mendurhaka kepada orang tua dan orang hinapun kepada orang yang mulia-mulia.
28Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.
13Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
8Dengan tiada malu mereka itu berkata-kata hendak berbuat jahat dan aniaya, dan dari pada nafsu yang tinggi mereka itu bertutur.
9Mereka itu mengangakan mulutnya kepada langit dan lidahnyapun membinasakan di atas bumi.
10Maka dicelakannya raja-raja dan dibuatnya olok-olok akan segala penghulu; ditertawakannya segala benteng, karena ditimbunkannya lebu dan diangkatnya akan dia.
3Bahwa aku sendiri juga sudah melihat seorang ahmak berakar, tetapi sebentar lagi aku mengutuki tempat kedudukannya.
4Bahwa selamatpun jauhlah dari pada anak-anaknya, maka mereka itu terpijak-pijak dalam pintu gerbang dan seorang juapun tiada penolong mereka itu.
3Mengapa kami dibilang seperti binatang, mengapa kami bodoh begitu kepada pemandanganmu?
9Patutlah malu dan terkejut segala orang alim itu, karena sudah didapati akan budi mereka itu, bahwasanya mereka itu sudah membuangkan firman Tuhan, entah hikmat apa boleh ada padanya?
14Jiwa mereka itu mati pada masa mudanya, dan hidupnya adalah di antara orang zindik.
15Jikalau hati budak bersangkut dengan bodoh, tak akan jangan sesah rotan menceraikan dia dari padanya.
14serta dengan segala raja-raja dan menteri-menteri di bumi yang telah membuat makam akan dirinya;
30Dan tiada mereka itu mau menerima nasihatku dan dicelakannya tegurku.
9Karena inilah suatu bangsa bantahan, anak-anak yang dusta, anak-anak yang enggan mendengar akan taurat Tuhan.
22pada masa itulah aku bodoh, tiada kuketahui apa-apa, dan keadaanku kepada-Mu bagaikan binatang yang tiada berakal.
10Biarlah anak-anaknya mengembara sana sini sambil meminta sedekah, sambil mencahari makan dalam rumahnya yang telah roboh itu.
7Yang terlalu ingin sekali akan kepala orang papa tertudung dengan abu dan yang memutar balikkan perkara orang yang lemah; maka baik orang tua baik orang muda pergi mendapatkan perempuan petenung akan menghinakan nama-Ku yang suci itu.
5Orang yang dahulu makan segala nikmat, sekarang pingsan dari lapar dalam segala lorong-lorong; dan orang yang dahulu dipeliharakan dengan diberi pakai sekelat kirmizi, sekarang duduk pada timbunan abu.
13Tetapi orang yang kehormatan itu tiada tinggal selalu, iapun akan disamakan dengan binatang yang binasa.
12Pada sebelah kanan bangkitlah berdiri orang hina itu, ditolaknya kakiku dan diratakannya jalan kebinasaan sampai kepadaku.
12Arakian, maka anak laki-laki Eli itu orang jahat adanya, tiada ia mengetahui akan Tuhan.
6Tetapi segala orang jahat itu akan menjadi seperti duri, yang dibuang orang dengan celanya; bukannya dengan tangan dipegang akan dia;
11Mereka itu menempuh akan daku, dengan sesaat dikepungnya akan daku, diintainya akan daku dengan matanya sambil mengendap di bumi.
6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
18Lalu mereka itu seperti jerami yang diterbangkan oleh angin dan seperti sekam yang disambar oleh puting beliung.
15Maka kataku: Jikalau kiranya akupun berkata demikian, niscaya khianatlah aku akan bangsa segala anakmu.
24Barang seketika lamanya mereka itu ditinggikan, lalu hilanglah mereka itu dalam sesaat jua; mereka itu jatuh seperti segala kejadian lain jatuh, dan mereka itu digentas seperti mayang-mayang gandum pada musim tuanya.
10Bahkan, jikalau mereka itu dianyam bersama-sama seperti duri dan jikalau mereka itu mabuk dari pada kebanyakan minumnya, mereka itu akan dihabiskan juga seperti jerami yang kering.
3Orang besar-besarnya menyuruhkan orangnya hina dina mencahari air, setelah sampai kepada perigi tiada didapatinya akan air di dalamnya; mereka itu datang kembali dengan hampa segala bejananya; mereka itu malu sampai bera mukanya, diselubungkannya kepalanya.
1Suatu syair Daud bagi biduan besar, pada Mahalat.