Ayub 8:11
Adakah pokok geluga tumbuh dengan tiada berlumpur, adakah kercut tumbuh dengan tiada berair?
Adakah pokok geluga tumbuh dengan tiada berlumpur, adakah kercut tumbuh dengan tiada berair?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
12Pada masa lagi hijau, tiada dipotong, maka keringlah ia dahulu dari pada segala tumbuh-tumbuhan yang lain.
7Bahwa bagi pohon yang sudah ditebang adalah lagi harap ia boleh bertumbuh pula dan tiada ia berhenti dari pada bertunas.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
9apabila ia mendapat bau air, niscaya ia berpucuk pula, dan bertumbuh daunnya seperti pokok muda.
8Maka ia itulah dia, yang sudah ditanam dalam tanah yang baik pada tempat yang banyak airnya, di tempat yang ia dapat berpucuk-pucuk dan berbuah-buah banyak dan boleh menjadi suatu pokok anggur yang amat permai.
9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.
10Bahwasanya tanaman yang begitu bolehkah ia itu jadi? apabila ia itu kena angin timur, maka keringlah ia sama sekali, maka pada petak tempat ia bertunas itu, di situ juga akan jadi kering!
11Maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
10Mereka itu juga akan mengajar engkau dan dikatakannya kepadamu dan dikeluarkannya perkataan dari dalam hatinya.
5Maka Engkau menggaibkan mereka itu seperti dengan air bah, dan hal mereka itu seumpama tidur adanya! Pada pagi hari mereka itu lagi bagaikan rumput, yang tumbuh dengan suburnya,
6pada pagi hari ia itu lagi berbunga dan bertumbuh, maka pada petang hari ia itu sudah dipotong serta menjadi kering.
26Supaya dihujaninya tanah yang bukan tempat kedudukan, dan gurun yang seorangpun tiada diam dalamnya,
27hendak mengenyangkan tempat-tempat tanah tandus, dan menumbuhkan pucuk-pucuk rumput yang berasing.
28Adakah hujan itu berbapa? atau siapa memperanakkan titik-titik embun?
4Mereka itu akan bertumbuh pucuknya seperti rumput muda, dan seperti pohon teruntum pada tepi anak sungai.
30Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.
8Karena adalah ia seperti sebatang pohon kayu yang tertanam pada tepi air dan yang merambatkan akarnya pada tepi sungai; maka tiada dirasainya apabila datang panas terik, melainkan daunnya tinggal hijau juga, tiada diindahkannya jikalau kering setahun lamanya dan tiada ia berhenti dari pada berbuah.
25Masakan Engkau melumatkan daun sehelai yang sudah luruh; masakan Engkau mengejar seiris jerami yang kerang?
6Air segala sungai itu tiada dapat diminum, air segala parit yang beterbis itu akan ditimba habis sampai kekeringanlah ia, buluh dan kercutpun akan layu.
7Segala tanah rumput di tepi sungai dan di kuala sungai dan segala sesuatu yang tertabur pada tepi sungai itu layulah lalu terbang sehingga tiada ia itu lagi.
4Maka oleh airpun ia tumbuh dan oleh pancaran airpun ia makin tinggi, maka sungai-sungainya mengalirlah keliling tempat ia tertanam itu, dijalankannya anak-anak sungainya sampai kepada segala pohon kayu yang di padang.
5Maka sebab itu batangnya tinggi dari pada segala pohon kayu yang di padang, dan cabang-cabangnyapun makin besar dan ranting-rantingnyapun banyak, sebab dalam bertumbuh iapun berkelimpahan air.
16Iapun lagi berair pada musim panas, segala akarnyapun terpancar-pancar pada segenap kebunnya.
17Akarnyapun terkait-kait kepada timbunan batu dan masuk sampai ke dalam tempat batu betul.
11Adakah mata air memancutkan air tawar dan air pahit daripada mata air yang satu itu juga?
12Hai saudara-saudaraku, bolehkah pohon ara berbuahkan buah zaitun, atau pohon anggur berbuahkan buah ara? Maka tiada boleh air masin mengeluarkan air tawar.
11Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
11Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;
24Baharu mereka itu ditanam, baharu mereka itu ditabur, baharu batangnya berakar di dalam tanah, jikalau hanya ditiup-Nya kepadanya, maka layulah mereka itu dan diterbangkan oleh angin ribut seperti jerami.
19Akarku akan bertemu dengan air dan embunpun akan bermalam di atas cabang-cabangku.
22Dipersembahkannyakah kepadamu kelak beberapa bujuk? disampaikannyakah kepadamu kelak beberapa perkataan yang manis-manis?
7Bahwa rumput itu layulah dan bunga itupun gugurlah apabila nafas Tuhan bertiup kepadanya: Sebenarnya manusia seperti rumput jua adanya!
2Karena dengan segera juga mereka itu disabit seperti rumput, atau layu seperti tumbuh-tumbuhan yang hijau.
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
27Itulah sebabnya maka segala orang isinya seperti tiada bertangan lakunya dan terkejut dan lenyaplah bicaranya; adalah hal mereka itu seperti rumput di padang, seperti pucuk muda, seperti tumbuhan di atas sotoh dan seperti gandum terlayur dahulu dari pada tuanya.
6Seperti anak-anak sungai yang mengalir kemana-mana, seperti taman-taman di tepi sungai; bahwa Tuhan telah menanam dia seperti pohon cendana dan seperti pohon araz di tepi air.
11Karena matahari itu terbit dengan panas terik, serta melayukan rumput itu dan bunganya luruh, dan keelokan rupanya pun hilanglah; demikianlah juga orang yang kaya itu pun layu pada segala perjalanannya.
6Maka tumbuhlah ia itu lalu menjadi pokok anggur yang merambat dengan suburnya, tetapi rendah juga pokoknya dengan segala cabangnya cenderung kepadanya dan akarnyapun di bawahnya. Demikian jadilah ia itu suatu pokok anggur yang bercabang-cabang dan berpucuk-pucuk.
6Lagipun segala air Nimrim sudah rusak, rumputnya sudah kering, dan segala tumbuhannyapun sudah layur, tiada lagi sebatang pokok yang hijau.
9Biarlah ia seperti unam yang hancur dalam antara ia melata, seperti anak guguran, yang tiada tahu melihat matahari.
7Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.
7Pada masa itu tanah yang keringpun akan berubah menjadi tasik dan tanah yang matipun akan berpancaran air, pada tempat kediaman ular naga akan ada rumput dan buluh dan kercut.
3karena adalah halnya bagaikan pokok yang tertanam pada tepi anak sungai, yang berbuah pada musimnya dan yang tiada gugur daunnya; maka segala perbuatannyapun beruntung juga.
11Maka gunung telah ditudungi oleh daunnya, dan cabang-cabangnya adalah seperti pohon araz yang besar.
6Ada separuh jatuh di atas batu; setelah tumbuh, layulah ia sebab tiada lembab.
7Ada juga separuh jatuh di tengah-tengah semak duri; maka duri itu pun tumbuh bersama-sama, serta membantutkan benih itu.
7Bodohlah orang yang tiada merasainya, dan gila dia yang tiada memperhatikannya.
7Demikianlah amat permai ia oleh besarnya dan oleh kebanyakan cabang-cabangnya, sebab akarnya adalah di tepi kelimpahan air.
4Sebab tanahnya berbelah-belah dan barang hujanpun tiada turun kepada bumi, segala orang yang berhuma itu malu dan menyelubungkan kepalanya.